Durasi Baca: 7 menit
Ikhtisar: Kue Lam Bakar merupakan kue tradisional khas Barabai dengan ciri khas lapisan tipis yang legit, gurih, dan harum. Proses pembuatannya dilakukan bertahap sehingga menghasilkan tekstur berlapis yang menjadi daya tariknya.
Balikpapan TV - Hai Ces! Kalau Ces sedang mencari kue tradisional khas Kalimantan Selatan yang punya tekstur berlapis dan rasa legit-gurih, Kue Lam Bakar dari Barabai bisa jadi salah satu yang menarik untuk dikenal.
Kue ini dibuat dari bahan sederhana seperti telur, tepung, gula, santan, dan margarin. Adonannya dimasak secara bertahap hingga membentuk lapisan demi lapisan. Cara memasak inilah yang membuat Kue Lam Bakar memiliki tekstur dan tampilan yang khas.
Bukan cuma soal rasa, Kue Lam Bakar juga menjadi bagian dari kekayaan kuliner tradisional Barabai, Hulu Sungai Tengah. Lalu, seperti apa bahan, cara membuat, dan tips agar lapisannya berhasil? Yuk, simak selengkapnya, Ces!
Kue Lam Bakar, Sajian Tradisional yang Dibuat Selapis Demi Selapis
Ada kue yang proses pembuatannya tidak bisa diburu-buru. Kue Lam Bakar salah satunya.
Kue tradisional khas Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, ini dibuat dengan cara menuangkan adonan sedikit demi sedikit, kemudian memanggang setiap lapisannya hingga matang sebelum menambahkan lapisan berikutnya.
Hasilnya adalah kue berlapis dengan rasa manis dan gurih. Penggunaan telur bebek menjadi salah satu karakter penting dalam adonan, sementara mentega atau margarin memberikan rasa gurih sekaligus membantu membentuk tekstur kue.
Yang menarik, membuat Kue Lam Bakar bukan sekadar mencampur semua bahan lalu memasukkannya ke oven. Teknik memanggang lapis demi lapis menjadi bagian penting yang menentukan bentuk dan tekstur akhirnya.
Seperti Apa Karakter Kue Lam Bakar?
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama makanan | Kue Lam Bakar |
| Asal | Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan |
| Bahan utama | Telur bebek, gula, tepung terigu, susu, mentega atau margarin |
| Teknik memasak | Dipanggang atau dibakar secara berlapis |
| Rasa dominan | Manis dan gurih |
| Tekstur | Lembut dengan lapisan yang terasa padat dan berstruktur |
| Cara penyajian | Dipotong-potong setelah dingin |
| Waktu penyajian | Cocok sebagai kudapan atau teman minum |
Kue ini memiliki karakter yang berbeda dari kue panggang biasa karena ketebalan lapisan menjadi bagian dari hasil akhirnya. Setiap lapisan perlu mendapatkan panas yang cukup sebelum adonan berikutnya dituangkan.
Bahan yang Membentuk Rasa Kue Lam
Untuk membuat satu adonan Kue Lam Bakar di rumah, bahan yang diperlukan relatif mudah ditemukan.
| Bahan | Takaran | Fungsi | Alternatif |
|---|---|---|---|
| Telur bebek | 10–15 butir, kombinasi telur utuh dan kuning telur | Memberikan rasa gurih, warna dan struktur adonan | Telur ayam, tetapi karakter rasa dapat berbeda |
| Gula pasir halus | 350–400 gram | Memberikan rasa manis | Gula pasir biasa yang dihaluskan |
| Tepung terigu | 100 gram | Membentuk struktur kue | Tidak disarankan diganti sembarangan karena memengaruhi tekstur |
| Susu kental manis | ½ kaleng | Menambah rasa manis dan creamy | Susu kental manis sesuai selera |
| Mentega atau margarin cair | 200 gram | Memberikan rasa gurih dan kelembutan | Mentega atau margarin |
| Susu bubuk atau susu cair | Secukupnya | Menambah cita rasa susu | Pilih salah satu sesuai ketersediaan |
| Vanila bubuk | 1 sendok teh | Memberikan aroma | Ekstrak vanila |
Perpaduan telur bebek, susu dan lemak menjadi kunci karakter rasa Kue Lam. Telur memberikan struktur sekaligus rasa gurih, sedangkan susu dan gula membuat rasanya lebih kaya.
Baca Juga: Apam Barabai: Kue Lembut dari Hulu Sungai yang Menjaga Rasa dan Tradisi
Resep Kue Lam Bakar yang Bisa Dicoba di Rumah
Peralatan
-
Mixer
-
Baskom
-
Ayakan tepung
-
Spatula
-
Loyang
-
Oven atau tungku pembakaran
-
Kuas untuk mengoles margarin
Estimasi
-
Persiapan: sekitar 20 menit
-
Memasak: bergantung pada ketebalan setiap lapisan dan panas oven
-
Total waktu: sekitar 1–2 jam
-
Hasil: satu loyang, jumlah potongan menyesuaikan ukuran potongan
Cara Membuat
1. Kocok telur dan gula
Masukkan telur bebek dan gula pasir ke dalam wadah. Kocok menggunakan mixer sampai adonan mengembang, kental dan berwarna lebih pucat.
Tahap ini penting karena menjadi dasar tekstur adonan. Jangan terburu-buru menghentikan pengocokan sebelum adonan mencapai kondisi tersebut.
2. Masukkan bahan cair
Tambahkan vanila bubuk, susu kental manis dan susu cair. Aduk menggunakan kecepatan rendah hingga seluruh bahan tercampur rata.
3. Tambahkan tepung
Ayak tepung terigu terlebih dahulu, kemudian masukkan sedikit demi sedikit ke dalam adonan.
Aduk perlahan agar tepung tidak menggumpal dan volume adonan tidak turun terlalu banyak.
4. Tuangkan margarin cair
Masukkan margarin atau mentega yang sudah dicairkan. Aduk perlahan menggunakan spatula sampai tercampur rata.
Pastikan tidak ada margarin yang mengendap di bagian bawah adonan. Lemak yang tidak tercampur rata dapat membuat hasil kue tidak seragam.
5. Panaskan loyang
Olesi loyang dengan margarin, kemudian panaskan di dalam oven atau di atas tungku pembakaran.
Loyang yang sudah panas membantu adonan lapisan pertama mulai matang dengan baik.
6. Buat lapisan pertama
Tuangkan adonan tipis ke dalam loyang. Panggang atau bakar sampai lapisan berubah menjadi matang dan berwarna kecokelatan.
Jangan hanya berpatokan pada waktu. Perhatikan perubahan warna dan teksturnya. Lapisan harus sudah cukup kokoh sebelum diberi adonan berikutnya.
7. Tambahkan lapisan berikutnya
Setelah lapisan pertama matang, tuangkan kembali adonan tipis di atasnya.
Panggang lagi hingga lapisan tersebut matang dan berwarna kecokelatan.
8. Ulangi prosesnya
Lakukan proses menuang adonan tipis dan memanggang secara berulang sampai seluruh adonan habis.
Di sinilah kesabaran menjadi bagian dari resep. Lapisan yang terlalu tebal dapat membuat bagian dalam lebih sulit matang secara merata.
9. Dinginkan sebelum dipotong
Setelah lapisan terakhir matang sempurna, keluarkan kue dari loyang dan biarkan dingin.
Setelah suhunya turun, potong Kue Lam Bakar sesuai ukuran yang diinginkan.
Teknik yang Menentukan Hasil Akhir
Kunci Kue Lam Bakar ada pada ketebalan lapisan dan kestabilan panas.
Lapisan sebaiknya dituangkan tipis dan merata. Jika terlalu tebal, proses pematangan menjadi lebih lama dan susunan lapisan bisa kurang jelas.
Pengaturan panas juga perlu diperhatikan. Panas yang terlalu tinggi dapat membuat permukaan cepat cokelat sementara bagian dalam belum cukup matang. Sebaliknya, panas yang terlalu rendah membuat proses pelapisan menjadi lebih lama.
Kesalahan yang Sering Terjadi
Lapisan terlalu tebal.
Solusinya, tuangkan adonan secukupnya dan ratakan sebelum dipanggang.
Adonan tepung menggumpal.
Ayak tepung sebelum dimasukkan dan aduk perlahan.
Margarin mengendap.
Pastikan margarin cair sudah tercampur merata dengan adonan sebelum proses pelapisan dimulai.
Lapisan berikutnya dituangkan terlalu cepat.
Pastikan lapisan sebelumnya sudah matang dan cukup kokoh sebelum menambahkan adonan baru.
Baca Juga: Kue Jorong-Jorong Khas Pontianak: Bahan dan Cara Membuatnya
Penyajian: Potong Setelah Kue Benar-Benar Dingin
Kue Lam Bakar dapat disajikan dalam potongan kecil sebagai kudapan. Membiarkannya dingin terlebih dahulu membantu kue lebih mudah dipotong dan menjaga bentuk lapisannya.
Untuk penyajian sederhana, letakkan beberapa potong di piring atau wadah saji. Kue ini juga cocok ditemani minuman hangat seperti teh atau kopi.
Potongan yang tidak terlalu besar membuat rasa manis dan gurihnya lebih mudah dinikmati tanpa terasa terlalu berat.
Cara Menikmati Kue Lam Bakar
Cobalah mencicipi bagian tengah dan lapisan luarnya untuk merasakan struktur kue secara keseluruhan. Lapisan yang matang dengan baik akan memberikan tekstur yang lebih teratur ketika digigit.
Rasa manis dari gula dan susu berpadu dengan gurihnya telur bebek serta mentega atau margarin. Minuman hangat dapat menjadi pendamping yang sederhana untuk menyeimbangkan rasa manis kue.
Kue Lam Bakar juga menarik dinikmati perlahan. Bukan hanya rasanya yang menjadi daya tarik, tetapi juga proses panjang di balik susunan lapisannya.
Variasi dan Perkembangan
Resep yang diberikan di sini menggunakan telur bebek, susu kental manis, susu, tepung terigu, gula dan margarin sebagai bahan utama.
Dalam praktik rumahan, jumlah telur utuh dan kuning telur dapat disesuaikan dengan resep yang digunakan. Pilihan susu dan jenis lemak juga dapat berbeda berdasarkan ketersediaan bahan.
Namun, teknik dasarnya tetap menjadi bagian penting: adonan dituangkan tipis, dipanggang hingga matang, kemudian dilapisi lagi secara berulang.
Baca Juga: Kalumpe, Sayur Daun Singkong Tumbuk Khas Dayak Kalimantan Tengah
Poin Penting
-
Kue Lam Bakar merupakan kue tradisional yang dikenal dari Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.
-
Telur bebek menjadi salah satu bahan utama yang memberikan karakter gurih.
-
Adonan dibuat dari telur, gula, tepung, susu, margarin atau mentega dan vanila.
-
Teknik utama pembuatannya adalah memanggang adonan secara berlapis.
-
Setiap lapisan harus cukup matang sebelum adonan berikutnya dituangkan.
-
Kue sebaiknya didinginkan sebelum dipotong agar bentuknya lebih rapi.
-
Kesabaran dalam membuat lapisan menjadi bagian penting dari proses memasaknya.
Insight Redaksi
Kue Lam Bakar memperlihatkan bagaimana sebuah kudapan dapat membawa teknik memasak menjadi bagian dari identitas kuliner. Telur bebek, susu, gula dan mentega membentuk rasa gurih-manis, sementara proses pelapisan membutuhkan ketelitian dan waktu. Dari dapur, kue seperti ini bukan hanya soal resep, tetapi juga tentang cara pengetahuan memasak dipertahankan dan dikenalkan kepada generasi berikutnya.
FAQ
1. Apa itu Kue Lam Bakar?
Kue Lam Bakar adalah kue tradisional yang dikenal dari Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, dengan ciri khas proses pemanggangan secara berlapis.
2. Apa bahan utama Kue Lam Bakar?
Bahan utamanya antara lain telur bebek, gula pasir, tepung terigu, susu kental manis, susu, mentega atau margarin dan vanila.
3. Mengapa menggunakan telur bebek?
Telur bebek digunakan untuk memberikan karakter rasa yang lebih gurih pada kue.
4. Apakah Kue Lam Bakar dibuat sekaligus dalam satu kali panggang?
Tidak. Adonan dituangkan tipis secara bertahap. Setiap lapisan dipanggang terlebih dahulu sebelum lapisan berikutnya ditambahkan.
5. Bagaimana mengetahui lapisan sudah matang?
Perhatikan warna dan teksturnya. Lapisan yang matang akan tampak kecokelatan dan cukup kokoh sebelum diberi lapisan adonan berikutnya.
6. Kapan Kue Lam Bakar sebaiknya dipotong?
Setelah kue selesai dipanggang dan sudah cukup dingin sehingga potongannya lebih mudah dibentuk dan lapisannya tetap rapi.