Mengenal Bipang Ambawang, Kuliner Khas Ambawang yang Sempat Ramai Dibicarakan Nasional

Tania Putri Nuraini • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 06:57 WIB
Bipang Ambawang berupa babi panggang khas Kalimantan Barat dengan kulit renyah dan daging lembut. (BTV/AI)
Bipang Ambawang berupa babi panggang khas Kalimantan Barat dengan kulit renyah dan daging lembut. (BTV/AI)

Durasi Baca: 6 Menit

Ikhtisar: Bipang Ambawang merupakan babi panggang khas Kalimantan Barat yang dikenal dari Ambawang dan sempat viral setelah disebut Jokowi.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Bipang Ambawang merupakan kuliner khas Kalimantan Barat berupa babi panggang yang berasal dari kawasan Ambawang dan kembali menjadi perhatian nasional setelah disebut Presiden Joko Widodo dalam pidatonya pada 2021.

Namanya memang sempat bikin orang salah paham karena kata “bipang” juga digunakan untuk menyebut jajanan beras atau jipang di sejumlah daerah. Supaya tidak tertukar, yuk kenali asal, bahan, proses pengolahan, hingga cerita viral Bipang Ambawang.

Bipang Ambawang sebenarnya makanan apa?

Bipang Ambawang adalah kuliner berbahan babi panggang, bukan kue beras. Nama “bipang” dalam konteks Ambawang merujuk pada babi panggang, sedangkan Ambawang berkaitan dengan wilayah asal kuliner tersebut di Kalimantan Barat.

Kuliner ini dikenal sebagai salah satu makanan khas dari kawasan Ambawang, yang berada di sekitar Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya. Salah satu karakter yang banyak disebut dari hidangan ini adalah bagian kulit yang dipanggang hingga renyah, sementara bagian dagingnya tetap lembut.

Bagi masyarakat yang memang mengonsumsi olahan babi, Bipang Ambawang dapat menjadi bagian dari pengalaman kuliner khas Kalimantan Barat. Namun, karena menggunakan daging babi, makanan ini tentu tidak diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki pantangan atau larangan mengonsumsi daging tersebut.

Mengapa namanya sempat viral secara nasional?

Popularitas Bipang Ambawang melonjak bukan semata karena cita rasanya. Nama kuliner ini menjadi pembicaraan luas setelah Presiden Joko Widodo menyebutnya dalam video pidato Hari Bangga Buatan Indonesia yang diunggah Kementerian Perdagangan pada 5 Mei 2021.

Dalam pidato tersebut, Jokowi mengajak masyarakat membeli kuliner khas daerah secara daring sebagai salah satu alternatif ketika pemerintah melarang mudik pada masa pandemi. Bipang Ambawang disebut bersama sejumlah kuliner daerah lainnya.

Penyebutan tersebut kemudian memicu perbincangan karena pidato itu disampaikan menjelang Idul Fitri. Perdebatan semakin ramai karena Bipang Ambawang merupakan makanan berbahan babi.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi kemudian memberikan klarifikasi bahwa pesan Presiden berada dalam konteks ajakan mencintai dan membeli produk lokal dari berbagai daerah dengan keragaman budaya dan agama.

Jangan tertukar dengan bipang atau jipang beras

Di sinilah istilah “bipang” menjadi menarik.

Dalam tradisi kuliner Indonesia, kata bipang tidak selalu merujuk pada babi panggang. Ada pula bipang atau jipang beras, yaitu jajanan yang dibuat dari beras atau beras ketan dan bahan pemanis.

Jajanan jenis ini memiliki tekstur renyah serta rasa manis. Di sejumlah daerah, makanan serupa dapat memiliki nama berbeda, termasuk jipang atau tenteng. Sumber yang membahas polemik Bipang Ambawang pada 2021 juga mencatat adanya bipang beras sebagai makanan yang berbeda dari Bipang Ambawang.

Jadi, jika yang dimaksud adalah jajanan renyah berlapis-lapis dari beras ketan dan gula merah, istilah yang lebih aman digunakan adalah bipang beras atau jipang, bukan Bipang Ambawang.

Perbedaan nama ini penting agar pembaca tidak mendapatkan informasi kuliner yang keliru.

Bahan dan karakter Bipang Ambawang

Bipang Ambawang menggunakan babi kampung muda sebagai bahan utama. Informasi yang dikutip sejumlah media pada 2021 menyebut usia babi yang digunakan sekitar 3–5 bulan.

Dalam pengolahannya, hewan dibersihkan dan diberi bumbu sebelum dipanggang secara tradisional menggunakan arang. Proses pemanggangan berlangsung cukup lama sehingga menghasilkan karakter khas pada bagian kulit dan daging.

Salah satu sumber menyebut proses pemanggangan dapat berlangsung sekitar 10–12 jam. Berat bahan yang semula sekitar 10–20 kilogram juga dapat menyusut menjadi sekitar 3–7 kilogram setelah proses pemanggangan.

Angka tersebut merupakan informasi mengenai produk Bipang Ambawang yang diberitakan pada periode viralnya pada 2021, sehingga tidak sebaiknya dianggap sebagai standar untuk seluruh penjual atau semua resep Bipang Ambawang.

Bagaimana biasanya disajikan?

Bipang Ambawang tidak hanya berupa potongan daging panggang yang dimakan begitu saja.

Dalam pemberitaan mengenai kuliner tersebut, Bipang Ambawang disebut dapat disajikan bersama nasi, sayuran atau lalapan, kuah, serta sambal. Dua jenis sambal yang pernah disebut sebagai pelengkap adalah sambal antuha dan sambal kit iu.

Kombinasi tersebut membuat pengalaman menyantapnya tidak hanya bertumpu pada rasa daging panggang, tetapi juga pada pelengkap yang memberikan variasi rasa dan tekstur.

Bagi pembaca yang ingin mengenal kuliner Kalimantan Barat, konteks penyajiannya justru menjadi bagian menarik karena menunjukkan bagaimana satu hidangan utama dapat dinikmati bersama berbagai pelengkap.

Kenapa tekstur kulitnya menjadi ciri khas?

Salah satu daya tarik Bipang Ambawang yang sering disebut dalam pemberitaan adalah tekstur kulitnya yang renyah setelah proses pemanggangan. Sementara itu, bagian daging digambarkan tetap lembut dan berair.

Karakter tersebut berkaitan erat dengan proses pemanggangan dalam waktu lama. Panas dari pemanggangan membantu mengubah tekstur bagian luar sekaligus mematangkan bagian dalam secara bertahap.

Karena itulah Bipang Ambawang tidak tepat disamakan dengan jajanan bipang beras. Keduanya mempunyai nama yang mirip, tetapi bahan dasar, teknik pengolahan, bentuk, dan cara penyajiannya berbeda.

Bukan sekadar makanan yang pernah viral

Kisah Bipang Ambawang menarik karena memperlihatkan bagaimana sebuah kuliner daerah dapat tiba-tiba dikenal jauh melampaui wilayah asalnya.

Sebelum disebut dalam pidato Presiden, Bipang Ambawang sudah dikenal sebagai kuliner khas Kalimantan Barat. Penyebutan oleh Jokowi kemudian membuat masyarakat dari berbagai daerah mencari tahu apa sebenarnya makanan tersebut.

Peristiwa itu juga menunjukkan pentingnya memahami nama makanan berdasarkan konteks daerah. Satu istilah dapat mempunyai arti berbeda dalam khazanah kuliner Indonesia.

Bagi pembaca yang mendengar kata “bipang” dan langsung membayangkan jajanan beras ketan, konteks Ambawang menjadi penanda yang sangat penting.

Baca Juga: Gangan Ikan Patin, Resep Kuah Kuning Asam Segar yang Cocok untuk Makan Keluarga.

Hal yang perlu diperhatikan saat menyebut Bipang Ambawang

Ada beberapa hal sederhana yang bisa membantu pembaca membedakan istilahnya:

  1. Bipang Ambawang merujuk pada kuliner babi panggang khas Ambawang, Kalimantan Barat.
  2. Bipang atau jipang beras merupakan jajanan berbahan beras atau beras ketan dengan rasa manis dan tekstur renyah.
  3. Jangan menggunakan deskripsi bahan jajanan beras untuk menjelaskan Bipang Ambawang.
  4. Sebutkan bahan utama secara jelas agar pembaca tidak salah memahami jenis makanan.
  5. Karena Bipang Ambawang berbahan babi, informasi mengenai bahan perlu ditampilkan secara terbuka dalam artikel.

Poin Penting

Insight Redaksi

Cerita Bipang Ambawang bukan hanya tentang makanan yang pernah viral. Ada pelajaran kecil mengenai kekayaan istilah kuliner Indonesia: satu kata bisa mempunyai arti berbeda ketika digunakan dalam konteks daerah dan jenis makanan yang berbeda.

Kesalahan menyamakan Bipang Ambawang dengan bipang beras dapat membuat pembaca salah memahami bahan utama makanan. Karena itu, penyebutan nama daerah menjadi bagian penting ketika membahas kuliner ini.

FAQ

Apa itu Bipang Ambawang?
Bipang Ambawang adalah kuliner babi panggang khas Kalimantan Barat yang berkaitan dengan kawasan Ambawang.

Mengapa Bipang Ambawang terkenal?
Namanya menjadi viral secara nasional setelah disebut Presiden Joko Widodo dalam pidato Hari Bangga Buatan Indonesia pada 2021.

Apakah Bipang Ambawang terbuat dari beras ketan?
Tidak. Bipang Ambawang merujuk pada babi panggang. Jajanan dari beras atau beras ketan merupakan jenis bipang atau jipang yang berbeda.

Apakah bipang beras sama dengan Bipang Ambawang?
Tidak. Keduanya menggunakan istilah yang sama, tetapi merujuk pada makanan yang berbeda.

Dari mana Bipang Ambawang berasal?
Bipang Ambawang berasal dari kawasan Ambawang di Kalimantan Barat dan dikenal sebagai salah satu kuliner khas daerah tersebut.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Kuliner Pontianak kuliner Kalimantan Barat Bipang Ambawang