Durasi Baca: 6 Menit
Ikhtisar: Pais patin merupakan sajian khas Banjar berbahan ikan patin berbumbu, dibungkus daun pisang, dikukus, lalu dibakar untuk menghadirkan aroma khas.
Balikpapan TV - Hai Ces! Pais patin merupakan olahan ikan patin khas Banjar yang dimasak dengan bumbu rempah, dibungkus daun pisang, lalu dikukus hingga matang.
Aroma daun pisang yang berpadu dengan rempah membuat sajian ini menarik untuk dicoba di rumah. Lantas, bagaimana bahan dan cara membuatnya?
Pais Patin Khas Banjar, Olahan Ikan Berbumbu yang Praktis
Pais patin mengandalkan ikan patin sebagai bahan utama, kemudian dipadukan dengan bumbu rempah, cabai, tomat, dan daun kemangi.
Teknik membungkus ikan menggunakan daun pisang membantu menjaga bumbu tetap menyelimuti potongan ikan selama proses memasak. Setelah dikukus, pais juga bisa dibakar sebentar untuk menghasilkan aroma yang lebih harum.
Baca Juga: Bangamat, Kuliner Dayak Kalimantan Tengah yang Punya Cerita di Balik Namanya
1. Bahan-bahan yang Perlu Disiapkan
Berikut bahan utama dan bumbu yang dapat digunakan untuk membuat pais patin di rumah.
Bahan utama:
-
500 gram ikan patin — potong menjadi beberapa bagian.
-
1 buah jeruk nipis — gunakan air perasannya untuk melumuri ikan.
-
Daun pisang secukupnya — digunakan sebagai pembungkus.
-
Tusuk lidi atau tusuk gigi — untuk menyematkan bungkus.
-
Daun kemangi secukupnya.
-
Cabai merah atau cabai hijau — iris sesuai selera.
-
Tomat — iris secukupnya.
-
Belimbing wuluh — opsional untuk memberikan rasa asam segar.
Bumbu halus atau iris:
-
Bawang merah.
-
Bawang putih.
-
Kemiri.
-
Kunyit.
-
Jahe.
-
Sedikit lengkuas.
-
Cabai merah.
-
Cabai rawit sesuai selera.
-
Garam.
-
Gula pasir.
-
Kaldu bubuk.
-
Sedikit terasi, bila ingin cita rasa khas yang lebih kuat.
2. Bagaimana Menyiapkan Ikan Patin agar Tidak Amis?
Potongan ikan patin perlu dibersihkan terlebih dahulu sebelum dicampur dengan bumbu. Lumuri ikan menggunakan air jeruk nipis dan sedikit garam.
Diamkan sebentar agar bahan pelumur bekerja pada permukaan ikan. Setelah itu, ikan dapat dicampurkan dengan bumbu yang sudah dihaluskan.
Tahap ini penting supaya bumbu dapat menyelimuti ikan secara merata. Jangan lupa memastikan seluruh bagian ikan sudah terkena bumbu.
3. Campurkan Rempah hingga Menyelimuti Ikan
Masukkan bumbu halus ke dalam wadah berisi potongan ikan patin. Aduk secara perlahan sampai seluruh bagian ikan terlapisi bumbu.
Tambahkan irisan tomat, cabai, daun kemangi, serta belimbing wuluh jika menginginkan sentuhan rasa asam. Komposisinya dapat disesuaikan dengan selera.
Penggunaan cabai juga fleksibel. Bubuhan yang menyukai rasa pedas dapat menambahkan cabai rawit sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan.
Baca Juga: Berangkat Pukul 05.00, Berburu Sarapan dari Perahu di Pasar Terapung Lok Baintan Banjarmasin
4. Bungkus Pais Patin dengan Daun Pisang
Siapkan daun pisang yang cukup lebar untuk membungkus satu atau beberapa potongan ikan. Letakkan daun kemangi terlebih dahulu sebagai lapisan dasar.
Taruh ikan patin berbumbu di atasnya, kemudian bungkus sampai rapat. Sematkan kedua ujungnya menggunakan lidi atau tusuk gigi agar bungkusan tidak mudah terbuka.
Daun pisang menjadi bagian penting dalam proses ini. Selain berfungsi sebagai pembungkus, aromanya akan berpadu dengan bumbu ketika pais dimasak.
5. Kukus hingga Ikan Matang dan Lunak
Susun bungkusan pais patin di dalam kukusan. Kukus selama sekitar 15 sampai 30 menit atau sampai daging ikan matang dan lunak.
Waktu memasak dapat menyesuaikan ukuran potongan ikan serta kondisi kukusan. Pastikan ikan benar-benar matang sebelum disajikan.
Setelah matang, pais patin sebenarnya sudah dapat langsung dinikmati. Namun, ada satu tahap tambahan yang bisa membuat aromanya semakin menarik.
Baca Juga: Nasi Goreng Arema Asal Malang Ada di Balikpapan, Saus Merah dan Toppingnya Bikin Nagih
6. Bakar Sebentar untuk Aroma Daun Pisang
Pais patin yang sudah dikukus dapat dipanggang atau dibakar menggunakan teflon. Panaskan sebentar sampai permukaan daun pisang sedikit kecokelatan.
Proses tambahan ini bersifat opsional. Tujuannya memberikan aroma bakaran yang berpadu dengan wangi daun pisang dan rempah.
Untuk sajian rumahan, tahap ini dapat dilakukan tanpa membakar terlalu lama. Pais cukup dipanaskan sampai aromanya keluar dan daun pisangnya mulai berubah warna.
Kesalahan yang Perlu Diperhatikan
Beberapa hal sederhana dapat memengaruhi hasil akhir pais patin. Karena itu, perhatikan beberapa tahapan berikut:
-
Jangan melewatkan proses membersihkan ikan sebelum diberi bumbu.
-
Pastikan bumbu merata pada seluruh permukaan potongan patin.
-
Gunakan daun pisang yang cukup kuat agar tidak mudah robek.
-
Jangan membuat bungkusan terlalu longgar.
-
Perhatikan waktu pengukusan agar ikan matang sempurna.
-
Jika dibakar, gunakan panas secukupnya agar daun pisang tidak cepat gosong.
Poin Penting
-
Pais patin menggunakan ikan patin sebagai bahan utama.
-
Jeruk nipis dan sedikit garam digunakan sebelum ikan diberi bumbu.
-
Bumbu terdiri dari bawang, kemiri, kunyit, jahe, lengkuas, cabai, dan penyedap.
-
Daun kemangi, tomat, cabai, serta belimbing wuluh dapat menambah karakter rasa.
-
Ikan dibungkus daun pisang dan dikukus sekitar 15 sampai 30 menit.
-
Pais patin dapat dibakar sebentar setelah dikukus untuk memperkuat aroma.
Insight Redaksi
Pais patin menunjukkan bagaimana teknik sederhana bisa mengangkat bahan lokal menjadi sajian berkarakter. Bungkus daun pisang bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian dari pengalaman memasak. Bagi pembaca Kalimantan Timur, resep seperti ini menarik dicoba di rumah karena bahan utamanya relatif mudah ditemukan. Kada perlu teknik rumit untuk menikmati sajian tradisional yang aromanya kuat.
Kalau ikam ingin rasa lebih segar, belimbing wuluh bisa disesuaikan dengan selera keluarga di rumah.
Bagikan artikel ini ke kawalan ikam yang suka memasak olahan ikan khas daerah.
Ingin mengenal resep tradisional lain yang mudah dicoba di rumah? Selalu update info kuliner dan gaya hidup hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa itu pais patin?
Pais patin adalah olahan ikan patin berbumbu yang dibungkus daun pisang, kemudian dikukus hingga matang.
2. Berapa lama pais patin dikukus?
Pais patin dapat dikukus sekitar 15 sampai 30 menit hingga daging ikan matang dan lunak.
3. Apakah pais patin harus dibakar?
Kada harus. Pais patin sudah dapat disajikan setelah dikukus, sedangkan pembakaran bersifat opsional untuk menambah aroma.
4. Apa fungsi belimbing wuluh pada pais patin?
Belimbing wuluh bersifat opsional dan digunakan untuk memberikan sentuhan rasa asam segar.
5. Apakah terasi wajib digunakan?
Kada wajib. Terasi merupakan pilihan tambahan apabila ingin menghadirkan karakter rasa yang lebih kuat.