Durasi Baca: 6 Menit
Ikhtisar: Kalakai atau kelakai merupakan sayuran tradisional dari tanaman pakis yang dapat diolah sederhana dengan kuah santan, bawang, dan lengkuas.
Balikpapan TV - Hai Ces! Kalau ikam ingin mencoba olahan sayur tradisional khas Kalimantan yang sederhana, kalakai atau kelakai bisa menjadi pilihan. Pucuk dan daun mudanya memiliki tekstur yang lembut dan dapat diolah menjadi hidangan dengan kuah santan yang gurih.
Kalakai dikenal sebagai tanaman jenis pakis atau paku-pakuan dengan nama ilmiah Stenochlaena palustris. Sayuran ini populer di sejumlah wilayah Kalimantan dan menjadi bagian dari olahan pangan masyarakat setempat.
Salah satu cara sederhana menikmatinya adalah dengan menyiram daun kalakai yang sudah disiapkan menggunakan kuah santan berbumbu bawang merah, bawang putih, dan lengkuas.
Kalakai, Sayuran Tradisional dari Pucuk Pakis
Bagian yang digunakan untuk hidangan ini adalah pucuk atau daun kalakai yang masih muda. Bagian tersebut dipilih karena teksturnya lebih lembut sehingga cocok diolah sebagai sayuran.
Sebelum dimasak, pucuk dan daun muda kalakai perlu dicuci bersih menggunakan air mengalir. Setelah itu, kalakai dapat direbus sebentar sebelum disiapkan di atas piring saji.
Pengolahan sederhana ini membuat kalakai dapat dipadukan dengan kuah santan yang gurih tanpa membutuhkan banyak bumbu.
Baca Juga: Tumis Kapah, Olahan Kerang Lokal yang Gurih dan Mudah Dibuat di Rumah
Bahan-Bahan Kalakai Kuah Santan
Untuk membuat kalakai kuah santan, siapkan bahan-bahan berikut:
- 2 ikat pucuk dan daun muda kalakai, cuci bersih
- 400 ml santan kekentalan sedang
- 3 siung bawang merah, iris tipis
- 2 siung bawang putih, iris tipis
- 1 cm lengkuas, memarkan
- Garam secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Kaldu bubuk atau lada bubuk secukupnya
- Minyak goreng secukupnya untuk menumis
Baca Juga: Sotong Pangkong, Cumi Kering Panggang yang Jadi Kuliner Ikonik Pontianak
Cara Membuat Kalakai Kuah Santan
1. Siapkan Kalakai
Petik bagian pucuk atau daun kalakai yang masih muda agar teksturnya lembut. Cuci bersih dengan air mengalir.
Setelah dicuci, rebus sebentar daun kalakai dalam air mendidih. Setelah itu, tiriskan dan tata kalakai di atas piring atau mangkuk saji.
2. Tumis Bumbu
Panaskan sedikit minyak goreng di dalam wajan.
Masukkan irisan bawang merah, bawang putih, dan lengkuas. Tumis hingga bumbu mengeluarkan aroma harum.
3. Masukkan Santan
Tuangkan 400 ml santan ke dalam tumisan bumbu.
Masak menggunakan api sedang sambil diaduk perlahan. Langkah ini dilakukan agar santan tidak pecah selama proses memasak.
4. Tambahkan Bumbu
Masukkan garam, gula pasir, serta kaldu bubuk atau lada bubuk secukupnya.
Aduk perlahan dan koreksi rasa hingga sesuai. Masak sampai kuah santan mendidih dan matang.
5. Siramkan Kuah Santan
Setelah kuah santan matang, angkat dari kompor.
Siramkan kuah santan panas tersebut ke atas kalakai yang sudah ditata di dalam piring atau mangkuk.
Kalakai kuah santan pun siap disajikan.
Perpaduan Kalakai dan Kuah Santan
Penggunaan santan memberikan rasa gurih pada olahan kalakai. Sementara itu, bawang merah dan bawang putih menjadi bumbu dasar yang memberikan aroma pada kuah.
Lengkuas juga digunakan untuk memperkaya aroma masakan. Bumbu kemudian dilengkapi dengan garam, gula, serta kaldu bubuk atau lada bubuk sesuai selera.
Cara memasaknya pun relatif sederhana karena kalakai hanya perlu disiapkan terlebih dahulu, sementara kuah dibuat secara terpisah sebelum disiramkan ke atas sayuran.
Baca Juga: Gammi Bawis Khas Bontang, Kuliner Ikan dengan Sambal Meletup di Cobek Tanah Liat
Tips Mengolah Kalakai agar Tetap Nikmat
Pemilihan bagian tanaman menjadi salah satu bagian penting dalam resep ini. Gunakan pucuk atau daun kalakai yang masih muda agar teksturnya lebih lembut.
Kalakai juga perlu dicuci bersih sebelum diolah. Setelah direbus sebentar, sayuran sebaiknya ditiriskan terlebih dahulu sebelum ditata di piring.
Saat memasak santan, gunakan api sedang dan aduk perlahan. Dengan begitu, kuah dapat dimasak hingga matang tanpa mengabaikan proses pengadukan.
Poin Penting
-
Kalakai atau kelakai merupakan sayuran tradisional dari tanaman pakis dengan nama ilmiah Stenochlaena palustris.
-
Bagian yang digunakan adalah pucuk dan daun kalakai yang masih muda karena teksturnya lebih lembut.
-
Kalakai perlu dicuci bersih dan direbus sebentar sebelum disajikan.
-
Kuah santan dibuat dari santan, bawang merah, bawang putih, dan lengkuas.
-
Garam, gula, serta kaldu bubuk atau lada bubuk digunakan untuk menyesuaikan cita rasa.
-
Kuah santan dimasak sambil diaduk perlahan agar tidak pecah.
-
Setelah matang, kuah santan panas disiramkan langsung ke atas kalakai yang sudah ditata.
-
Olahan kalakai kuah santan dapat menjadi pilihan sederhana untuk menikmati sayuran tradisional khas Kalimantan.
Insight Redaksi
Kalakai menunjukkan bahwa bahan pangan tradisional di Kalimantan bisa diolah dengan cara sederhana dan tetap menggugah selera. Kada perlu banyak bahan untuk menikmati sayuran khas ini. Cukup pucuk kalakai, santan, bumbu dapur, dan cara memasak yang tepat.
Kalau ikam menemukan pucuk kalakai di sekitar lingkungan atau pasar dan ingin mencoba olahan tradisional, resep kuah santan ini bisa menjadi salah satu pilihan.
Bagikan resep ini ke kawalan ikam yang ingin mengenal atau mencoba olahan sayuran tradisional khas Kalimantan.
Kelezatan masakan tradisional kada selalu membutuhkan resep yang rumit, Ces! Temukan inspirasi kuliner dan gaya hidup lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa itu kalakai?
Kalakai atau kelakai merupakan tanaman jenis pakis atau paku-pakuan dengan nama ilmiah Stenochlaena palustris yang dimanfaatkan sebagai sayuran tradisional.
2. Bagian kalakai apa yang digunakan untuk memasak?
Bagian yang digunakan dalam resep ini adalah pucuk dan daun kalakai yang masih muda karena teksturnya lebih lembut.
3. Apakah kalakai perlu direbus sebelum dimasak?
Dalam resep ini, kalakai direbus sebentar setelah dicuci, kemudian ditiriskan dan ditata di atas piring saji.
4. Apa saja bumbu untuk kuah santan kalakai?
Bumbu yang digunakan antara lain bawang merah, bawang putih, lengkuas, garam, gula pasir, serta kaldu bubuk atau lada bubuk.
5. Bagaimana agar santan tidak pecah?
Masak santan menggunakan api sedang sambil diaduk perlahan hingga mendidih dan matang.