Durasi Baca: 6 menit
Ikhtisar: Sotong pangkong merupakan kuliner khas Pontianak, Kalimantan Barat, berupa cumi yang dikeringkan, dipanggang, lalu dipukul hingga pipih dan serat dagingnya lebih mudah dikunyah.
Balikpapan TV - Hai Ces! Pernah membayangkan cumi kering dipukul-pukul menggunakan palu sebelum disantap? Inilah keunikan sotong pangkong, jajanan khas Pontianak yang punya cara pengolahan berbeda dari camilan laut pada umumnya.
Dalam bahasa Melayu setempat, pangkong berarti memukul menggunakan benda keras seperti palu. Karena itulah proses memukul sotong menjadi bagian penting dari nama sekaligus cara penyajiannya.
Sotong pangkong umumnya dibuat dari cumi yang telah dikeringkan. Sotong kering kemudian dipanggang di atas bara hingga harum, dipukul sampai pipih dan serat dagingnya terurai, lalu disajikan bersama sambal atau saus cocolan.
Dari Cumi Kering Menjadi Camilan Khas Pontianak
Berbeda dari olahan cumi segar, bahan utama sotong pangkong adalah cumi yang sudah melalui proses pengeringan. Setelah dipanggang, teksturnya masih cenderung kenyal dan keras sehingga perlu dipangkong agar lebih mudah disantap.
Proses pemukulan juga membuat permukaan sotong menjadi lebih lebar dan serat-serat dagingnya terpisah. Karena itu, semakin pipih sotong, semakin mudah pula dikunyah.
Sotong pangkong banyak dikenal sebagai jajanan khas Pontianak, terutama ketika bulan Ramadan. Salah satu sentranya berada di kawasan Jalan Merdeka, yang menjadi tempat pedagang menjajakan kudapan ini.
Baca Juga: Lemang Kantong Semar: Tradisi Memasak Ketan dengan Tanaman Karnivora
Resep Sotong Pangkong Sederhana
Kalau ingin mencoba membuatnya sendiri di rumah, bahan yang diperlukan cukup sederhana.
Bahan Utama
-
5 ekor sotong atau cumi kering
-
Air secukupnya untuk mencuci
-
Arang atau alat pemanggang
Bahan Sambal Cocol
-
2 siung bawang merah
-
2 siung bawang putih
-
3–5 buah cabai rawit
-
100 gram kacang tanah sangrai
-
1 sendok teh gula pasir
-
½ sendok teh garam
-
1 sendok makan cuka atau air asam jawa
-
Air secukupnya
Komposisi sambal dapat disesuaikan dengan selera. Dalam beberapa versi, sotong pangkong juga disajikan dengan saus berbahan petis dan ebi atau sambal kacang dengan cita rasa pedas, asam, dan manis.
Cara Membuat Sotong Pangkong
1. Bersihkan Sotong
Cuci sotong kering dengan cepat menggunakan air bersih untuk menghilangkan kotoran yang menempel. Setelah itu, tiriskan dan keringkan menggunakan tisu dapur.
Jangan merendam sotong terlalu lama karena dapat mengubah tekstur dan mengurangi karakter khas sotong kering.
2. Panggang Sotong
Panaskan panggangan atau bara arang. Letakkan sotong di atas pemanggang, kemudian panggang sambil dibolak-balik.
Panggang sampai sotong mengeluarkan aroma harum dan permukaannya sedikit berubah warna. Cara tradisional menggunakan bara arang karena memberikan aroma panggang yang khas.
3. Pangkong atau Pukul Sotong
Setelah dipanggang, letakkan sotong di atas alas yang bersih dan kuat.
Gunakan palu kayu atau alat pemukul makanan untuk memukul sotong secara perlahan. Pukul berulang kali sampai sotong menjadi lebih pipih, melebar, dan serat dagingnya mulai terpisah.
Tidak perlu menggunakan tenaga berlebihan. Tujuannya bukan menghancurkan sotong, melainkan membuat teksturnya lebih lentur dan mudah dikunyah. Proses inilah yang menjadi ciri khas sotong pangkong.
4. Potong Sotong
Setelah cukup pipih, potong sotong menjadi beberapa bagian menggunakan gunting dapur atau pisau.
Potongan dapat dibuat memanjang atau disesuaikan dengan ukuran yang mudah disantap.
5. Buat Sambal Kacang
Sangrai kacang tanah sampai matang, kemudian haluskan bersama bawang merah, bawang putih, dan cabai.
Tambahkan garam serta gula. Setelah itu, masukkan cuka atau air asam jawa dan sedikit air sampai mendapatkan kekentalan yang diinginkan.
Sambal kacang sotong pangkong umumnya memiliki perpaduan pedas, manis, dan asam yang menjadi pasangan rasa untuk sotong yang gurih.
6. Sajikan
Susun sotong yang sudah dipangkong di atas piring. Sajikan bersama sambal kacang sebagai cocolan.
Sotong pangkong biasanya disantap sebagai camilan tanpa nasi, sehingga cocok dinikmati sambil bersantai atau sebagai teman berbuka puasa.
Kenapa Sotong Harus Dipangkong?
Pemukulan bukan sekadar atraksi ketika membuat sotong pangkong. Proses tersebut memiliki fungsi untuk memecah serat daging sotong yang telah dikeringkan.
Cumi kering memiliki tekstur lebih keras dibandingkan cumi segar. Setelah dipanggang dan dipukul, serat-seratnya menjadi lebih terurai sehingga sotong lebih mudah dikunyah.
Karena itu, istilah pangkong bukan hanya nama, tetapi juga menggambarkan teknik pengolahan yang menjadi identitas kuliner tersebut.
Baca Juga: Bubur Gunting, Kudapan Khas Kalimantan Barat yang Bikin Penasaran dari Namanya
Tips Membuat Sotong Pangkong di Rumah
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasilnya tidak terlalu keras.
Pertama, pilih sotong kering yang masih baik. Hindari bahan yang berbau tidak normal atau menunjukkan tanda kerusakan.
Kedua, jangan memanggang terlalu lama. Sotong cukup dipanggang hingga harum dan matang. Pemanggangan berlebihan justru dapat membuat teksturnya semakin keras.
Ketiga, pangkong ketika sotong masih hangat. Kondisi ini membuat sotong lebih mudah dipipihkan.
Keempat, gunakan alat pemukul yang bersih. Jika tidak memiliki palu kayu khusus, gunakan alat dapur yang aman dan permukaan alas yang bersih.
Kelima, sesuaikan tingkat kepedasan sambal. Rasa gurih sotong akan semakin menarik ketika dipadukan dengan sambal yang memiliki keseimbangan pedas, manis, dan asam.
Kuliner Pontianak yang Punya Atraksi Tersendiri
Sotong pangkong bukan hanya menarik karena rasanya. Proses pembuatannya juga menjadi bagian dari pengalaman kuliner.
Di sejumlah tempat, pengunjung dapat melihat cumi kering dipanggang lalu dipukul berkali-kali menggunakan palu hingga bentuknya melebar dan pipih. Teknik tersebut membuat proses penyajian sotong pangkong menjadi atraksi tersendiri.
Pemerintah Kota Pontianak juga menyebut sotong pangkong sebagai jajanan khas yang banyak dicari saat Ramadan dan berpotensi menjadi daya tarik wisata kuliner.
Poin Penting
-
Sotong pangkong merupakan kuliner khas Pontianak, Kalimantan Barat.
-
Bahan utamanya adalah cumi atau sotong yang sudah dikeringkan.
-
Sotong dipanggang terlebih dahulu hingga harum.
-
Setelah itu, sotong dipangkong atau dipukul hingga pipih.
-
Pemukulan membantu memecah serat sehingga sotong lebih mudah dikunyah.
-
Sotong pangkong biasanya disajikan dengan sambal kacang atau saus pedas-asam.
-
Kudapan ini populer sebagai jajanan, terutama saat Ramadan di Pontianak.
Insight Redaksi
Sotong pangkong memperlihatkan bagaimana teknik sederhana dapat menjadi identitas sebuah kuliner. Bukan hanya rasa gurih sotong yang membuatnya menarik, tetapi juga proses pangkong yang menjadi ciri khasnya.
Dari cumi kering, bara api, dan sebuah palu, lahirlah camilan yang membawa cerita tentang kuliner Pontianak. Jadi, kalau suatu saat berkunjung ke Kalimantan Barat, jangan cuma mencicipinya—perhatikan juga proses pembuatannya, Ces!
Penasaran dengan kuliner khas Kalimantan lainnya? Selalu Update info hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ
1. Apa itu sotong pangkong?
Sotong pangkong adalah olahan cumi kering yang dipanggang kemudian dipukul hingga pipih dan serat dagingnya lebih mudah dikunyah.
2. Mengapa sotong harus dipukul?
Sotong dipukul untuk memecah serat daging yang keras akibat proses pengeringan sehingga teksturnya menjadi lebih mudah disantap.
3. Apa arti kata “pangkong”?
Dalam bahasa Melayu, pangkong berarti memukul menggunakan benda keras seperti palu.
4. Apa pendamping sotong pangkong?
Sotong pangkong umumnya disantap bersama sambal kacang atau saus berbumbu pedas, asam, dan manis.
5. Apakah sotong pangkong harus dibuat menggunakan arang?
Cara tradisional menggunakan bara arang, tetapi di rumah dapat menggunakan alat pemanggang lain. Penggunaan arang memberikan aroma panggang yang khas.