Bubur Gunting, Kudapan Khas Kalimantan Barat yang Bikin Penasaran dari Namanya

Nasya Syafira • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:19 WIB
Bubur Gunting khas Pontianak disajikan dengan kacang hijau kupas, kuah kental, dan cakwe renyah. (BTV/AI)
Bubur Gunting khas Pontianak disajikan dengan kacang hijau kupas, kuah kental, dan cakwe renyah. (BTV/AI)

Durasi Baca: 6 menit

Ikhtisar: Bubur Gunting atau Lek Tau Suan merupakan kudapan manis khas Pontianak dan Singkawang berbahan kacang hijau kupas, kuah kental, dan potongan cakwe.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Ada satu kuliner Kalimantan Barat yang namanya bikin orang bertanya-tanya. Namanya Bubur Gunting, tetapi tampilannya justru berbeda dari bubur yang selama ini dikenal.

Hidangan ini juga dikenal sebagai Lek Tau Suan, menggunakan kacang hijau kupas yang disajikan dalam kuah manis dan kental, kemudian diberi potongan cakwe sebagai pelengkap.

Santan, atau tekstur lembut, Bubur Gunting punya karakter tersendiri, Ces!

Kenapa Namanya Bubur Gunting?

Nama Bubur Gunting berkaitan dengan cara penyajian cakwe yang dipotong-potong menggunakan gunting sebelum ditambahkan ke dalam hidangan.

Potongan cakwe tersebut memberikan tekstur renyah yang menjadi pasangan menarik bagi kacang hijau dan kuah kental.

Di Pontianak, hidangan ini lebih dikenal dengan sebutan Lek Tau Suan. Istilah tersebut merujuk pada sajian kacang hijau kupas yang tampak seperti butiran kecil berkilau.

Baca Juga: Rojak Singkil, Kuliner Khas Kutai yang Gurih dan Pedas: Resep Ikan dengan Pucuk Daun Singkil

Apa Isi Bubur Gunting Khas Pontianak?

Bahan utamanya cukup sederhana. Kacang hijau yang digunakan adalah jenis kacang hijau tanpa kulit, sehingga tampilannya berbeda dari bubur kacang hijau yang masih menggunakan kulit.

Kuahnya dibuat dari air, gula, dan daun pandan. Tepung tapioka kemudian digunakan untuk membuat teksturnya lebih kental.

Setelah matang, bubur disajikan dengan potongan cakwe yang sudah digoreng hingga garing. Perpaduan kuah manis dan cakwe gurih menjadi salah satu karakter hidangan ini.

Dari Mana Bubur Gunting Berasal?

Bubur Gunting dikenal sebagai kuliner khas Pontianak dan Singkawang, Kalimantan Barat. Di kedua wilayah tersebut, sajian ini memiliki penyebutan dan kebiasaan penyajian yang berkaitan erat dengan komunitas setempat.

Lek Tau Suan juga memiliki latar kuliner Tionghoa-Tiociu dan dikenal di sejumlah wilayah Asia Tenggara. Pontianak menjadi salah satu tempat hidangan tersebut berkembang sebagai bagian dari kuliner lokal.

Menariknya, makanan ini tidak hanya dicari sebagai hidangan tradisional. Tekstur lembut kacang hijau, kuah kental, serta cakwe renyah membuatnya tetap menarik untuk dinikmati sampai sekarang.

Bagaimana Cara Membuat Bubur Gunting?

Resep rumahan Bubur Gunting relatif sederhana. Salah satu resep menggunakan 200 gram kacang hijau kupas, gula pasir, daun pandan, air, tepung tapioka, dan cakwe sebagai pelengkap.

Kacang hijau terlebih dahulu direndam kemudian dikukus sampai lembut. Sementara itu, air direbus bersama daun pandan dan gula sampai mendidih.

Kacang hijau yang sudah matang kemudian dimasukkan ke dalam kuah. Larutan tepung tapioka ditambahkan sambil terus diaduk hingga kuah mengental.

Cakwe digoreng hingga garing, kemudian dipotong kecil menggunakan gunting. Potongan tersebut ditaburkan di atas Bubur Gunting ketika hendak disajikan.

Seperti Apa Rasa Bubur Gunting?

Karakter utamanya adalah manis, lembut, dan sedikit gurih dari cakwe. Kuah yang kental membuat teksturnya berbeda dari bubur kacang hijau biasa.

Kacang hijau kupas memberikan tekstur yang lebih halus, sementara cakwe menghadirkan sensasi renyah pada setiap suapan.

Bubur Gunting juga dapat disantap ketika hangat. Beberapa resep menyarankan menyajikannya segera setelah matang agar cakwe tetap terasa garing.

Resep Bubur Gunting Khas Pontianak

Bahan-bahan

Bahan utama:

Bahan pengental:

Pelengkap:

Komposisi tersebut mengikuti resep Lek Tau Suan yang dipublikasikan detikFood. Beberapa resep rumahan lain menggunakan tepung tapioka sebagai pengental, sehingga keduanya dapat ditemukan dalam variasi resep Bubur Gunting.

Cara Membuat

1. Rendam kacang hijau

Cuci kacang hijau kupas sampai bersih, kemudian rendam sekitar 30 menit. Setelah itu, tiriskan.

2. Kukus kacang hijau

Panaskan kukusan. Masukkan kacang hijau bersama beberapa lembar daun pandan, kemudian kukus sekitar 10 menit hingga empuk.

Angkat kacang hijau dan sisihkan.

3. Buat kuah manis

Rebus 1,5 liter air bersama gula pasir, gula merah, garam, dan daun pandan.

Masak sampai gula larut dan kuah mendidih.

4. Masukkan kacang hijau

Masukkan kacang hijau yang sudah dikukus ke dalam kuah. Aduk perlahan dan biarkan kembali mendidih sebentar.

5. Buat larutan pengental

Campurkan tepung maizena dengan 100 ml air hingga larut dan tidak menggumpal.

Tuangkan sedikit demi sedikit ke dalam panci sambil terus diaduk. Masak hingga kuah berubah menjadi bening dan kental.

6. Siapkan cakwe

Potong cakwe menjadi bagian-bagian kecil. Goreng atau panggang kembali sebentar hingga teksturnya garing.

Nama Bubur Gunting berkaitan dengan cakwe yang dipotong kecil menggunakan gunting sebelum disajikan.

7. Sajikan

Tuangkan Bubur Gunting ke dalam mangkuk, kemudian taburkan potongan cakwe di atasnya.

Sajikan selagi hangat agar kuah yang lembut berpadu dengan tekstur cakwe yang renyah.

Baca Juga: Sanggar Pepaya, Olahan Pepaya yang Dimasak dengan Gaya Tradisional Banjar

Tips agar Bubur Gunting Tidak Terlalu Hancur

Kacang hijau kupas sebaiknya tidak dimasak terlalu lama setelah masuk ke kuah. Beberapa resep justru mempertahankan bentuk kacang agar tetap terlihat utuh.

Untuk hasil kuah yang lebih kental, larutan tepung bisa dimasukkan secara bertahap sambil terus diaduk. Jangan langsung menuangkan seluruh larutan sekaligus agar teksturnya lebih mudah dikontrol.

Hasilnya: Bubur Gunting memiliki kuah manis dan kental dengan kacang hijau kupas yang lembut, lalu dilengkapi cakwe garing sebagai pelengkap

Poin Penting:

Insight Redaksi

Bubur Gunting memperlihatkan bagaimana satu hidangan dapat membawa cerita budaya melalui nama, bahan, hingga cara penyajiannya. Di Kalimantan Barat, kuliner seperti Lek Tau Suan menjadi bagian dari keragaman pangan yang tumbuh bersama masyarakat. Bagi pembaca Balikpapan, makanan ini menarik dikenali karena memperlihatkan bahwa kekayaan kuliner Kalimantan tidak berhenti pada satu daerah atau satu tradisi saja.

Kalau ada bubuhan yang pernah mencicipi Bubur Gunting di Pontianak atau Singkawang, boleh bagikan artikel ini. Siapa tahu, Ces, ada kuliner Kalimantan lain yang belum banyak dikenal dan layak kita ceritakan bersama Balikpapan TV!

FAQ

1. Apa itu Bubur Gunting?

Bubur Gunting adalah kudapan manis berbahan kacang hijau kupas dengan kuah kental dan potongan cakwe sebagai pelengkap.

2. Mengapa disebut Bubur Gunting?

Nama tersebut berkaitan dengan cakwe yang dipotong-potong menggunakan gunting sebelum disajikan.

3. Apa nama lain Bubur Gunting?

Di Pontianak, hidangan ini juga dikenal sebagai Lek Tau Suan. 

4. Apakah Bubur Gunting menggunakan santan?

Versi Lek Tau Suan yang dibahas dalam sumber tidak menggunakan santan. Kuahnya dibuat dari air, gula, daun pandan, dan bahan pengental seperti tapioka.

5. Dari mana Bubur Gunting berasal?

Bubur Gunting dikenal sebagai kuliner khas Pontianak dan Singkawang di Kalimantan Barat.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Bubur Gunting Bubur Gunting Singkawang makanan khas kalimantan barat