Rojak Singkil, Kuliner Khas Kutai yang Gurih dan Pedas: Resep Ikan dengan Pucuk Daun Singkil

Wafiq Azizah Amru • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 11:12 WIB
Sajian rojak singkil khas Aceh yang gurih dan berrempah siap memanjakan lidah para penikmat kuliner. (BTV/Ai)
Sajian rojak singkil khas Aceh yang gurih dan berrempah siap memanjakan lidah para penikmat kuliner. (BTV/Ai)

Durasi Baca: 6 Menit

Ikhtisar: Rojak Singkil merupakan kuliner khas Kutai berbahan ikan, pucuk daun singkil, cabai, tomat kemantus, dan santan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Rojak Singkil menjadi salah satu olahan kuliner khas Suku Kutai di Kalimantan Timur yang memadukan ikan, pucuk daun singkil, cabai, tomat, dan kuah santan.

Masakan ini menarik karena pucuk daun singkil menjadi bahan wajib sekaligus ciri khas utamanya. Penasaran bagaimana rasa dan cara membuatnya di rumah? Yuk, simak resepnya sampai selesai!

Bagi sebagian orang, memasak hidangan tradisional bisa menjadi tantangan ketika bahan khasnya sulit ditemukan. Namun, jika bahan utamanya tersedia, Rojak Singkil dapat dibuat dengan langkah yang cukup sederhana.

Hidangan ini menggunakan ikan lele atau ikan gabus sebagai bahan utama. Ikan kemudian dimasak bersama santan, cabai, tomat kemantus, bawang merah, dan pucuk daun singkil.

Perpaduan bahan tersebut menghasilkan sajian berkuah santan dengan cita rasa gurih dan pedas. Pucuk daun singkil menjadi bagian yang tidak dapat dilepaskan dari hidangan karena menjadi ciri khas Rojak Singkil.

Bahan-Bahan Rojak Singkil

Sebelum mulai memasak, siapkan seluruh bahan berikut agar proses pembuatan lebih mudah.

Jumlah cabai dapat disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan. Sementara itu, ikan lele maupun ikan gabus dapat dipotong sesuai ukuran yang nyaman disantap.

Cara Membuat Rojak Singkil

Setelah seluruh bahan tersedia, proses memasaknya dapat dimulai. Pastikan ikan dan pucuk daun singkil sudah dicuci bersih sebelum masuk ke dalam masakan.

Baca Juga: Sanggar Pepaya, Olahan Pepaya yang Dimasak dengan Gaya Tradisional Banjar

1. Bersihkan Ikan dan Daun Singkil

Cuci bersih ikan lele atau ikan gabus, kemudian sisihkan.

Selanjutnya, cuci pucuk daun singkil. Remas-remas daun sebentar agar teksturnya menjadi lebih lemas sebelum dimasukkan ke dalam masakan.

Tahap ini membuat bahan utama lebih siap untuk diproses bersama kuah santan.

2. Didihkan Santan Encer

Siapkan panci, kemudian didihkan 250 ml santan encer.

Masukkan irisan bawang merah dan cabai ke dalam santan. Biarkan bahan tersebut mulai bercampur dengan kuah.

Cabai dapat digunakan utuh atau dihaluskan kasar sesuai selera. Jika menyukai rasa pedas yang lebih kuat, jumlah cabai dapat disesuaikan.

3. Masukkan Ikan

Setelah kuah mulai mendidih, masukkan potongan ikan lele atau ikan gabus.

Masak ikan di dalam kuah santan hingga mulai matang. Proses ini juga membantu bumbu dari bawang merah dan cabai meresap ke dalam ikan.

4. Tambahkan Tomat Kemantus

Masukkan tomat kemantus ke dalam masakan. Tomat dapat digunakan dalam keadaan utuh atau dibelah menjadi dua.

Biarkan kuah kembali mendidih hingga ikan matang dan bumbu semakin meresap.

Tomat memberikan bagian penting dalam perpaduan bahan Rojak Singkil bersama rasa gurih santan dan pedas cabai.

Baca Juga: Gangan Rojak Cabe, Sayur Santan Khas Kutai yang Gurih dan Pedas: Ini Bahan serta Cara Membuatnya

5. Tuangkan Santan Kental

Setelah ikan matang, tuangkan 700 ml santan agak kental.

Aduk secara perlahan agar santan tercampur dengan kuah dan tidak pecah. Gunakan api yang sesuai dan tetap perhatikan masakan selama proses pemanasan.

Tahap ini membuat kuah Rojak Singkil menjadi lebih gurih dan bertekstur.

6. Masukkan Pucuk Daun Singkil

Menjelang masakan diangkat, masukkan pucuk daun singkil yang sebelumnya sudah dicuci dan diremas.

Tambahkan garam, gula, serta penyedap secukupnya. Aduk perlahan hingga daun singkil layu dan mengeluarkan aroma.

Pucuk daun singkil sebaiknya dimasukkan menjelang akhir proses memasak karena menjadi ciri khas utama hidangan.

7. Sajikan Selagi Hangat

Setelah daun singkil layu dan semua bahan tercampur, angkat Rojak Singkil.

Sajikan selagi hangat bersama kuah santannya. Ikan, cabai, tomat, serta pucuk daun singkil akan berpadu dalam satu hidangan khas dengan rasa gurih dan pedas.

Apa yang Membuat Rojak Singkil Berbeda?

Keunikan utama Rojak Singkil terletak pada penggunaan pucuk daun singkil. Bahan tersebut bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi ciri khas hidangan.

Ikan lele atau ikan gabus memberikan bahan utama berupa lauk, sementara santan membentuk kuah yang gurih. Cabai memberikan sensasi pedas, sedangkan tomat kemantus melengkapi perpaduan rasa dalam masakan.

Karena itu, keberadaan pucuk daun singkil menjadi bagian penting ketika ingin mempertahankan karakter Rojak Singkil.

Tips Membuat Rojak Singkil di Rumah

Ada beberapa hal sederhana yang dapat diperhatikan ketika membuat hidangan ini.

Pertama, pastikan ikan sudah dicuci bersih sebelum dimasak. Kedua, sesuaikan jumlah cabai dengan tingkat kepedasan yang diinginkan.

Ketiga, santan perlu diaduk perlahan ketika dimasukkan agar tidak pecah. Terakhir, masukkan pucuk daun singkil menjelang masakan diangkat agar daun cukup layu dan aromanya tetap terasa.

Dengan mengikuti tahapan tersebut, proses membuat Rojak Singkil menjadi lebih teratur dan mudah dilakukan di rumah.

Baca Juga: Jaruk Tiwadak, Cempedak Fermentasi Khas Banjar yang Bisa Jadi Lauk

Rojak Singkil, Sajian Tradisional yang Layak Dicoba

Rojak Singkil memperlihatkan bagaimana bahan-bahan sederhana dapat dirangkai menjadi hidangan berciri khas. Ikan, santan, cabai, tomat kemantus, bawang merah, dan pucuk daun singkil menjadi satu kesatuan dalam masakan.

Bagi kawalan ikam yang ingin mengenal lebih banyak kuliner tradisional Kalimantan Timur, Rojak Singkil bisa menjadi salah satu sajian yang menarik untuk dicoba.

Insight Redaksi

Kuliner tradisional tidak selalu membutuhkan teknik memasak yang rumit. Justru, bahan khas seperti pucuk daun singkil dapat menjadi identitas utama sebuah hidangan. Rojak Singkil menunjukkan bahwa kekayaan kuliner daerah juga dapat dikenalkan melalui resep sederhana yang bisa dicoba di rumah.

Bagikan artikel ini ke kawalan ikam yang suka mencoba masakan khas daerah dan ingin mengenal kuliner tradisional Kalimantan Timur.

Kada harus selalu makanan modern untuk bikin meja makan makin menarik, Ces! Kuliner tradisional seperti Rojak Singkil juga punya cita rasa khas yang layak dikenalkan ke generasi berikutnya. Cari inspirasi kuliner lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa itu Rojak Singkil?

Rojak Singkil merupakan olahan makanan khas Suku Kutai di Kalimantan Timur yang menggunakan ikan, pucuk daun singkil, cabai, tomat, dan kuah santan.

2. Apa bahan utama Rojak Singkil?

Bahan utamanya adalah ikan lele atau ikan gabus dan pucuk daun singkil. Pucuk daun singkil menjadi ciri khas utama hidangan ini.

3. Apakah ikan Rojak Singkil harus menggunakan ikan lele?

Tidak. Rojak Singkil dapat menggunakan ikan lele atau ikan gabus sesuai bahan yang tersedia.

4. Berapa banyak pucuk daun singkil yang digunakan?

Resep ini menggunakan sekitar 20 tangkai pucuk daun singkil.

5. Apakah Rojak Singkil rasanya pedas?

Rojak Singkil menggunakan cabai merah dan hijau sehingga memiliki cita rasa pedas. Jumlah cabai dapat disesuaikan dengan selera.

6. Kapan pucuk daun singkil dimasukkan?

Pucuk daun singkil dimasukkan menjelang masakan diangkat, kemudian dimasak hingga layu dan harum.

7. Mengapa santan harus diaduk perlahan?

Santan perlu diaduk perlahan ketika dimasukkan agar kuah tercampur dengan baik dan tidak pecah.

8. Apakah tomat kemantus harus digunakan?

Resep ini menggunakan 250 gram tomat kemantus atau tomat kecil merah/hijau. Tomat dapat digunakan utuh atau dibelah dua.

9. Bagaimana cara menyajikan Rojak Singkil?

Rojak Singkil paling tepat disajikan selagi hangat, bersama ikan, pucuk daun singkil, tomat, cabai, dan kuah santannya.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Rojak Singkil makanan khas Kutai resep Rojak Singkil daun singkil Kuliner Kalimantan Timur