Nasi Itik Gambut, Kuliner Banjar dengan Bumbu Habang yang Bikin Seporsi Nasi Terasa Berbeda

Nasya Syafira • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:49 WIB
Nasi Itik Gambut khas Kalimantan Selatan disajikan dengan nasi dan lauk itik berbumbu habang yang kaya rempah. (BTV/AI)
Nasi Itik Gambut khas Kalimantan Selatan disajikan dengan nasi dan lauk itik berbumbu habang yang kaya rempah. (BTV/AI)

Durasi Baca: 5 Menit

Ikhtisar: Nasi Itik Gambut merupakan kuliner khas dari Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, berupa nasi dengan lauk itik berbumbu habang yang kaya rempah.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Kalau biasanya bebek hanya dibayangkan sebagai lauk goreng atau panggang, kuliner dari Gambut ini punya karakter berbeda lewat bumbu habang khas Banjar. 

Namanya adalah Nasi Itik Gambut, makanan yang berasal dari kawasan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Sajian ini mempertemukan nasi putih, potongan itik, dan bumbu merah yang menjadi salah satu identitas rasa masakan Banjar.

Dari mana Nasi Itik Gambut berasal?

Sesuai namanya, Nasi Itik Gambut berasal dari Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, kawasan yang berada di antara Banjarmasin dan Banjarbaru. 

Kuliner ini kemudian dikenal lebih luas sebagai salah satu makanan khas Kalimantan Selatan.

Warung yang menjualnya juga banyak ditemukan di sekitar kawasan Gambut dan jalur menuju Banjarmasin.

Nama daerah tersebut akhirnya melekat kuat pada hidangan yang berbahan utama daging itik ini.

Menariknya, Nasi Itik Gambut juga masuk dalam daftar kuliner yang dikenalkan melalui laman wisata kuliner resmi Banjarmasin. 

Baca Juga: Cuma Sehari di Balikpapan, Kreator Ini Berburu Soto, Mantau hingga Seafood Khas Kota

Apa yang membuat bumbu Nasi Itik Gambut berbeda?

Kekuatan hidangan ini terletak pada bumbu habang, yaitu bumbu merah yang menjadi bagian dari banyak sajian khas Banjar.

Bumbu tersebut memberikan warna merah pekat pada lauk itik sekaligus menghadirkan perpaduan rasa gurih, manis, dan rempah.

Dalam resep Nasi Itik Gambut, bumbu dapat dibuat dari cabai merah, bawang merah, bawang putih, gula merah, jahe, kencur, hingga terasi bakar. 

Bumbu kemudian dimasak hingga matang sebelum dipadukan dengan potongan itik.

Proses tersebut membuat rempah menyatu dengan daging dan menghasilkan aroma yang kuat.

Itulah alasan Nasi Itik Gambut tidak terasa seperti nasi dengan lauk itik biasa.

Bagaimana daging itiknya disajikan?

Daging itik menjadi komponen utama yang membuat sajian ini berbeda dari nasi khas Banjar lainnya.

Dalam beberapa penyajian, itik terlebih dahulu digoreng, kemudian dimasak kembali bersama bumbu hingga rempah meresap.

Cara tersebut juga membantu menghasilkan tekstur daging yang lebih lembut dan gurih.

Nasi putih kemudian menjadi pasangan sederhana untuk lauk berbumbu kuat tersebut.

Ada pula sajian yang dibungkus menggunakan daun pisang, sehingga aroma makanan semakin terasa ketika bungkusan dibuka. 

Bagi pemburu kuliner, detail pembungkus daun pisang ini menjadi bagian kecil yang membuat pengalaman menikmati Nasi Itik Gambut terasa khas.

Kenapa Nasi Itik Gambut tidak sekadar nasi dan bebek?

Ada cerita daerah yang ikut melekat pada makanan ini.

Gambut merupakan kawasan yang memiliki tradisi kuliner Banjar cukup kuat. Nasi Itik Gambut menjadi salah satu makanan yang kemudian dikenal hingga ke luar daerah asalnya. 

Keberadaannya juga memperlihatkan bagaimana satu kawasan dapat memiliki makanan yang begitu identik dengan nama daerahnya.

Bahkan bagi wisatawan yang menjelajahi Banjarmasin dan sekitarnya, Nasi Itik Gambut menjadi salah satu pilihan untuk mengenal kuliner lokal.

Laman Visit Banjarmasin juga memasukkan Nasi Itik Gambut sebagai salah satu sajian kuliner autentik Banua.

Kenapa bumbu merahnya justru tidak selalu terasa sangat pedas?

Warna merah pada Nasi Itik Gambut bisa membuat orang mengira hidangan ini memiliki rasa pedas yang kuat.

Namun, karakter bumbu habang tidak hanya mengandalkan cabai.

Penggunaan gula merah dan berbagai rempah membuat rasa akhirnya dapat terasa gurih, manis, dan aromatik.

Karena itulah warna merah pada lauk tidak selalu berarti sensasi pedas yang mendominasi.

Bagi yang baru mengenal masakan Banjar, bagian ini menjadi salah satu hal menarik dari Nasi Itik Gambut.

Apa yang membuat kuliner ini menarik untuk dicoba?

Nasi Itik Gambut menawarkan kombinasi yang sederhana tetapi memiliki karakter kuat.

Nasi putih menjadi dasar, sementara daging itik memberikan tekstur dan rasa gurih. Bumbu habang kemudian menjadi pengikat seluruh rasa tersebut.

Penyajian menggunakan daun pisang juga memberikan sentuhan tradisional yang masih mudah dikenali.

Dari sisi cerita, nama makanan ini juga langsung mengingatkan pada daerah asalnya.

Bagi Ces yang sedang menjelajahi kuliner Kalimantan Selatan, Nasi Itik Gambut bisa menjadi pilihan menarik selain Soto Banjar atau Ketupat Kandangan.

Baca Juga: Kuliner Pontianak: 8 Sajian Legendaris yang Dijejaki Leonardo Edwin Seharian

Poin Penting:

Insight Redaksi

Nasi Itik Gambut memperlihatkan bagaimana nama sebuah daerah dapat melekat kuat pada identitas kulinernya. Bukan hanya soal daging itik, karakter hidangan ini muncul dari bumbu habang, rempah, serta tradisi penyajian yang sederhana. Bagi pembaca Balikpapan, kuliner dari Gambut menjadi contoh bahwa perjalanan mencicipi makanan khas Kalimantan tidak harus berhenti pada hidangan yang sudah populer secara nasional.

Kalau ada kawalan ikam yang suka berburu kuliner khas Kalimantan Selatan, bagikan artikel ini, Ces!

Dari Gambut hingga Balikpapan, setiap kuliner punya cerita yang membuat rasanya semakin menarik untuk dikenal. Balikpapan TV terus mengulik cerita kuliner Nusantara dari sisi yang berbeda.

FAQ

1. Apa itu Nasi Itik Gambut?

Nasi Itik Gambut adalah kuliner khas Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, berupa nasi yang disajikan bersama lauk itik berbumbu habang.

2. Dari mana asal Nasi Itik Gambut?

Kuliner ini berasal dari kawasan Gambut di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

3. Apa itu bumbu habang?

Bumbu habang merupakan bumbu merah khas Banjar yang digunakan dalam berbagai hidangan, termasuk Nasi Itik Gambut. 

4. Apa saja bahan bumbu Nasi Itik Gambut?

Beberapa resep menggunakan cabai merah, bawang merah, bawang putih, gula merah, jahe, kencur, dan terasi bakar.

5. Bagaimana Nasi Itik Gambut biasanya disajikan?

Nasi putih disajikan bersama lauk itik berbumbu habang, dan sejumlah penyajian menggunakan daun pisang sebagai pembungkus.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Kuliner Kalimantan Selatan Makanan Khas Banjar Nasi Itik Gambut Nasi Itik Gambut Banjarmasin kuliner Gambut