Terong Pipit atau Rimbang Jadi Sambal Peda Asin, Perpaduan Gurih, Pedas dan Pahit yang Bikin Lahap

Wafiq Azizah Amru • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:05 WIB
Sajian sambal peda terong pipit gurih pedas menggugah selera siap memanjakan para penikmat kuliner. (BTV/Ai)
Sajian sambal peda terong pipit gurih pedas menggugah selera siap memanjakan para penikmat kuliner. (BTV/Ai)

Durasi Baca: 7 Menit

Topik: Mengulas pemanfaatan rimbang atau terong pipit sebagai Ikhtisar: Terong pipit atau rimbang merupakan buah kecil yang kerap tumbuh liar di semak dan pekarangan. Meski ukurannya mungil dan memiliki rasa pahit khas, buah ini dapat diolah menjadi sambal bersama peda asin. Perpaduan rimbang yang renyah dengan rasa gurih peda menghasilkan lauk pendamping yang sederhana tetapi kuat menggugah selera.

 

Balikpapan TV – Hai Ces! Di balik ukurannya yang kecil, terong pipit atau rimbang menyimpan cita rasa yang cukup berani. Buah yang sering ditemukan tumbuh di semak maupun sekitar pekarangan ini memiliki rasa pahit dan tekstur khas yang justru menjadi daya tarik ketika diolah menjadi masakan.

Salah satu cara menikmatinya adalah dengan memasak rimbang bersama peda asin dan bumbu sambal. Rasa pahit dari buah kecil tersebut kemudian bertemu dengan karakter peda yang gurih dan asin.

Hasilnya bukan sekadar sambal biasa, Ces! Perpaduan rasa tersebut justru bisa menjadi teman nasi hangat yang bikin makan terasa lebih lahap.

Apa Itu Terong Pipit atau Rimbang?

Terong pipit dikenal dengan berbagai nama lokal, salah satunya rimbang. Buahnya berukuran kecil, berbentuk bulat, dan biasanya tumbuh bergerombol.

Berbeda dengan terong berukuran besar, rimbang memiliki tekstur yang lebih padat ketika masih segar. Rasanya juga memiliki karakter pahit yang cukup kuat.

Namun, rasa pahit tersebut justru menjadi ciri khas yang membuat rimbang banyak dimanfaatkan dalam berbagai masakan tradisional.

Baca Juga: Jaruk Tarap, Buah Hutan Kalimantan yang Diawetkan dengan Cara Tradisional

Kenapa Buah yang Pahit Tetap Digemari?

Rasa pahit tidak selalu berarti tidak enak. Dalam masakan tradisional, rasa tersebut justru sering digunakan untuk menciptakan keseimbangan dengan rasa gurih, asin, pedas, atau beraroma kuat.

Pada sambal peda terong pipit, karakter pahit rimbang menjadi penyeimbang rasa asin dari peda.

Ketika dipadukan dengan cabai dan bumbu lainnya, rasa yang muncul menjadi lebih kompleks. Ada pedas, gurih, asin, dan sedikit pahit yang muncul secara bersamaan.

Peda Asin Jadi Pasangan yang Kuat

Peda merupakan salah satu bahan pangan hasil pengolahan ikan dengan garam. Karakter rasanya yang asin dan gurih membuatnya cocok dipadukan dengan bahan-bahan yang memiliki rasa lebih ringan atau sedikit pahit.

Dalam olahan sambal rimbang, peda dapat memberikan rasa umami sekaligus memperkuat aroma masakan.

Karena peda sudah memiliki rasa asin, penggunaan garam pada masakan perlu disesuaikan agar hasil akhirnya tidak terlalu asin.

Baca Juga: Asam Paya, Buah Hutan Kalimantan yang Mirip Salak tapi Punya Rasa Asam Menyengat

Bagaimana Cara Mengolah Sambal Peda Terong Pipit?

Pengolahannya relatif sederhana. Terong pipit terlebih dahulu dibersihkan, kemudian dapat dimasak hingga teksturnya sesuai selera.

Sementara itu, peda perlu diolah hingga matang dan dapat disuwir atau dihancurkan menjadi bagian-bagian kecil.

Bumbu seperti cabai, bawang, dan bahan pelengkap lainnya kemudian ditumis hingga aromanya keluar. Terong pipit dan peda dimasukkan setelah bumbu matang, lalu seluruh bahan diaduk hingga tercampur.

Proses memasak ini memungkinkan rasa peda menyatu dengan bumbu sekaligus melapisi buah rimbang.

Renyah, Gurih, dan Pedas dalam Satu Suapan

Salah satu daya tarik hidangan ini adalah kontras teksturnya.

Terong pipit memberikan sensasi khas ketika digigit, sedangkan peda menghasilkan tekstur ikan yang lebih lembut dan rasa gurih yang kuat.

Ketika disantap bersama sambal dan nasi hangat, perpaduan tersebut memberikan pengalaman makan yang sederhana tetapi penuh karakter.

Tidak mengherankan jika olahan seperti ini sering menjadi pilihan bagi pencinta masakan rumahan yang mengandalkan rasa kuat dari bahan-bahan sederhana.

Baca Juga: Kue Kampung Kukus: Jajanan Tradisional Lembut yang Tetap Dicari di Tengah Tren Dessert Modern

Buah Semak yang Berubah Jadi Hidangan Bernilai

Rimbang menunjukkan bagaimana masyarakat dapat memanfaatkan bahan yang tumbuh di sekitar lingkungan menjadi makanan.

Bahan yang mungkin terlihat sederhana atau bahkan dianggap sebagai tanaman liar dapat memiliki tempat tersendiri dalam tradisi kuliner ketika diolah dengan teknik yang tepat.

Pemanfaatan bahan lokal seperti ini juga memperlihatkan kekayaan kuliner Nusantara yang tidak selalu bergantung pada bahan pangan modern.

Poin Penting

Insight Redaksi

Bubuhan ikam mungkin pernah melihat rimbang tumbuh di semak atau sekitar pekarangan, tapi kada menyangka buah kecil itu bisa berubah menjadi teman nasi yang menggugah selera. Justru dari bahan sederhana seperti inilah kekayaan kuliner tradisional muncul. Perpaduan rasa pahit rimbang dengan gurih-asin peda membuktikan bahwa masakan enak kada selalu harus menggunakan bahan mahal, Ces!

Jika ingin mencoba olahan ini, sesuaikan jumlah peda dan garam agar rasa asinnya tetap seimbang dengan pahit khas rimbang dan pedasnya sambal.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam yang suka kuliner tradisional dan makanan dengan cita rasa kuat!

Kuliner sederhana menyimpan banyak cerita tentang cara masyarakat memanfaatkan bahan di sekitarnya. Tetap update informasi kuliner dan gaya hidup khas Kalimantan hanya di Balikpapantv.id, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa itu terong pipit?

Terong pipit atau rimbang merupakan buah berukuran kecil yang memiliki rasa pahit khas dan kerap digunakan dalam masakan tradisional.

2. Mengapa rimbang cocok dipadukan dengan peda?

Rasa pahit rimbang dapat menjadi penyeimbang bagi rasa asin dan gurih dari peda.

3. Bagaimana tekstur terong pipit ketika dimasak?

Rimbang dapat tetap memberikan sensasi khas ketika digigit, tergantung tingkat kematangan dan cara memasaknya.

4. Apakah sambal peda terong pipit harus sangat pedas?

Tidak. Tingkat kepedasan dapat disesuaikan dengan selera. Yang penting, rasa pedas tidak menutupi karakter rimbang dan peda.

5. Apa yang membuat hidangan ini menarik?

Perpaduan rasa pahit, asin, gurih, dan pedas serta pemanfaatan bahan sederhana menjadi daya tarik utama hidangan ini.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
sambal peda terong pipit terong pipit rimbang sambal rimbang peda asin