Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

Mengenal Wadai Ipau, Kuliner Berlapis Khas Banjar yang Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner

Nasya Syafira • Rabu, 15 Juli 2026 | 11:57 WIB
Wadai Ipau khas Banjar dengan lapisan kulit, daging berbumbu, dan siraman telur yang dikukus hingga matang. (BTV/AI)
Wadai Ipau khas Banjar dengan lapisan kulit, daging berbumbu, dan siraman telur yang dikukus hingga matang. (BTV/AI)

Durasi Baca: 6 Menit

Topik: Mengenal Wadai Ipau sebagai warisan kuliner Banjar dengan cita rasa khas berlapis.

Ikhtisar: Artikel ini mengulas sejarah, bahan, keunikan, cara penyajian, hingga alasan Wadai Ipau menjadi salah satu kuliner Banjar yang layak dikenal lebih luas di Indonesia.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Wadai Ipau merupakan kuliner tradisional khas masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan yang kerap dijuluki sebagai "lasagna khas Banjar" karena tersusun dari beberapa lapisan adonan dan isian daging berbumbu. Meski tampilannya menarik dan rasanya kaya rempah, makanan ini masih belum banyak dikenal di luar Pulau Kalimantan.

Kalau hanya melihat tampilannya, banyak orang langsung mengaitkannya dengan lasagna dari Italia. Padahal, keduanya lahir dari budaya yang berbeda dan memiliki karakter rasa yang sama sekali tidak serupa. Menarik untuk dikenali lebih dekat, Ces!

Mengapa Wadai Ipau Dijuluki Lasagna Khas Banjar?

Julukan tersebut muncul bukan karena bahan ataupun cita rasanya, melainkan dari bentuk penyajiannya yang terdiri atas lapisan demi lapisan.

Wadai Ipau dibuat menggunakan kulit tipis menyerupai kulit martabak yang disusun bertingkat bersama isian daging cincang berbumbu. Setelah itu, bagian atasnya disiram adonan telur dan santan sebelum dikukus hingga matang.

Saat dipotong, lapisan-lapisan itu terlihat jelas sehingga banyak orang menganggap tampilannya mirip lasagna.

Namun, dari sisi rasa keduanya sangat berbeda. Wadai Ipau menghadirkan perpaduan gurih santan, harum rempah khas Banjar, dan kelembutan kulit yang menyatu dengan isian daging.

Hidangan ini lebih dekat dengan tradisi kuliner Nusantara daripada makanan Barat.

Baca Juga: Kenapa Kulit Cempedak Bisa Jadi Makanan Khas? Mengenal Mandai, Kuliner Fermentasi Kalimantan Selatan dengan Rasa Unik

Bagaimana Sejarah Wadai Ipau di Kalimantan Selatan?

Wadai Ipau telah lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat Banjar.

Kuliner ini biasanya hadir saat acara keluarga, peringatan hari besar keagamaan, syukuran, hingga pesta pernikahan. Karena proses pembuatannya memerlukan ketelitian dan waktu yang cukup panjang, Wadai Ipau sering disajikan pada momen-momen istimewa.

Dalam budaya Banjar, menyuguhkan hidangan berlapis seperti Wadai Ipau juga mencerminkan penghormatan kepada tamu.

Meski demikian, perkembangan makanan modern membuat keberadaan Wadai Ipau mulai jarang ditemui di beberapa daerah. Kini, hidangan tersebut lebih mudah ditemukan di sentra kuliner tradisional, rumah makan khas Banjar, atau ketika ada festival kuliner daerah.

Apa Saja Bahan yang Digunakan?

Keunikan Wadai Ipau terletak pada perpaduan bahan yang sederhana, tetapi menghasilkan cita rasa yang kaya.

Bahan utamanya meliputi:

Perpaduan rempah tersebut menghasilkan aroma khas yang langsung tercium ketika tutup kukusan dibuka.

Rasa gurih santan berpadu dengan isian daging berbumbu membuat setiap lapisan memiliki karakter tersendiri.

Mengapa Wadai Ipau Layak Dilestarikan?

Indonesia memiliki ribuan makanan tradisional yang mencerminkan keragaman budaya daerah. Wadai Ipau menjadi salah satu contoh bagaimana masyarakat Banjar mengolah bahan sederhana menjadi sajian yang bernilai tinggi.

Keunikannya tidak hanya berada pada rasa, tetapi juga teknik penyusunan lapisan yang membutuhkan ketelitian.

Di tengah maraknya makanan cepat saji, keberadaan Wadai Ipau menjadi pengingat bahwa kuliner tradisional menyimpan identitas budaya yang tidak tergantikan.

Selain menjadi hidangan keluarga, makanan ini juga memiliki potensi besar untuk mendukung wisata kuliner Kalimantan Selatan.

Wisatawan yang datang ke Banjarmasin maupun daerah sekitarnya kini semakin tertarik mencari makanan khas yang autentik. Wadai Ipau menjadi salah satu pilihan yang menawarkan pengalaman berbeda dibanding kuliner Nusantara lainnya.

Tips Menikmati Wadai Ipau

  1. Sajikan dalam keadaan hangat agar aroma rempah dan santannya semakin terasa.

  2. Nikmati bersama teh hangat tanpa gula untuk menyeimbangkan rasa gurih.

  3. Pilih Wadai Ipau yang dibuat menggunakan santan segar agar teksturnya tetap lembut.

  4. Simpan di lemari pendingin jika belum habis, lalu kukus kembali sebelum disajikan agar cita rasanya tetap terjaga.

Poin Penting:

Baca Juga: Menelisik Sejarah Lawa, Kuliner Segar Favorit Raja Bulungan

Insight Redaksi: Wadai Ipau memperlihatkan bahwa kuliner Nusantara memiliki kreativitas yang lahir jauh sebelum makanan luar negeri dikenal luas. Julukan "lasagna khas Banjar" memang memudahkan orang mengenalnya, tetapi identitas aslinya sebagai warisan kuliner Banjar tetap harus menjadi perhatian utama. Kada semua makanan tradisional perlu mengikuti tren agar diminati. Justru keaslian rasa dan cerita di balik pembuatannya menjadi nilai yang sulit ditiru. Kaitu pang yang membuat Wadai Ipau layak terus diperkenalkan kepada generasi muda dan wisatawan. Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya semakin banyak yang mengenal kekayaan kuliner Kalimantan, Ces.

Masih banyak sajian tradisional Kalimantan yang menyimpan cerita menarik dan cita rasa autentik. Ikuti terus informasi terbaru hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa itu Wadai Ipau?
Wadai Ipau adalah makanan tradisional khas Banjar yang dibuat dari kulit tipis berlapis dengan isian daging berbumbu dan dikukus hingga matang.

2. Mengapa Wadai Ipau disebut lasagna khas Banjar?
Karena memiliki susunan berlapis yang menyerupai lasagna. Julukan tersebut hanya mengacu pada tampilannya, bukan bahan atau cita rasanya.

3. Kapan Wadai Ipau biasanya disajikan?
Kuliner ini sering hadir saat pernikahan, syukuran, perayaan hari besar keagamaan, dan berbagai acara keluarga masyarakat Banjar.

4. Apa bahan utama Wadai Ipau?
Bahan utamanya terdiri dari kulit berbahan tepung terigu, daging sapi atau ayam cincang, santan, telur, dan aneka rempah.

5. Di mana Wadai Ipau dapat ditemukan?
Wadai Ipau banyak dijumpai di Kalimantan Selatan, terutama di Banjarmasin, sentra kuliner tradisional, rumah makan khas Banjar, dan festival kuliner daerah.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
masyarakat Banjar Wadai Ipau kalimantan selatan