Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Iptek Mimbar Opini

Bukan Bubur Biasa? Ini Cerita Panjang di Balik Bubur Pedas Sambas

Wenny Anastasya • Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:10 WIB
Bubur Pedas Sambas khas Melayu dengan rempah tradisional dan sayuran menggambarkan warisan kuliner Kalimantan Barat (BTV/AI)
Bubur Pedas Sambas khas Melayu dengan rempah tradisional dan sayuran menggambarkan warisan kuliner Kalimantan Barat (BTV/AI)

Durasi: 8 menit baca

Topik: Warisan kuliner Melayu Sambas melalui cita rasa rempah tradisional

Ikhtisar: Membahas sejarah, bahan khas, proses pembuatan, nilai budaya, serta keunikan Bubur Pedas Sambas sebagai kuliner Kalimantan Barat.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Bubur Pedas Sambas merupakan kuliner khas Melayu Sambas, Kalimantan Barat, yang menghadirkan perpaduan beras, rempah, sayuran lokal, dan bahan tradisional dalam satu hidangan penuh karakter. Makanan ini penting karena menjadi bagian dari warisan budaya yang terus dijaga masyarakat.

Buat bubuhan pencinta kuliner Nusantara, makanan satu ini menarik pang ulah rasanya kada sekadar mengenyangkan, tapi membawa cerita panjang tentang tradisi dan kebersamaan. Yuk kenali lebih dekat, Ces!

Kenapa Bubur Pedas Sambas punya rasa yang berbeda dari bubur biasa?

Bubur Pedas Sambas memiliki ciri khas yang membedakannya dari berbagai jenis bubur di Indonesia. Hidangan ini bukan hanya berisi beras yang dimasak lembut, tetapi memadukan banyak bahan dengan karakter rasa masing-masing.

Nama “pedas” sering membuat banyak orang membayangkan rasa cabai yang kuat. Namun, sensasi utama dalam makanan ini berasal dari perpaduan rempah tradisional yang menghasilkan rasa hangat, gurih, dan aroma yang khas.

Beras menjadi bahan dasar utama, kemudian diolah bersama berbagai bumbu serta bahan pelengkap. Hasil akhirnya adalah bubur dengan tekstur yang lebih kaya karena berisi campuran sayuran dan bahan lokal.

Keunikan tersebut membuat Bubur Pedas Sambas menjadi salah satu contoh kreativitas masyarakat Melayu dalam mengolah bahan sederhana menjadi makanan bernilai budaya tinggi.

Bagaimana sejarah Bubur Pedas Sambas berkembang di Kalimantan Barat?

Bubur Pedas Sambas berasal dari wilayah Sambas, Kalimantan Barat, daerah yang memiliki hubungan kuat dengan budaya Melayu. Makanan ini berkembang dari kebiasaan masyarakat memanfaatkan bahan yang tersedia di sekitar lingkungan mereka.

Pada masa lalu, masyarakat menggabungkan berbagai bahan seperti sayuran lokal, rempah, dan hasil kebun untuk menghasilkan makanan yang bernutrisi bagi keluarga.

Tradisi memasak Bubur Pedas Sambas kemudian diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Setiap keluarga dapat memiliki variasi resep sendiri, namun karakter utamanya tetap dipertahankan.

Lebih dari sekadar hidangan, makanan ini menjadi bagian dari cerita keluarga dan kehidupan sosial masyarakat. Proses memasaknya sering menghadirkan suasana kebersamaan karena dibuat dalam jumlah cukup banyak untuk dinikmati bersama.

Baca Juga: Mengenal Sarapan Tradisional Khas Kalimantan Timur yang Tetap Bertahan di Tengah Kuliner Modern

Apa saja bahan utama yang membuat Bubur Pedas Sambas kaya rempah?

Rahasia rasa Bubur Pedas Sambas terdapat pada komposisi bahan yang digunakan. Setiap unsur memberikan kontribusi terhadap aroma, tekstur, dan cita rasa akhir.

Beberapa bahan yang umum digunakan dalam Bubur Pedas Sambas antara lain:

Perpaduan bahan tersebut menciptakan rasa yang berlapis. Ada aroma segar dari daun dan sayuran, rasa gurih dari kelapa sangrai, serta kehangatan dari rempah.

Daun kesum menjadi salah satu unsur yang membuat Bubur Pedas Sambas mudah dikenali. Tanaman ini memberikan aroma khas yang sulit digantikan bahan lain.

Tanpa daun kesum, karakter rasa hidangan ini akan berubah. Bahan tersebut menjadi bagian penting dari identitas kuliner Melayu Sambas.

Mengapa proses membuat Bubur Pedas Sambas membutuhkan ketelitian?

Pembuatan Bubur Pedas Sambas tidak dilakukan secara sederhana. Setiap tahap memiliki peran dalam menghasilkan rasa yang seimbang. Proses biasanya dimulai dari persiapan beras dan bahan pendukung. Beras dapat diolah bersama kelapa parut sangrai untuk menciptakan aroma harum yang menjadi ciri khas.

Setelah itu, berbagai rempah dihaluskan dan dimasak hingga matang. Tahap ini menentukan kekuatan rasa karena bumbu yang belum matang dapat memengaruhi cita rasa hidangan.

Sayuran dan bahan tambahan kemudian dimasukkan secara bertahap agar tekstur tetap terjaga.

Hasil akhirnya adalah bubur dengan isi beragam, aroma kuat, serta rasa yang kompleks. Tidak heran jika makanan ini sering dianggap membutuhkan kesabaran dalam proses pembuatannya.

Bubur Pedas Sambas khas Melayu dengan sayuran hijau, rempah harum, dan proses tradisional penuh cita rasa (BTV/AI)
Bubur Pedas Sambas khas Melayu dengan sayuran hijau, rempah harum, dan proses tradisional penuh cita rasa (BTV/AI)

Mengapa Bubur Pedas Sambas sering hadir saat Ramadan?

Bagi sebagian masyarakat Melayu Sambas, Bubur Pedas memiliki hubungan erat dengan suasana Ramadan. Hidangan ini sering disajikan sebagai menu berbuka puasa karena memiliki komposisi lengkap dan cocok dinikmati bersama keluarga.

Tradisi memasak Bubur Pedas dalam jumlah banyak juga mencerminkan nilai berbagi. Satu panci makanan dapat menjadi penghubung banyak orang dalam satu meja makan.

Kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa kuliner tradisional tidak hanya berbicara tentang rasa. Ada nilai sosial yang ikut hidup melalui kegiatan memasak dan menikmati makanan bersama.

Makanan ini menjadi simbol kebersamaan masyarakat Melayu Sambas yang menjaga hubungan antarwarga melalui tradisi kuliner.

Baca Juga: Resep Praktis Gangan Manok Asli Kalimantan, Membuat Bakso Ayam Lembut Kuah dengan Kaldu Hangat

Apa perbedaan Bubur Pedas Sambas dengan bubur dari daerah lain?

Perbedaan utama Bubur Pedas Sambas terlihat dari komposisi bahan dan karakter rasanya. Jika sebagian bubur lebih menonjolkan satu bahan utama seperti ayam atau kuah kaldu, hidangan khas Sambas ini menghadirkan banyak unsur dalam satu mangkuk.

Teksturnya terasa lebih ramai karena berisi campuran sayuran, rempah, serta bahan pelengkap lainnya.

Bubur ini memperlihatkan bagaimana masyarakat daerah mampu menciptakan makanan khas melalui pemanfaatan sumber daya lokal.

Tips menikmati Bubur Pedas Sambas agar cita rasanya semakin terasa:

  1. Nikmati ketika masih hangat agar aroma rempah dan kesegaran bahan lebih terasa.

  2. Padukan dengan lauk pendamping seperti ikan asin, sambal, atau tambahan sesuai selera.

  3. Kenali bahan khasnya terutama daun kesum yang menjadi ciri utama.

  4. Pilih sajian dengan bumbu matang supaya rasa lebih seimbang.

  5. Santap bersama keluarga atau teman karena nilai kebersamaan menjadi bagian penting dari makanan ini.

Bubur Pedas Sambas menunjukkan bahwa makanan tradisional mampu menyimpan perjalanan budaya masyarakat. Dari bahan sederhana seperti beras dan sayuran, lahir hidangan yang memiliki identitas kuat.

Kuliner ini menjadi bukti bahwa warisan daerah tidak hanya tersimpan melalui bangunan sejarah atau kesenian, tetapi juga melalui makanan yang masih hadir dalam kehidupan sehari-hari.

Satu mangkuk Bubur Pedas Sambas membawa cerita tentang masyarakat Melayu Sambas yang menjaga rasa, tradisi, dan kebersamaan dari masa ke masa.

Bubur Pedas Sambas khas Melayu dengan rempah, sayuran, dan tradisi kuliner penuh kebersamaan keluarga (BTV/AI)
Bubur Pedas Sambas khas Melayu dengan rempah, sayuran, dan tradisi kuliner penuh kebersamaan keluarga (BTV/AI)

Poin Penting:

Insight Redaksi: Bubur Pedas Sambas memperlihatkan bahwa kekuatan kuliner daerah ada pada cerita yang melekat di balik makanan. Dari sudut pandang Balikpapan, makanan seperti ini layak dikenalkan karena memperluas apresiasi terhadap kekayaan rasa Kalimantan. Kada cukup hanya tahu rasanya, ikam perlu memahami nilai budaya yang dibawa setiap hidangan. Kuliner tradisional pang bisa menjadi jembatan mengenalkan identitas daerah kepada generasi muda.

Bagikan artikel ini ke kawalan ikam agar semakin banyak yang mengenal warisan kuliner Nusantara. Cari dan nikmati makanan tradisional daerah, karena setiap rasa punya cerita yang layak dijaga, Ces!

Update info hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa itu Bubur Pedas Sambas?
Bubur Pedas Sambas adalah kuliner khas Melayu Sambas, Kalimantan Barat, berbahan beras, rempah, sayuran, dan bahan lokal.

2. Apakah Bubur Pedas Sambas memiliki rasa sangat pedas?
Nama pedas berasal dari karakter rempah yang memberikan sensasi hangat, bukan dominasi cabai.

3. Apa bahan yang menjadi ciri khas Bubur Pedas Sambas?
Daun kesum dan kelapa parut sangrai menjadi beberapa bahan yang memperkuat karakter rasanya.

4. Mengapa Bubur Pedas Sambas sering dikaitkan dengan Ramadan?
Hidangan ini sering hadir saat berbuka puasa dan memiliki nilai kebersamaan melalui tradisi berbagi makanan.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#Masyarakat Melayu Sambas #Bubur Pedas Sambas #Kalimantan Barat