Balikpapan TV - Hai Cess! 25 Tahun Tak Berubah, Es Campur Legendaris “Kelamono 85” Tetap Bikin Kangen!
Di tengah ramainya kuliner kekinian, ada satu rasa nostalgia yang nggak tergantikan — Es Campur Kelamono 85, yang udah eksis lebih dari 25 tahun di Balikpapan! Dulu, ibu penjualnya sempat jadi bartender di hotel tertinggi di kota ini pada tahun 1980-an, lho. Sekarang, tangannya masih cekatan meracik segarnya es campur yang selalu laris di sore hari.
Setiap sendoknya membawa cerita: es serut jadul, topping sembilan macam, dan sirup merah nostalgia 90-an. Yuk, kita kulik bareng kisah di balik Es Campur legendaris ini — siapa tahu kamu juga jadi pelanggan setia berikutnya!
Baca Juga: Transportasi Vital Freeport: Perpaduan Teknologi, Keamanan, dan Keberanian
Apa yang Bikin Es Campur Kelamono 85 Tetap Bertahan Selama 25 Tahun?
Rahasianya sederhana: rasa dan kenangan. Sejak pertama buka di Jalan Kelamono, dekat Romaina Replek Plaza, ibu penjualnya menjaga resep turun-temurun tanpa ubahan sedikit pun. “Dari dulu sampai sekarang, rasanya sama aja,” ujar Mas Ebi, pelanggan setia sejak zaman sekolah.
Bukan cuma soal rasa, tapi juga kehangatan yang ditawarkan. Tiap porsi es campur terasa seperti pulang ke masa lalu — sederhana tapi menghibur. Nggak heran, banyak pelanggan yang rela antre, bahkan dari luar daerah, hanya untuk menikmati nostalgia di setiap suapan.
Topping Unik Apa Saja yang Jadi Ciri Khasnya?
Nah, ini yang bikin beda dari es campur lain. Ada sembilan topping dengan kombinasi unik dan klasik — mulai dari manisan pepaya, jeli, kacang, sampai satu bahan yang jarang banget ditemukan: buah kondur!
“Dulu waktu kecil saya kira buah kondur itu cuma ada di film,” canda Mas Ebi sambil tertawa. Semua topping ini kemudian disiram santan cair gurih, sirup merah klasik, dan susu kental manis yang menutup sempurna rasa manisnya. Warna-warni cerahnya bikin siapa pun auto pengen foto dulu sebelum makan. ????
Kenapa Banyak yang Bilang Rasanya ‘Nggak Pernah Berubah’?
Rahasianya ada di konsistensi dan mesin serut jadul yang masih dipakai sampai sekarang. Mesin ini sudah berumur puluhan tahun, tapi justru menghasilkan tekstur es yang halus dan lembut khas era 90-an.
Menurut sang penjual, “Mesin ini udah temenan lama sama saya. Kalau rusak, saya perbaiki sendiri. Sayang kalau diganti.” Itu sebabnya cita rasanya tetap autentik — bukan sekadar es campur, tapi pengalaman rasa yang tak tergantikan.
Berapa Harganya dan Tips Menikmati Es Campur Ini?
Harga seporsinya cuma Rp18.000 aja, Cess! Lumayan terjangkau buat porsi besar dan topping segitu banyaknya. Cocok banget dinikmati sore-sore di tengah udara panas Balikpapan.
Tipsnya: kalau datang rame-rame, beli dua porsi aja udah cukup buat berbagi. Nikmatin pelan-pelan sambil ngobrol santai, biar rasa nostalgia 90-an-nya makin terasa. Oh ya, jangan lupa bawa wadah sendiri kalau mau bungkus, biar ikut ngurangin sampah plastik. ????
Cerita Mas Ebi: Dari Langganan Sekolah Sampai Sekarang
Mas Ebi udah langganan sejak masih sekolah. Katanya, dulu sering mampir habis pulang belajar, nongkrong bareng teman sambil rebutan topping manisan pepaya. “Sekarang udah kerja pun, tiap lewat sini pasti mampir. Rasanya bikin inget masa nakal dulu,” ujarnya sambil tersenyum.
Baginya, Es Campur Kelamono bukan sekadar minuman, tapi juga “mesin waktu kecil” yang membawanya balik ke masa-masa sederhana. Mungkin itu juga yang bikin pelanggan lama terus datang lagi dan lagi — bukan cuma karena manisnya, tapi karena cerita di balik tiap sendoknya.
Es Campur Legendaris Ini Layak Kamu Coba? Jawabannya: Iya!
Balikpapan punya banyak kuliner, tapi yang satu ini tetap punya tempat tersendiri di hati warga lokal. Dari tangan seorang ibu yang dulu bartender di hotel mewah, kini tercipta sajian sederhana tapi penuh kenangan.
Kalau kamu pecinta kuliner lawas, Es Campur Kelamono 85 wajib masuk daftar “harus coba”. Rasanya klasik, tampilannya Instagramable, dan kisah di baliknya bikin hati hangat.
Es Campur Kelamono 85 di Jalan Kelamono udah eksis 25 tahun dengan cita rasa yang konsisten. Dikenal lewat topping unik seperti manisan pepaya dan buah kondur, es campur ini disajikan dengan es serut halus jadul dan sirup merah klasik. Harganya cuma Rp18.000, tapi nilainya jauh lebih dari sekadar rasa — ini nostalgia dalam segelas es.
Yuk, kalau kamu main ke Balikpapan, sempatin mampir dan rasain sensasi nostalgia masa kecil lewat Es Campur legendaris ini.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!” (Shifa)
FAQ
1. Di mana lokasi Es Campur Kelamono 85?
Berada di Jalan Kelamono, dekat Romaina Replek Plaza, Balikpapan.
2. Berapa harga seporsi Es Campur Kelamono 85?
Harganya hanya Rp18.000 per porsi dengan sembilan topping klasik yang melimpah.
3. Apakah tempatnya buka setiap hari?
Biasanya buka sore hingga malam, terutama di jam-jam setelah jam kerja.