Balikpapan TV - Hai Cess! Lagi viral di mana-mana, minuman tradisional yang satu ini akhirnya bisa kamu nikmati langsung di Balikpapan! Bukan sekadar minuman nostalgia, tapi juga bagian dari kekayaan kuliner Nusantara yang sempat masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia kategori minuman tradisional.
Udah tahu belum? Tempatnya ada di Asen 88, spot kuliner yang lagi ramai diperbincangkan karena sukses menyajikan resep turun-temurun khas Pontianak yang autentik dan penuh cerita rasa. Yuk, lanjut baca sampai habis — siapa tahu bisa jadi rekomendasi tempat nongkrong barumu di Balikpapan!
Apa Itu Chehuntiau yang Lagi Viral Ini?
Chehuntiau bukan sembarang minuman. Di dalam satu mangkuknya, ada ketan hitam, kacang merah, sagu gunting, bongko, dan siraman gula aren. Campurannya bikin lidah menari, tekstur berganti-ganti tiap suap. Rasanya? Manis lembut dengan aroma gula aren yang nendang tapi tetap kalem.
Uniknya, topping-nya banyak banget — sampai lima macam! Diolah semua secara homemade, dari santan hingga gulanya. Inilah yang bikin rasa Chehuntiau di Asen 88 terasa berbeda dari yang lain — lebih natural, lebih “rumahan”.
Apa Bedanya Es Shanghai di Asen 88?
Nah, kalau kamu penggemar dessert dengan warna-warni menggoda, Es Shanghai di sini wajib dicoba. Bentuknya mirip tumpeng kecil, penuh topping yang melimpah — enam sampai tujuh jenis sekaligus!
Perpaduan antara es serut dingin dan topping segar menciptakan sensasi segar manis yang bikin nagih. Cocok banget buat cuaca Balikpapan yang sering bikin kering tenggorokan. “Kami ingin menyajikan rasa yang membawa orang ke masa kecil,” ujar salah satu staf Asen 88 sambil menyiapkan es dengan telaten.
Kenapa Tahua Jadi Menu Paling Dicari?
Nah ini dia bintang utama-nya — Tahua. Disajikan hangat dengan gula aren dan jahe, bikin tubuh langsung hangat begitu diseruput. Tapi yang paling istimewa, tentu saja kembang tahu homemade mereka. Teksturnya silky, lembutnya luar biasa, seolah meleleh di mulut.
Mas Ebi, salah satu pengunjung, bilang (eh, maaf—bercerita) kalau pertama kali mencoba Tahua di sini rasanya “auto nostalgia ke masa kecil di rumah nenek”. Nggak heran banyak pengunjung balik lagi cuma buat menikmati semangkuk Tahua di sore hari.
Menu Asin Juga Ada, Cess?
Tentu ada! Buat yang kurang suka manis, bisa coba ote-ote, atau yang biasa dikenal sebagai bakwan Pontianak. Renyah di luar, lembut di dalam, dan punya cita rasa khas dari bumbu rempahnya. Cocok buat teman minum Tahua atau Chehuntiau.
Serunya lagi, semua resep di Asen 88 adalah hasil racikan turun-temurun keluarga Pontianak. “Resep ini sudah ada sejak masa kecil ibu saya, dan kami pertahankan tanpa bahan instan,” ujar pemiliknya dengan bangga. Inilah alasan kenapa rasa setiap menunya terasa penuh kenangan dan kejujuran rasa.
Apa yang Bikin Asen 88 Spesial di Balikpapan?
Selain rasanya yang autentik, Asen 88 juga sukses membawa nuansa nostalgia ke tengah kota. Suasana tempatnya sederhana tapi hangat, bikin betah duduk lama sambil menikmati segelas Chehuntiau atau semangkuk Tahua.
Buat yang suka manis, tenang — mereka juga menyiapkan opsi tambahan gula aren gratis. Jadi bisa disesuaikan dengan selera tanpa harus khawatir too sweet. Dari situ kelihatan banget kalau Asen 88 bukan cuma jual makanan, tapi juga pengalaman rasa dan kehangatan budaya.
Minuman tradisional seperti ini memang bukti bahwa warisan kuliner Indonesia tak pernah kehilangan tempat di hati penikmatnya. Dari semangkuk Cehentiaw sampai Tahua hangat, semuanya menyimpan cerita, rasa, dan kenangan.
Kalau kamu belum pernah ke Asen 88, sekarang saatnya mampir. Siapa tahu, segelas minuman nostalgia ini bisa jadi kenangan barumu.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia — “Bukan Sekadar Info Biasa!” (Shifa)
FAQ
1. Di mana lokasi Asen 88 di Balikpapan?
Asen 88 berlokasi di kawasan kuliner kota Balikpapan (cek Google Maps untuk titik tepatnya).
2. Apakah semua menu di Asen 88 halal?
Ya, semua bahan digunakan alami dan halal, tanpa bahan pengawet maupun pewarna buatan.
3. Menu apa yang paling direkomendasikan untuk pertama kali coba?
Tahua dan Chehuntiau jadi dua menu wajib yang paling disarankan untuk pengunjung baru.