Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Kenalan Sama 3 Makanan Tradisional Balikpapan yang Rasanya Bikin Susah Move On

AdminBTV • Minggu, 10 Agustus 2025 | 06:58 WIB

Foto makanan tradisional Balikpapan dengan nuansa lokal yang autentik—cocok jadi hook visual kuliner khas Kalimantan.
Foto makanan tradisional Balikpapan dengan nuansa lokal yang autentik—cocok jadi hook visual kuliner khas Kalimantan.

Balikpapantv.id - Hai Cess! Kalau kamu pikir Balikpapan cuma dikenal karena pantainya yang eksotis dan kotanya yang tertib, kamu belum kenal kuliner tradisionalnya. Di balik hiruk pikuk kota minyak ini, ada tiga makanan khas yang sudah jadi bagian dari identitas warga lokal: Amplang, Kepiting Kenari, dan Pais Patin. Ketiganya nggak cuma menggoda lidah, tapi juga menyimpan cerita panjang soal warisan kuliner Kalimantan Timur.

Amplang – Renyahnya Camilan Legendaris

Balikpapan punya amplang, si kerupuk ikan tenggiri yang renyah dan gurih di setiap gigitan. Jangan remehkan bentuk kecilnya—camilan ini justru jadi ikon kuliner yang paling sering diburu wisatawan.

Dari bentuk kuku macan sampai bulat lonjong, semuanya punya rasa khas yang sama: kuat di ikan, ringan di mulut. Amplang biasanya diproduksi oleh UMKM lokal, dan bisa dengan mudah ditemukan di pusat oleh-oleh seperti Pasar Klandasan dan Jalan Sudirman.

Buat yang suka ngemil sehat, amplang bisa jadi alternatif karena dibuat dari bahan alami tanpa pengawet. Anak-anak hingga orang dewasa suka, apalagi saat disantap sambil nonton film atau sebagai teman ngopi sore.

Photo
Photo

Baca Juga: Mau Lihat Sunrise Keren di Kaltim? Ini 3 Spot yang Wajib Kamu Datangi

Kepiting Kenari – Si Raja Laut Balikpapan

Masuk ke hidangan laut, Balikpapan punya nama besar: Kepiting Kenari. Ukurannya besar, dagingnya tebal dan lembut, dengan rasa manis alami yang bikin siapa pun nambah nasi. Nggak heran kalau banyak restoran seafood ternama di kota ini seperti Dandito dan Rumah Makan Kenari menjadikan kepiting ini sebagai menu andalan.

Biasanya dimasak dengan saus Padang, saus tiram, atau lada hitam. Rasa gurih dari bumbu bercampur sempurna dengan tekstur dagingnya.

Bahkan banyak pengunjung luar kota yang bela-belain datang ke Balikpapan hanya untuk menikmati seporsi Kepiting Kenari langsung dari dapur aslinya. Harga boleh premium, tapi rasanya? Sepadan!

Photo
Photo

Pais Patin – Aroma Daun Pisang yang Bikin Lapar

Selanjutnya ada Pais Patin, makanan khas yang dibuat dari ikan patin segar, dibumbui rempah pilihan, lalu dibungkus dengan daun pisang dan dibakar.

Proses memasaknya bikin aroma rempah dan daun pisang meresap ke dalam ikan, menciptakan cita rasa gurih pedas yang susah dilupakan.

Biasanya disajikan hangat bersama nasi putih dan sambal terasi. Rasanya lembut di dalam, dengan lapisan rasa pedas dan wangi daun yang khas di luar. Menu ini cocok banget buat kamu yang suka masakan tradisional bernuansa etnik, tapi tetap bersahabat di lidah.

Memang Beda!
Memang Beda!

Bukan Sekadar Enak, Tapi Sarat Nilai Tradisi

Tiga makanan ini nggak cuma bicara rasa. Amplang dibuat turun-temurun oleh para perajin lokal yang menjaga resep keluarga. Kepiting Kenari menunjukkan kekayaan laut Balikpapan yang melimpah. Dan Pais Patin membawa filosofi kesederhanaan dalam kemasan tradisional yang penuh makna.

Lewat makanan, kita bisa melihat bagaimana masyarakat Balikpapan menjaga budaya dan cita rasa lokal agar tetap hidup.

Tradisi kuliner ini juga mendukung ekonomi lokal, dari nelayan sampai pelaku UMKM, yang terus menjaga kualitas dan keaslian rasa.

Kuliner Sebagai Identitas Kota

Kuliner khas adalah salah satu cara terbaik untuk mengenal sebuah daerah. Di Balikpapan, ketiga makanan ini jadi simbol keramahan dan kehangatan warganya. Mencicipi amplang, menyantap kepiting, atau menikmati pais bukan cuma soal perut, tapi juga cara menghargai budaya.

Buat kamu yang lagi jalan-jalan ke Balikpapan, sempatkan mampir ke pusat oleh-oleh, pasar tradisional, atau rumah makan seafood di pinggir kota. Di sana kamu bisa rasakan langsung cita rasa tradisional yang otentik.

Bisa Jadi Oleh-Oleh Maupun Hidangan Spesial

Menariknya, makanan ini punya dua peran. Amplang cocok banget buat oleh-oleh, ringan dan tahan lama. Sementara Kepiting Kenari dan Pais Patin cocok jadi sajian utama untuk momen spesial, baik makan bareng keluarga atau menjamu tamu dari luar kota.

Jadi, kalau lagi bingung mau bawa apa dari Balikpapan atau ingin makan yang berkesan, tiga menu ini jawabannya.

Mereka adalah bagian dari cerita panjang kota ini, yang kini bisa kamu bawa pulang atau abadikan dalam momen kuliner.

Baca Juga: Sarifah Suraidah Harum Pelopori Gerakan Mandiri Pangan Kaltim! Pekarangan Rumah Punya Peran Penting Lindungi Kaltim dari Krisis Pangan!

Rasa Lokal yang Tak Tergantikan

Meskipun banyak makanan modern bermunculan, makanan tradisional seperti amplang, kepiting kenari, dan pais patin tetap tak tergantikan. Rasanya autentik, prosesnya penuh dedikasi, dan ceritanya menyatu dengan sejarah kota.

Inilah yang membuat kuliner khas Balikpapan punya tempat spesial di hati banyak orang, baik warga lokal maupun pelancong. Nggak heran kalau yang pernah coba pasti ingin balik lagi, dan yang belum coba pasti penasaran.

Yuk Jelajahi Cita Rasa Tradisional Balikpapan!

Makanan bukan hanya soal rasa, tapi juga tentang perjalanan, warisan, dan kebersamaan. Amplang, Kepiting Kenari, dan Pais Patin adalah tiga rasa yang menggambarkan semangat Balikpapan: sederhana tapi bermakna, tradisional tapi tetap relevan.

Kalau kamu lagi di Balikpapan atau punya rencana ke sini, jangan cuma puas foto-foto di pantai. Cicipi juga rasa khas kotanya. Siapa tahu, kamu pulang dengan cerita rasa yang nggak akan kamu temui di tempat lain.

Sudah pernah cobain semua? Atau baru tahu dari artikel ini? Jangan pelit info ya—share ke teman, saudara, atau gebetan kamu yang doyan kuliner lokal!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, 'Bukan Sekedar Berita Biasa!'(Rohman)

Editor : Arya Kusuma
#Amplang Balikpapan #Kuliner khas Kalimantan Timur #Makanan tradisional Balikpapan