Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

"Berani Coba? Ini 3 Makanan Paling Ekstrem di Dunia yang Bikin Merinding!"

AdminBTV • Jumat, 11 Juli 2025 | 11:20 WIB

Deretan makanan ekstrem dunia mulai dari Kiviak Greenland hingga Casu Marzu Italia, siap uji nyali dan bikin penasaran
Deretan makanan ekstrem dunia mulai dari Kiviak Greenland hingga Casu Marzu Italia, siap uji nyali dan bikin penasaran

Balikpapantv.id - Hai Cess! Pernah dengar soal makanan yang bisa bikin bulu kuduk berdiri sebelum masuk ke mulut? Yap, di beberapa belahan dunia, ada hidangan yang nggak cuma ekstrem tapi juga penuh tradisi unik.

Mulai dari burung fermentasi di Greenland, keju berbelatung dari Italia, sampai cacing sendok laut di Korea Selatan yang dikenal dengan sebutan ikan penis. Nah, kali ini kita bakal kupas tuntas cerita di balik kuliner aneh ini. Siap-siap kaget, Cess!

1. Kiviak, Makanan Musim Dingin dari Greenland

Pertama ada Kiviak, makanan tradisional masyarakat Greenland yang super ekstrem. Gimana nggak, hidangan ini dibuat dari ratusan burung auk yang dimasukkan ke dalam bangkai anjing laut. Prosesnya pun cukup ekstrem.

Setelah bangkai diisi burung, bagian perut anjing laut dijahit rapat agar kedap udara. Nggak berhenti di situ, bangkai tersebut dilumuri minyak untuk menghalau lalat dan belatung.

Setelah itu, bangkai berisi burung tadi dikubur selama tiga bulan. Proses fermentasi alami pun berlangsung. Hasilnya? Makanan dengan aroma tajam yang disajikan saat musim dingin, terutama di perayaan Natal atau ulang tahun. Buat warga Greenland, Kiviak bukan sekadar makanan, tapi bagian dari warisan budaya.

Memang Beda!
Memang Beda!

2. Ikan Penis, Hidangan Mentah Korea Selatan

Selanjutnya, ada yang nggak kalah ekstrem dari Korea Selatan. Namanya Gaebul atau lebih dikenal sebagai ikan penis. Meski namanya agak nyeleneh, makanan ini populer di Negeri Ginseng. Gaebul sebenarnya adalah sejenis cacing sendok laut dengan nama ilmiah Urechis unicinctus.

Biasanya disajikan mentah, Gaebul diiris-iris dan dicocol ke saus minyak wijen. Rasanya? Katanya agak hambar dengan sentuhan manis di akhir. Bagi masyarakat Korea, makan Gaebul itu soal keberanian dan pengalaman kuliner ekstrem. Bahkan jadi daya tarik wisatawan mancanegara yang pengen uji nyali.

3. Casu Marzu, Keju Berbelatung dari Italia

Dari Korea kita terbang ke Italia, Cess. Di sana ada Casu Marzu, keju Pecorino yang sengaja dibusukkan dan dipenuhi belatung hidup. Awalnya, keju ini jadi santapan masyarakat miskin. Tapi, siapa sangka, sekarang Casu Marzu justru diburu di pasar gelap.

Di sebagian negara, keju ini dilarang karena dianggap berbahaya. Soalnya, belatung-belatung di dalamnya bisa meloncat saat disantap. Meski begitu, sebagian orang Italia tetap menganggapnya sebagai warisan kuliner yang eksotis. Bahkan, keberadaannya masih dipertahankan di beberapa wilayah terpencil.

Kenapa Makanan Ekstrem Bisa Bertahan?

Mungkin kamu bertanya-tanya, kok bisa ya makanan kayak gitu masih eksis? Jawabannya simpel: tradisi. Makanan-makanan ini bukan sekadar soal rasa, tapi nilai budaya, simbol kekuatan, dan identitas masyarakat lokal.

Meski terkesan mengerikan, setiap hidangan punya cerita panjang tentang cara hidup, kepercayaan, hingga cara bertahan di lingkungan ekstrem.

Siap Uji Nyali?

Kalau kamu termasuk petualang kuliner, hidangan-hidangan tadi bisa jadi tantangan. Nggak sekadar makan, tapi juga merasakan pengalaman budaya dari tiap daerah. Walau, tentu saja, tetap hati-hati soal risiko kesehatannya ya.

Ayo Share Cerita Ini, Cess!

Gimana Cess? Sudah siap atau masih merinding bayangin Kiviak dan Casu Marzu? Kalau kamu suka artikel kayak gini, jangan lupa bagikan ke teman-teman kamu yang suka tantangan kuliner ekstrem.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, 'Bukan Sekedar Berita Biasa!'(Rohman)

Editor : Arya Kusuma
#makanan unik dunia #makanan ekstrem dunia #Casu Marzu Italia