Balikpapantv.id - Hai Cess! Siapa nih yang suka keliling dunia lewat makanan? Yup, buat kamu para penjelajah rasa, artikel ini wajib dibaca sampai akhir. Kita bakal ngajak kamu keliling dunia lewat 4 kuliner legendaris yang nggak cuma terkenal, tapi juga punya cerita unik di balik tiap gigitannya!
1.Pizza Napoletana: Cinta, Warna, dan Rasa dari Italia
Pizza Napoletana bukan sekadar makanan, tapi simbol cinta dari Napoli untuk dunia. Aslinya cuma punya dua jenis, yaitu marinara dan margherita.
Marinara pakai saus tomat, bawang putih, dan oregano. Simpel, tapi nendang banget! Sedangkan margherita hadir dengan saus tomat, mozzarella, dan daun kemangi yang mewakili warna bendera Italia: merah, putih, hijau.
Uniknya, pizza ini dibuat dengan teknik khusus, dipanggang dalam oven batu dengan suhu super panas biar hasilnya tipis di tengah tapi crunchy di pinggir.
Wajib banget dicoba kalau kamu mampir ke Italia. Kalau nggak, bisa juga cari restoran otentik Italia di kotamu—asalkan jangan ditambah topping macem-macem ya, biar tetap otentik!
2.Picanha: Potongan Daging Suci dari Brasil
Lanjut ke benua Amerika Selatan, tepatnya Brasil, ada picanha yang jadi raja di setiap pesta churrasco alias pesta bakar-bakaran.
Di negara lain, potongan daging ini dikenal sebagai sirloin cap (Amerika) atau rump cap (Inggris). Tapi di Brasil, picanha udah jadi semacam warisan nasional.
Potongan ini diambil dari bagian belakang atas hewan—yep, tepat di atas pantat tempat si sapi duduk. Dagingnya punya lapisan lemak tipis yang bikin rasanya makin juicy.
Biasanya dipanggang utuh, baru kemudian dipotong langsung di depan kamu dengan tusuk sate panjang. Asli, nonton prosesnya aja udah bikin ngiler!
3.Guotie: Si Pangsit Renyah yang Bikin Jatuh Hati
Dari Brasil, kita terbang ke Asia Timur, tepatnya Tiongkok. Di sini ada guotie, si pangsit goreng yang punya dua tekstur sekaligus: crispy di bawah, lembut di atas. Guotie adalah versi goreng dari jiaozi alias dumpling klasik.
Isiannya juga mantap—daging babi cincang, kubis Cina, daun bawang, jahe, arak beras, dan minyak biji wijen. Hmm, aromanya aja udah menggoda banget.
Cara masaknya juga unik. Setelah digoreng sebentar, wajan ditambah sedikit air lalu ditutup rapat.
Proses ini bikin bagian atasnya matang dengan efek kukus, sementara bawahnya tetap garing. Cocok banget buat jadi camilan sore atau pendamping teh hangat.
4.Guotie: BBQ Tradisional Penuh Rempah dari Asia Tengah
Kalau kamu penggemar sate, pasti langsung jatuh cinta sama shashlik. Ini adalah BBQ khas Asia Tengah dan Barat yang biasa disajikan di negara-negara seperti Kazakhstan, Azerbaijan, dan Rusia.
Shashlik dibuat dari potongan daging domba, sapi, atau babi yang direndam dalam campuran cuka, bumbu rempah, dan kadang anggur kering.
Setelah direndam semalaman, daging ditusuk dan dipanggang bareng sayuran seperti bawang, paprika, tomat, dan jamur.
Hasilnya? Daging empuk, juicy, dan aroma asap yang menggoda banget! Nggak heran kalau shashlik jadi primadona di setiap perayaan dan pasar malam.
Budaya, Tradisi, dan Cerita di Balik Makanan
Keempat makanan ini bukan cuma enak, tapi juga punya cerita panjang yang lekat dengan budaya asalnya.
Misalnya Pizza Napoletana yang lahir dari semangat rakyat Napoli, atau picanha yang jadi bagian dari identitas kuliner Brasil.
Guotie dan shashlik juga punya peran penting dalam tradisi makan keluarga dan perayaan rakyat.
Makan bukan cuma soal kenyang, tapi juga soal mengenal budaya, sejarah, dan kebersamaan.
Setiap hidangan punya nilai lebih dari sekadar rasa—mereka adalah warisan yang terus hidup dari generasi ke generasi.
Gaya Hidup dan Selera Global
Makanan seperti ini makin gampang ditemuin di mana-mana karena tren globalisasi kuliner. Restoran khas tiap negara udah menjamur di kota-kota besar, termasuk di Indonesia.
Bahkan, kamu bisa bikin versi sederhananya sendiri di rumah! Asal tahu bahan dasarnya dan cara masaknya, kamu bisa bikin guotie atau picanha versi rumahan yang tetap lezat.
Tips Mencicipi Versi Autentik
Kalau kamu lagi traveling, jangan ragu buat nyicipin versi otentik langsung dari sumbernya. Tapi kalau belum sempat, kamu bisa cari tempat makan yang punya reputasi baik dan pakai bahan berkualitas.
Cek juga apakah mereka mengikuti cara masak asli dari negara asalnya. Trust me, rasanya bakal beda banget!
Kuliner sebagai Penghubung Dunia
Dari Pizza Napoletana hingga Shashlik, kita bisa lihat gimana makanan bisa jadi jembatan budaya. Setiap gigitannya membawa cerita dan rasa yang unik.
Makanan nggak cuma soal perut, tapi juga soal hati dan koneksi antar manusia. Dan itulah kenapa kuliner selalu punya tempat spesial di hati semua orang.
Masih banyak lho makanan legendaris dari berbagai belahan dunia yang belum kita eksplor! Tapi untuk sekarang, empat kuliner di atas udah cukup buat bikin kamu nambah daftar wishlist kuliner.
Udah pernah cobain yang mana, Cess? Jangan lupa share artikel ini ke temen yang doyan kulineran juga!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, 'Bukan Sekedar Berita Biasa!'
Editor : Arya Kusuma