Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

7 Warung Kopi Legendaris di Samarinda, Serasa Nostalgia, Wisata Kuliner ke Masa Lampau!

Arya Kusuma • Jumat, 1 November 2024 | 14:53 WIB

Warung kopi legendaris di Samarinda dengan suasana klasik yang memikat hati, memunculkan nostalgia.
Warung kopi legendaris di Samarinda dengan suasana klasik yang memikat hati, memunculkan nostalgia.

BalikpapanTv.id - Hai Cess! Bagi para pecinta kopi yang sedang berada di Samarinda, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati suasana klasik dan cita rasa kopi legendaris di beberapa warung kopi ikonik di kota ini!

Beberapa dari warkop ini sudah eksis selama puluhan tahun, menyajikan kopi dan menu klasik yang tak lekang oleh waktu. Yuk, simak daftar warung kopi legendaris yang bikin kamu serasa bernostalgia ke masa lampau.

1. Warung Kopi Mekar Indah (Pappalim)

Warkop yang berdiri sejak tahun 1935-an ini berada di Jalan Pangeran Diponegoro dan masih jadi tempat favorit bagi warga Samarinda. Buka sejak pukul 06.30 WITA, Pappalim menyajikan kopi klasik dan berbagai menu sarapan seperti soto banjar, naskun telur, roti bakar selai, hingga telur setengah masak.

Rasa kopi di sini sama, seakan membawamu kembali ke masa lalu dengan satu tegukan saja! Jadi, kalau kamu penggemar kopi klasik, Mekar Indah patut dikunjungi.

Warung kopi Mekar Indah
Warung kopi Mekar Indah

2. Warung Kopi Haji Acut

Berlokasi di pasar tradisional Citra Niaga, Warung Kopi Haji Acut punya ukuran kecil hanya 6x3 meter persegi. Kini, warkop ini dikelola Hendra, cucu dari pendirinya Haji Acut. Kopi yang disajikan di sini adalah kopi tumbuk asli dari Banjar, Kalimantan Selatan.

Kopi ini berbeda karena dibuat dengan teknik sederhana tanpa campuran tambahan, cukup bubuk kopi dan sedikit gula yang langsung diseduh dengan air panas. Kelezatan kopi asli ini membuat Warung Haji Acut tetap ramai pengunjung!

Warung Kopi Haji Acut yang Melegenda Tiga Generasi di Samarinda
Warung Kopi Haji Acut yang Melegenda Tiga Generasi di Samarinda

3. Warung Kopi Koh Abun Pelabuhan

Didirikan sekitar tahun 1970-an, Warung Kopi Koh Abun di Jalan Pelabuhan, Samarinda Kota, menjadi favorit bagi pelanggan dari berbagai generasi.

Kopi robusta dari Malang yang diolah sendiri dengan teknik tarik membuat cita rasa yang unik dan konsisten.

Konsep tradisional tidak membuat pengunjung surut di Kopi Koh Abun
Konsep tradisional tidak membuat pengunjung surut di Kopi Koh Abun

Selain kopi, ada juga teh, susu, dan makanan ringan seperti roti bakar srikaya serta telur setengah matang. Tak heran warkop ini jadi salah satu destinasi nostalgia yang wajib dikunjungi saat di Samarinda!

4. Warung Kopi Madju

Terletak di Pasar Pagi Samarinda Kota, Jalan Panglima Batur 7, Warung Kopi Madju sudah berdiri sejak tahun 1970-an.

Selain kopi tubruk dan teh susu asli Samarinda yang khas, warkop ini juga menyediakan roti bakar selai srikaya dan telur kampung setengah matang.

Teh susu di sini, yang disebut-sebut sebagai minuman berkelas zaman dulu, masih menawarkan rasa otentik yang sama. Cocok bagi yang ingin merasakan cita rasa masa lalu.

Warkop ini legendaris, karena sudah berdiri sejak 1970-an. Suasananya sangat sederhana, bangunannya berupa ruko di dalam pasar.
Warkop ini legendaris, karena sudah berdiri sejak 1970-an. Suasananya sangat sederhana, bangunannya berupa ruko di dalam pasar.

5. Warung Taufik

Warkop Taufik di Jalan Pangeran Diponegoro No. 12, berdiri sejak 1990-an dan menjadi favorit untuk menikmati kopi hitam dan kopi susu yang klasik.

Selain kopi, nasi kuning di sini juga terkenal dengan aroma gurih yang menggugah selera. Bagi yang mencari tempat sarapan dengan cita rasa khas Samarinda, Warkop Taufik wajib kamu coba!

Warungnya persis di depan hotel Bumi Senyiur
Warungnya persis di depan hotel Bumi Senyiur

6. Warkop Kong Djie Coffee

Berawal dari Manggar, Belitung, Kong Djie Coffee yang berdiri sejak tahun 1943 kini bisa kamu temui di Jalan Niaga Utara, Samarinda Kota.

Warkop legendaris ini terkenal dengan kopi O dan kopi susu panasnya yang menggunakan jenis kopi arabika dan robusta. Cess, ini pilihan yang tepat buat kamu yang ingin mencicipi rasa kopi otentik ala Belitung tanpa perlu jauh-jauh ke sana!

Kopi kongdjie siburik merupakan kedai kopi pertama yang dibuka oleh pak kongdjie.
Kopi kongdjie siburik merupakan kedai kopi pertama yang dibuka oleh pak kongdjie.

7. Warung Kopi Timur Subur

Didirikan oleh Ong Kok Dja, perantau asal Hainan, Tiongkok, pada tahun 1950, Warung Kopi Timur Subur dikelola oleh Sanjaya, cucu dari pendirinya.

Warung kopi ini masih menjaga resep tradisional yang turun-temurun, menggunakan biji kopi robusta dari Malang yang digiling manual tanpa mesin.

Suasana klasik dan cita rasa autentik membuat Timur Subur tetap menjadi tempat favorit untuk bernostalgia bagi pelanggan setia hingga kini.

Warkop Timur Subur, Resep Terjaga Sejak 1950
Warkop Timur Subur, Resep Terjaga Sejak 1950

Nikmati suasana nostalgia di warung kopi legendaris di Samarinda ini, yang tak hanya menyajikan minuman tetapi juga menghadirkan cerita dan kenangan dari masa lalu.

Kalau kamu suka dengan sensasi rasa kopi klasik dan atmosfer hangat warkop tua, wajib banget untuk mampir ke salah satu dari tempat-tempat ini!

Yuk, bagikan artikel ini dan ajak teman-temanmu menikmati secangkir kopi klasik di Samarinda!

Editor : Arya Kusuma
#Wisata Kuliner Samarinda #warung kopi Samarinda #kopi tradisional #warkop legendaris #kopi klasik