Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Sensasi Gonggong Batam: Siput Laut yang Menggoyang Lidah dan Dompet

Arya Kusuma • Selasa, 4 Juni 2024 | 20:10 WIB

Gonggong, kuliner siput laut khas Batam yang menggoyang lidaah
Gonggong, kuliner siput laut khas Batam yang menggoyang lidaah

BalikpapanTv.id - Siapa sangka, siput laut yang dulu dianggap remeh kini menjadi primadona kuliner di Batam. Gonggong, nama siput ini, kini tak hanya menggoyang lidah para penikmatnya, tapi juga menggoyang dompet mereka.

Harga gonggong yang terus meroket membuat banyak orang bertanya-tanya, apa sih istimewanya siput yang satu ini?

Gonggong, Siput dengan Segudang Pesona

Gonggong bukan sembarang siput. Ia adalah sejenis kerang yang hidup di perairan dangkal sekitar Batam.

Baca Juga: Pertahanan Modern IKN,Menjaga Keamanan Presiden dan Pusat Indonesia

Bentuknya yang unik dengan cangkang berduri membuatnya mudah dikenali. Namun, pesona gonggong tak hanya terletak pada penampilannya, tapi juga pada cita rasanya yang khas.

Daging gonggong memiliki tekstur kenyal dan rasa yang unik. Ada sedikit rasa manis, gurih, dan aroma laut yang khas. Tak heran, banyak orang yang ketagihan setelah mencicipi gonggong untuk pertama kali.

Baca Juga: Geng Damahuri Tumbang, Sabu 1,89 Gram Berakhir di Tangan Polisi

Bukan Sekadar Makanan, Tapi Juga Tradisi

Gonggong bukan sekadar makanan, tapi juga bagian dari tradisi masyarakat Batam. Sejak dulu, gonggong telah menjadi hidangan favorit masyarakat setempat.

Gonggong biasanya direbus atau dikukus, lalu disajikan dengan sambal khas Melayu yang pedas dan segar.

Tak hanya itu, gonggong juga sering dijadikan oleh-oleh khas Batam. Banyak wisatawan yang rela merogoh kocek lebih dalam untuk membawa pulang gonggong sebagai buah tangan bagi keluarga dan teman-teman.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sapa Warga Balikpapan di Pusat Perbelanjaan,Momen Berkesan Bagi Warga

Harga Gonggong Meroket, Nelayan Sumringah

Seiring dengan meningkatnya popularitas gonggong, harga siput ini pun ikut meroket. Jika dulu gonggong bisa didapatkan dengan harga murah, kini harganya bisa mencapai ratusan ribu rupiah per kilogram.

Kenaikan harga gonggong ini tentu saja menjadi kabar gembira bagi para nelayan Batam. Mereka kini bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar dari hasil tangkapan gonggong. Namun, di sisi lain, kenaikan harga ini juga membuat gonggong menjadi makanan yang cukup mewah.

Baca Juga: Bandara IKN Siap Mengudara 1 Agustus 2024,Gerbang Baru Menuju Ibu Kota Nusantara,Menhub: Kemajuan Ini Menggembirakan

Apa yang Membuat Gonggong Begitu Istimewa?

Ada beberapa faktor yang membuat gonggong begitu istimewa dan harganya terus meroket:

  1. Cita Rasa Unik: Rasa gonggong yang unik dan berbeda dari makanan laut lainnya menjadi daya tarik utama.
  2. Kandungan Gizi Tinggi: Gonggong kaya akan protein, mineral, dan vitamin yang baik untuk kesehatan.
  3. Ketersediaan Terbatas: Gonggong hanya bisa ditemukan di perairan tertentu, sehingga ketersediaannya terbatas.
  4. Proses Pengolahan yang Rumit: Mengolah gonggong membutuhkan keahlian khusus, karena cangkangnya yang keras dan berduri.
  5. Permintaan Tinggi: Semakin banyak orang yang mengenal dan menyukai gonggong, sehingga permintaannya pun meningkat.

Gonggong, Siput yang Menjanjikan

Meski harganya terus meroket, gonggong tetap menjadi primadona kuliner di Batam. Banyak restoran dan warung makan yang menjadikan gonggong sebagai menu andalan mereka.

Bahkan, beberapa pengusaha kuliner mulai mengembangkan berbagai olahan gonggong yang lebih modern dan variatif.

Baca Juga: Astra dan Konsorsium Nusantara Bangun Pusat Bisnis dan Botanical Garden di IKN Nusantara

Tak hanya itu, gonggong juga mulai dilirik oleh pasar internasional. Beberapa negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia mulai mengimpor gonggong dari Batam.

Hal ini tentu saja menjadi peluang besar bagi para nelayan dan pengusaha kuliner Batam untuk mengembangkan bisnis mereka.

Tantangan dan Peluang

Di balik popularitasnya yang terus meningkat, gonggong juga menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah masalah keberlanjutan. Penangkapan gonggong yang berlebihan dapat mengancam populasi siput ini di alam liar.

Oleh karena itu, perlu adanya upaya untuk menjaga keberlanjutan gonggong. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mengatur penangkapan gonggong agar tidak merusak ekosistem laut.

Baca Juga: Mau Hidup Enak,MAF Nyuri Uang,Dua Kali Lagi di SPBU Yang Sama,Hmmm Ketahuan Lah...

Selain itu, perlu juga dilakukan penelitian untuk mengembangkan teknik budidaya gonggong yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Di sisi lain, gonggong juga memiliki peluang besar untuk terus berkembang. Dengan inovasi dan kreativitas, gonggong bisa diolah menjadi berbagai produk kuliner yang lebih menarik dan bernilai jual tinggi.

Selain itu, gonggong juga bisa dijadikan sebagai ikon pariwisata Batam.

Baca Juga: Remaja Nakal Bikin Konten Tanpa Busana, Polisi Malah Ketawa Ngakak, Ada Apa

Gonggong, Siput yang Menggoyang Lidah dan Dompet

Gonggong, siput laut yang dulu dianggap remeh, kini telah menjelma menjadi primadona kuliner di Batam. Harga gonggong yang terus meroket menjadi bukti bahwa siput ini memiliki daya tarik yang luar biasa.

Dengan cita rasa yang unik, kandungan gizi yang tinggi, dan ketersediaan yang terbatas, gonggong menjadi makanan yang istimewa dan dicari banyak orang.

Tak heran, gonggong kini tak hanya menggoyang lidah para penikmatnya, tapi juga menggoyang dompet mereka.

Namun, di balik popularitasnya, gonggong juga menghadapi tantangan untuk menjaga keberlanjutannya.

Baca Juga: Niat Baik Terhalang Realita,Pj.Gubernur Kaltim Ingin Tenaga Honorer Jadi Outsourching,Tapi BUMD nya Belum Siap

Pemerintah, masyarakat, dan pengusaha kuliner perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa gonggong tetap lestari dan bisa dinikmati oleh generasi mendatang.

Dengan inovasi dan kreativitas, gonggong memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu ikon kuliner Indonesia yang mendunia.

Berikut adalah resep dan cara memasak gonggong khas Batam yang lezat:

Resep Gonggong Rebus Sambal Terasi

Bahan-bahan:

Bahan Sambal Terasi:

Cara Memasak:

  1. Membersihkan Gonggong:

    • Cuci bersih gonggong dengan air mengalir. Gosok cangkangnya untuk menghilangkan kotoran.
    • Rendam gonggong dalam air garam selama 30 menit untuk menghilangkan lendir dan kotoran.
    • Bilas kembali gonggong hingga bersih.
  2. Merebus Gonggong:

    • Didihkan air dalam panci besar.
    • Masukkan gonggong, daun salam, serai, dan garam.
    • Rebus gonggong selama 15-20 menit hingga cangkangnya terbuka sedikit dan dagingnya matang.
    • Angkat gonggong dan tiriskan.
  3. Membuat Sambal Terasi:

    • Rebus semua bahan sambal kecuali terasi hingga layu.
    • Angkat dan tiriskan.
    • Ulek semua bahan sambal bersama terasi bakar hingga halus.
    • Tambahkan garam dan gula secukupnya.
    • Koreksi rasa.
  4. Penyajian:

    • Sajikan gonggong rebus hangat bersama sambal terasi.
    • Gunakan tusuk gigi atau garpu kecil untuk mengambil daging gonggong dari cangkangnya.
    • Nikmati gonggong rebus sambal terasi yang lezat dan pedas.

Tips:

Selamat mencoba!

Editor : Arya Kusuma
#siput laut #kuliner batam #gonggong Batam