BPBD Kukar Catat 142 Kejadian Karhutla, Sejumlah Wilayah Terbakar Ratusan Hektare

Riafandi • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 07:32 WIB
Karhutla di Kutai Kartanegara terus menjadi perhatian. Hingga Agustus 2026, tercatat 142 kejadian dengan total luas lahan terbakar mencapai 1.304 hektare. BPBD Kukar bersama TNI-Polri, relawan, dan tim gabungan terus memperkuat penanganan di lapangan. (IST)
Karhutla di Kutai Kartanegara terus menjadi perhatian.  (IST)

Durasi Baca: 5 Menit

Ikhtisar: Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kutai Kartanegara (Kukar) hingga Agustus 2026, tercatat mencapai 1.304 hektare. 

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencapai angka yang cukup besar. Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, terdapat 142 kejadian karhutla dengan total lahan terbakar mencapai 1.304 hektare.

Penanganan karhutla dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, relawan hingga tim gabungan di tingkat kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kukar Setianto Nugroho Aji mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi setiap kali menerima laporan kebakaran.

“Untuk penanganan karhutla, kami terus berkoordinasi dengan TNI-Polri, relawan, maupun tim gabungan penanggulangan karhutla di tingkat kecamatan. Setiap ada laporan, kami koordinasikan penanganannya sesuai kondisi di lapangan dan selalu standby di posko,” ujar Setianto, Selasa (1/9/2026).

142 Kejadian Karhutla di Kukar

Jumlah 142 kejadian menunjukkan karhutla masih menjadi persoalan yang perlu ditangani secara serius di Kukar.

Dari seluruh kejadian tersebut, luasan lahan yang terbakar mencapai 1.304 hektare.

Besarnya total luasan tersebut dipengaruhi sejumlah kebakaran yang terjadi dalam area puluhan hingga ratusan hektare.

Beberapa kecamatan bahkan mencatat kejadian dengan luasan lahan terbakar yang cukup besar dalam satu titik.

Baca Juga: Kebakaran Lahan Gambut di Muara Muntai Kukar Petugas Berperang Melawan Kobaran Api dan Asap

Sanga-Sanga Jadi Wilayah dengan Luasan Terbesar

Kecamatan Sanga-Sanga menjadi salah satu wilayah dengan luasan lahan terbakar terbesar.

Tercatat lima kejadian karhutla dengan total luasan mencapai 354 hektare.

Kebakaran terbesar terjadi di Kelurahan Pendingin dengan luasan mencapai 318 hektare.

Sementara itu, Kelurahan Sanga-Sanga Muara mencatat lahan terbakar seluas 4 hektare dan Kelurahan Jawa mencapai 15 hektare.

Besarnya luasan di Sanga-Sanga menjadi salah satu penyumbang utama total lahan terbakar di Kukar.

Muara Muntai Capai 202 Hektare

Kecamatan Muara Muntai juga mencatat luasan karhutla yang cukup besar.

Dari lima kejadian, total lahan yang terbakar mencapai 202 hektare.

Dua titik besar berada di Desa Kayu Batu.

Di wilayah Muara Leka, lahan yang terbakar mencapai 74 hektare. Sementara di Muara Aloh, luasan kebakaran mencapai 126 hektare.

Data tersebut menunjukkan bahwa beberapa kejadian karhutla di Kukar dapat meluas hingga puluhan bahkan lebih dari seratus hektare.

Muara Badak Catat 24 Kejadian

Kecamatan Muara Badak mencatat jumlah kejadian yang lebih banyak dibandingkan sejumlah wilayah lainnya.

Terdapat 24 kejadian dengan total luas lahan terbakar mencapai 186,255 hektare.

Salah satu kebakaran terbesar terjadi di Desa Salo Palai pada 30 Agustus dengan luas mencapai 70 hektare.

Banyaknya kejadian membuat penanganan karhutla membutuhkan koordinasi yang cepat antara petugas di lapangan dan pihak terkait.

Samboja Capai 132 Hektare

Kecamatan Samboja mencatat 23 kejadian karhutla dengan total luas lahan terbakar mencapai 132 hektare.

Jumlah kejadian yang cukup tinggi tersebut menunjukkan bahwa ancaman kebakaran masih tersebar di berbagai wilayah Kukar.

Penanganan tidak hanya bergantung pada petugas pemadam, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat dan unsur terkait di lapangan.

Muara Kaman Catat 132,399 Hektare

Muara Kaman juga menjadi salah satu wilayah yang mencatat luasan kebakaran cukup besar.

Dari enam kejadian, total lahan yang terbakar mencapai 132,399 hektare.

Dua kejadian dengan luasan besar terjadi di Desa Sabintulung dan Desa Puan Cepak.

Di Desa Sabintulung, lahan yang terbakar mencapai 50 hektare. Sementara di Desa Puan Cepak, luas kebakaran mencapai 80 hektare.

Baca Juga: Respon Aksi Demo HMI Kukar Manajemen Bankaltimtara Komitmen Buka Transparansi

Penanganan Dilakukan Secara Terpadu

BPBD Kukar tidak menangani karhutla seorang diri.

Setianto menyebut penanganan dilakukan dengan melibatkan TNI-Polri, relawan, pemerintah kecamatan serta tim gabungan penanggulangan karhutla.

Koordinasi tersebut dilakukan agar setiap laporan kebakaran dapat segera ditindaklanjuti berdasarkan kondisi di lapangan.

BPBD juga memastikan personelnya tetap siaga di posko untuk menerima dan mengoordinasikan laporan.

Luasan Kebakaran Jadi Perhatian

Jumlah kejadian bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatian.

Luasan lahan yang terbakar juga menjadi persoalan karena beberapa titik mencatat kebakaran hingga ratusan hektare.

Kebakaran dalam area luas tentu membutuhkan sumber daya dan waktu penanganan yang lebih besar.

Karena itu, deteksi serta penanganan sejak laporan awal menjadi penting untuk mencegah kebakaran meluas.

Peran Relawan dan Masyarakat

Penanganan karhutla juga membutuhkan keterlibatan masyarakat.

Relawan dan tim di tingkat kecamatan menjadi bagian dari sistem penanganan kebakaran di lapangan.

Koordinasi antarpihak memungkinkan laporan dapat segera diteruskan dan ditangani sesuai kondisi.

Masyarakat juga memiliki peran dalam mencegah munculnya titik api, terutama dengan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di lahan.

Beberapa Wilayah Catat Kebakaran Besar

Jika melihat data yang disampaikan BPBD Kukar, sejumlah wilayah memiliki kejadian dengan luasan cukup besar.

Sanga-Sanga mencatat 354 hektare dari lima kejadian, Muara Muntai 202 hektare dari lima kejadian, Muara Badak 186,255 hektare dari 24 kejadian, Samboja 132 hektare dari 23 kejadian dan Muara Kaman 132,399 hektare dari enam kejadian.

Angka tersebut menggambarkan bahwa karhutla tidak hanya terjadi dalam jumlah kejadian yang banyak, tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan lahan dalam skala luas.

Posko Tetap Siaga

BPBD Kukar memastikan personel tetap standby di posko.

Kesiapsiagaan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat koordinasi ketika laporan kebakaran diterima.

Setiap laporan kemudian disesuaikan dengan kondisi di lapangan untuk menentukan penanganan yang diperlukan.

Dengan pola tersebut, penanganan karhutla diharapkan dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi.

Poin Penting

Insight Redaksi

Angka 142 kejadian dengan luas lahan terbakar mencapai 1.304 hektare menunjukkan karhutla di Kukar bukan persoalan kecil.

Yang menarik, sejumlah wilayah mencatat jumlah kejadian relatif sedikit tetapi menghasilkan luasan kebakaran yang sangat besar. Sanga-Sanga misalnya, hanya mencatat lima kejadian namun total lahannya mencapai 354 hektare.

Kondisi tersebut memperlihatkan pentingnya penanganan sejak munculnya laporan awal. Semakin lama kebakaran dibiarkan, semakin besar peluang api meluas dan menyulitkan proses pemadaman.

Koordinasi BPBD dengan TNI-Polri, relawan, pemerintah kecamatan dan tim gabungan menjadi bagian penting dalam merespons kondisi tersebut.

Di sisi lain, pencegahan tetap menjadi langkah utama. Masyarakat perlu ikut menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api.

FAQ

1. Berapa jumlah kejadian karhutla di Kukar?

BPBD Kukar mencatat 142 kejadian karhutla.

2. Berapa luas lahan yang terbakar?

Total luas lahan yang terbakar mencapai 1.304 hektare.

3. Kecamatan mana yang mencatat luasan kebakaran terbesar?

Sanga-Sanga menjadi salah satu wilayah dengan luasan terbesar, yakni 354 hektare dari lima kejadian.

4. Berapa luas kebakaran terbesar di Sanga-Sanga?

Kebakaran terbesar terjadi di Kelurahan Pendingin dengan luas mencapai 318 hektare.

5. Berapa kejadian karhutla di Muara Badak?

Muara Badak mencatat 24 kejadian dengan total luas lahan terbakar mencapai 186,255 hektare.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media "Kaltim Post", dengan judul "Karhutla di Kukar Tembus 142 Kejadian, 1.304 Hektare Lahan Terbakar",oleh penulis Muhhammad Rifqi Hidayatullah. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Redaksi BTV
Sumber : Kaltim Post
Sanga-Sanga karhutla kukar kebakaran lahan Kutai Kartanegara