Pelajar Kukar Tampil di Paskibraka HUT ke-81 RI IKN, Bawa Kebanggaan Daerah

kholiefatul Jannah • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:36 WIB
Dua pelajar Kukar bertugas di Paskibraka IKN sebagai pengalaman nasional dan kebanggaan bagi daerah asal. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)
Dua pelajar Kukar bertugas di Paskibraka IKN sebagai pengalaman nasional dan kebanggaan bagi daerah asal. (Sumber: YouTube Balikpapan TV)

Durasi Baca: 4 Menit

Ikhtisar: Dua pelajar Kukar bertugas di Paskibraka IKN, membawa kebanggaan setelah menjalani latihan intensif selama dua pekan sebagai pengalaman nasional berharga.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Dua pelajar asal Kutai Kartanegara, Nazifa Ramadani dan Revan Alvian, menjadi bagian Paskibraka HUT ke-81 RI di IKN sebagai kebanggaan bagi daerah asalnya.

Bagi keduanya, bertugas di ibu kota baru bukan sekadar menjalankan formasi upacara. Ada pengalaman nasional yang membuat perjuangan mereka selama seleksi dan latihan terasa punya arti bagi generasi muda Kukar.

Dua Pelajar Kukar Mendapat Kepercayaan di IKN

Keterlibatan Nazifa dan Revan menjadi perhatian karena keduanya membawa nama Kutai Kartanegara dalam momentum peringatan kemerdekaan di Nusantara. Keduanya terpilih setelah melewati proses persiapan dan latihan yang berlangsung intensif.

Nazifa Ramadani dipercaya membawa baki dalam rangkaian upacara. Setelah tugas selesai, ia mengungkapkan rasa bangga karena pengalaman sebagai Purna Paskibraka Kukar menjadi bekal dalam menjalankan tugas di tingkat nasional.

“Bekal dari pengalaman kami sebagai Purna Paskibraka dari Kukar, saya rasa saya harus merasa sangat bangga atas keberhasilan yang saya dan teman-teman saya raih pada hari ini. Saya sangat senang.”

Pengalaman di IKN juga memberikan tantangan tersendiri bagi Nazifa. Menurutnya, salah satu perbedaan yang terasa adalah jumlah penonton yang jauh lebih banyak dibanding pengalaman sebelumnya.

Sementara itu, Revan Alvian menjadi satu-satunya perwakilan dari Kecamatan Sanga-Sanga yang disebut berhasil melaju hingga tingkat nasional. Posisi tersebut membuat tugasnya membawa identitas daerah terasa semakin kuat.

“Tentunya senang sekali bisa menjadi bagian dari Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Apalagi dari kecamatan saya, saya merupakan satu-satunya perwakilan dari Kecamatan Sanga-Sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, hingga menuju ke IKN.”

Latihan Dua Pekan Menjadi Bekal Sebelum Bertugas

Menjadi Paskibraka di IKN membutuhkan kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, sekaligus kemampuan bekerja dalam formasi. Nazifa dan Revan menjalani latihan intensif selama sekitar dua pekan sebelum tampil dalam rangkaian upacara.

Masa latihan tersebut menjadi bagian penting karena tugas Paskibraka bukan hanya soal kemampuan berjalan dan memberi penghormatan. Setiap gerakan harus dilakukan secara terkoordinasi agar seluruh anggota mampu menjalankan perannya dalam satu kesatuan.

Otorita IKN sebelumnya menyebut 52 anggota Paskibra yang dikukuhkan untuk HUT ke-81 RI terdiri atas 46 putra-putri dari Kutai Kartanegara dan enam siswa SMA Taruna Nusantara IKN. Komposisi tersebut menunjukkan kuatnya keterlibatan pelajar Kukar dalam pelaksanaan upacara di Nusantara.

Konteks ini membuat kehadiran Nazifa dan Revan bukan sekadar cerita dua pelajar. Mereka berada dalam bagian dari keterlibatan generasi muda daerah dalam rangkaian kenegaraan yang berlangsung di kawasan ibu kota baru.

Mengapa Pengalaman Ini Penting bagi Generasi Muda Kukar?

Pengalaman Paskibraka di IKN memberi ruang bagi pelajar daerah untuk tampil dalam agenda nasional. Kesempatan seperti ini juga mempertemukan disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kebanggaan terhadap daerah dalam satu pengalaman.

Bagi Kukar, keterlibatan pelajar dalam Paskibraka menjadi gambaran bahwa potensi generasi muda daerah dapat hadir dalam kegiatan berskala nasional. Hal itu sekaligus memperkuat hubungan antara identitas daerah dan perkembangan Nusantara sebagai pusat pemerintahan baru.

Kisah Nazifa dan Revan juga memperlihatkan bahwa proses menuju panggung nasional dimulai dari lingkungan daerah. Seleksi, pembinaan, latihan, kemudian penugasan menjadi rangkaian yang membentuk kesiapan sebelum seorang pelajar dipercaya membawa nama daerah.

Pengalaman tersebut tentu tidak berhenti setelah upacara selesai. Nilai kedisiplinan dan tanggung jawab yang diperoleh selama pembinaan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali menjalani kehidupan sebagai pelajar dan bagian dari masyarakat.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Gandeng Media Kukar, Edukasi JKN Diperkuat Tangkal Disinformasi

Momen di IKN Menjadi Kenangan bagi Kukar

Setelah seluruh rangkaian tugas berakhir, suasana haru mewarnai penutupan tugas anggota Paskibraka. Bagi Nazifa dan Revan, pengalaman mengemban tugas di IKN menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka sebagai pelajar asal Kalimantan Timur.

Kebanggaan itu juga tidak hanya dirasakan oleh keduanya. Keluarga, sekolah, lingkungan asal, hingga masyarakat Kukar ikut memiliki alasan untuk mengapresiasi pencapaian tersebut.

Kehadiran pelajar Kukar dalam upacara HUT ke-81 RI di IKN memperlihatkan sisi lain pembangunan Nusantara. Di tengah pembangunan kawasan baru, generasi muda daerah juga mendapatkan ruang untuk mengambil bagian dalam sejarah.

Momen tersebut pada akhirnya bukan hanya soal siapa yang berdiri dalam barisan Paskibraka. Ada cerita tentang proses, latihan, keberanian mengambil kesempatan, serta nama daerah yang ikut dibawa ke panggung nasional.

Poin Penting

Insight Redaksi

Kisah Nazifa dan Revan menunjukkan bahwa pembangunan Nusantara bukan cuma soal gedung dan kawasan baru. Generasi muda Kukar ikut mengisi sejarahnya. Kada sedikit tantangannya, tapi kesempatan seperti ini penting dijaga agar pelajar daerah makin berani mengambil panggung nasional.

Bubuhan pelajar Kukar bisa menjadikan pengalaman ini pemantik untuk berprestasi, bukan sekadar bangga sesaat.

Bagikan jua artikel ini ke kawalan ikam supaya makin banyak yang tahu cerita putra-putri Kukar di IKN.

Penasaran bagaimana generasi muda Kalimantan Timur ikut mengisi cerita Nusantara? Pantau terus Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Siapa pelajar Kukar yang menjadi Paskibraka di IKN?

Nazifa Ramadani dan Revan Alvian merupakan dua pelajar asal Kutai Kartanegara yang disebut dalam sumber video sebagai bagian Paskibraka HUT ke-81 RI di IKN.

2. Apa tugas Nazifa Ramadani?

Dalam sumber video, Nazifa disebut dipercaya sebagai pembawa baki dalam rangkaian upacara pengibaran bendera.

3. Dari mana asal Revan Alvian?

Revan Alvian berasal dari Kabupaten Kutai Kartanegara dan disebut menjadi satu-satunya perwakilan dari Kecamatan Sanga-Sanga yang lolos hingga tingkat nasional.

4. Berapa lama latihan Paskibraka di IKN?

Sumber video menyebut Nazifa dan Revan menjalani latihan intensif selama dua pekan sebelum menjalankan tugas.

Sumber Informasi: Informasi ini telah tayang sebelumnya di Media Youtube @Balikpapantv_Official, dengan judul “PUTRA PUTRI KUKAR JADI BAGIAN PASKIBRA HUT RI KE 81 DI IKN”. Di-publikasikan kembali dengan angle dan style artikel balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
HUT ke-81 RI IKN paskibraka Kutai Kartanegara