Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Travel Umroh Bodong Tipu Puluhan Jamaah di Tenggarong, Kerugian Tembus Rp7 Miliar!

Rizkiyan Akbar • Jumat, 12 Desember 2025 | 13:57 WIB

Ilustrasi keberangkatan jamaah umroh di bandara.
Ilustrasi keberangkatan jamaah umroh di bandara.

Balikpapan TV - Hai Cess! Keresahan menyelimuti puluhan calon jamaah umroh di Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), setelah keberangkatan mereka tak kunjung terlaksana. Dugaan penipuan muncul, melibatkan pengusaha travel berinisial U, pemilik PT Al Husna Era Nusantara, yang kabarnya membawa lari uang jamaah miliaran rupiah.

Calon jamaah dan keluarganya kini dilanda ketidakpastian. Banyak yang sudah membayar tunai tapi jadwal keberangkatan tak jelas. Bahkan nomor ponsel U kini nonaktif, susah dihubungi. Situasi ini membuat banyak calon jamaah dan bubuhan sekitar ikut was-was.

Baca Juga: Kebakaran Hebat Menghantam Kukar! 3 Balita Tewas Dalam Kondisi Mengenaskan

Apa sebenarnya yang terjadi dengan keberangkatan jamaah umroh di Tenggarong?

Sejak dua pekan terakhir, banyak calon jamaah merasa dirugikan karena tidak ada kejelasan jadwal keberangkatan. Jumaidi Nur, salah satu keluarga calon jamaah, menuturkan bahwa istrinya seharusnya berangkat Januari 2026.

“Terakhir kali bertemu dengan U, dia cuma bilang agar bersabar. Setelah itu, nomornya sudah tidak aktif dan susah dihubungi,” ujarnya.

Dugaan penipuan ini cukup mengejutkan karena selama dua tahun terakhir, U masih dipercaya sebagai agen yang menitipkan jamaah ke travel resmi. Bahkan Jumaidi dan istrinya sudah pernah berangkat umrah lewat biro yang sama pada 2024 dan 2025. Kini, satu rombongan istri Jumaidi terdiri dari tujuh orang, semuanya menanti kejelasan.

Bagaimana kondisi PT Al Husna Era Nusantara menurut pihak berwenang?

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kutai Kartanegara, Nor Jali, menjelaskan bahwa perusahaan ini tidak terdaftar di lembaganya.

“Perusahaan itu ternyata tidak terdaftar di lembaga kami, dan kalau tidak salah berkantor pusat di Sangatta, Kutai Timur,” jelasnya.

Dugaan penipuan pertama kali muncul dari laporan komisaris PT Alhusna Era Nusantara di Sangatta, kemudian disusul aduan dari calon jamaah. Nor Jali menyebut kerugian jamaah mencapai Rp 5–7 miliar. Bubuhanmu pasti mikir, itu jumlah yang lumayan bikin pusing ya Cess.

Mengapa masalah baru muncul setelah U mendirikan perusahaannya sendiri?

Sebelumnya, U hanya bertindak sebagai agen yang menitipkan jamaah ke travel resmi, sehingga keberangkatan masih lancar. Namun, sejak mendirikan PT Al Husna Era Nusantara sendiri, masalah mulai muncul.

“Menitipkan calon jamaah ke beberapa travel sebenarnya diperbolehkan dan memang biasa dilakukan. Tapi sejak yang bersangkutan mendirikan perusahaannya sendiri, kasus gagal berangkat mulai bermunculan,” tambah Nor Jali.

Ini menunjukkan risiko ketika memilih biro perjalanan yang belum jelas legalitasnya. Bubuhanmu yang sedang merencanakan umrah, harus ekstra hati-hati Cess.

Apa langkah yang sudah dilakukan pihak berwenang untuk menangani kasus ini?

Pencarian terhadap U telah dilakukan selama dua pekan, namun hingga kini belum membuahkan hasil. Polisi pun sudah menerima laporan terkait dugaan penipuan ini. Nor Jali menambahkan, pihaknya berharap kasus ini bisa segera terselesaikan agar jamaah tidak terlalu lama dirugikan.

Selain itu, Kemenhaj Kukar aktif memantau perusahaan-perusahaan travel. Langkah preventif ini penting agar kasus serupa tidak terjadi lagi. Bubuhanmu pasti ingin semua jamaah bisa berangkat dengan tenang Cess.

Bagaimana masyarakat bisa melindungi diri dari travel ilegal?

Kemenhaj Kukar mengingatkan masyarakat untuk selalu mengecek legalitas travel sebelum membayar. “Badan usaha itu ternyata tidak terdaftar di Kementerian Agama maupun Kementerian Haji dan Umrah,” pungkas Nor Jali.

Masyarakat bisa datang langsung ke kantor kementerian untuk memastikan legalitas biro perjalanan. Saat ini, hanya ada dua travel resmi di Kukar, yakni PT Hanas dan Kutai Holiday.

Tips singkat sebelum transfer uang: Pastikan nomor kontak valid, kantor jelas, dan review calon jamaah sebelumnya. Ini bisa mengurangi risiko kerugian Cess.

Yuk, bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya banyak yang semakin paham tentang bahaya travel ilegal, Cess!

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, Bukan Sekadar Info Biasa!

 

FAQ

1. Adakah travel resmi lain selain PT Hanas dan Kutai Holiday di Kukar?

Saat ini, kedua travel tersebut tercatat resmi di Kemenhaj Kukar. Travel lain yang tidak terdaftar sebaiknya dihindari.

2. Bagaimana cara memastikan legalitas travel umroh?

Bisa langsung menghubungi Kemenhaj Kukar atau datang ke kantor untuk verifikasi data perusahaan.

3. Apa yang harus dilakukan jika sudah terlanjur membayar ke travel ilegal?

Segera laporkan ke polisi dan Kemenhaj untuk tindak lanjut pengembalian dana atau keberangkatan pengganti.

 

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

 

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Editor : Arya Kusuma
#tenggarong #umroh #travel #PT Al Husna Era Nusantara #kukar #jamaah