Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Dukungan Pemerintah Kukar Perkuat Gapoktan Mangkurawang dalam Panen Raya Padi dan Serapan Gabah oleh Bulog

AdminBTV • Sabtu, 13 September 2025 | 00:01 WIB

Memang Beda!
Memang Beda!

Balikpapantv.id - Hai Cess! Kabar segar datang dari Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Rabu (10/9), hamparan sawah hijau di sana jadi saksi panen raya padi bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Pemkab Kukar, serta para petani yang tergabung dalam Gapoktan Mangkurawang. Dari lahan seluas 137 hektare, potensi panen kali ini diperkirakan mencapai 4 ton per hektare.

Momen ini bukan sekadar panen biasa, tapi jadi bukti nyata langkah nyata mewujudkan ketahanan pangan di daerah. Petani, pemerintah, hingga Bulog bahu-membahu dalam kerja sama yang saling menguatkan. Dukungan berupa bibit padi unggul dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kukar hingga bantuan alsintan cultivator menjadi pemantik semangat para petani.

Semangat Petani Mangkurawang Raih Hasil Panen Melimpah

Produktivitas padi di Mangkurawang terbilang stabil. Panen kali ini menunjukkan potensi 4 ton per hektare, hasil dari kerja keras dan gotong royong.

Lurah Mangkurawang Ardiansyah bersama Ketua Gapoktan Yuhardiansyah menyebut pencapaian ini lahir dari dukungan nyata pemerintah daerah dan ketekunan para petani.

Dukungan Pemerintah Jadi Pendorong Ketahanan Pangan

Disketapang Kukar memberikan bibit unggul dan satu unit cultivator untuk menunjang produktivitas petani. Bantuan ini jadi energi positif di lapangan.

Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum juga menyiapkan jalan tani, memudahkan mobilitas hasil panen. Dukungan infrastruktur terbukti jadi penggerak utama petani terus semangat.

Tantangan Irigasi Masih Jadi PR Serius

Meski panen melimpah, petani masih menghadapi kendala soal irigasi. Saluran air belum memadai, sehingga mereka harus menggali manual agar air bisa mengalir.

“Karena saluran belum memadai, kami masih harus menggali manual agar air bisa mengalir. Padahal irigasi sangat penting untuk mendukung produktivitas,” ujar Yuhardiansyah.

Baca Juga: Sejarah Panjang Teknologi dari Masa Prasejarah ke Masa Kini yang Menghubungkan Inovasi dan Perubahan Peradaban

Gapoktan Mangkurawang Ingin Maju Bersama dan Mandiri

Gapoktan Mangkurawang kini menaungi 362 petani dengan total lahan sawah 239,25 hektare. Produktivitas padi berkisar 3,5–4 ton dengan IP 2.

Kerja sama dengan Bulog juga berjalan baik, tercatat 97 ton gabah kering panen terserap dengan harga Rp6.500. Capaian ini bikin petani makin percaya diri.

Harapan Baru untuk Petani Mangkurawang

Gapoktan menilai excavator mini dibutuhkan untuk mempercepat pengelolaan irigasi. Efisiensi jadi kunci agar hasil panen makin maksimal.

Yuhardiansyah berharap perhatian pemerintah terus berlanjut. Baik dalam penyediaan air, sarana produksi, maupun peningkatan akses jalan tani.

Semua Pihak Kompak, Panen Raya Jadi Bukti Kerja Nyata

Panen raya di Mangkurawang bukan hanya tentang hasil padi, tapi juga tentang kerja sama lintas sektor. Dari pemerintah, petani, hingga Bulog.

“Kami harap Gapoktan kami bisa terus menjadi wadah petani maju bersama, mandiri dan sejahtera. Serta mendapat perhatian dari pemerintah,” tutup Yuhardiansyah.

Yuk, sebarkan semangat petani Mangkurawang ini biar makin banyak yang tahu kerja keras mereka untuk ketahanan pangan daerah. Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, 'Bukan Sekedar Berita Biasa!'

Photo
Photo

Editor : Arya Kusuma
#Gapoktan Mangkurawang Kukar #Panen raya padi Mangkurawang #Petani dan irigasi Mangkurawang