Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

MacBook Neo Rp10 Jutaan, Laptop Apple Berchip iPhone yang Mencuri Perhatian

Bayu Actaviansyah Ramadhani • Selasa, 2 Juni 2026 | 20:02 WIB
MacBook Neo Basic Silver dengan desain aluminium premium dan chipset Apple A18 Pro untuk kebutuhan harian. (BTV/Ai)
MacBook Neo Basic Silver dengan desain aluminium premium dan chipset Apple A18 Pro untuk kebutuhan harian. (BTV/Ai)

Durasi Baca: 4 Menit

Topik: MacBook Neo hadir sebagai laptop entry-level Apple dengan chipset A18 Pro dan harga sekitar Rp10 jutaan.

Ikhtisar: MacBook Neo menawarkan kombinasi menarik antara harga yang lebih terjangkau, performa berbasis chipset Apple A18 Pro, serta daya tahan baterai panjang. Namun, beberapa fitur premium khas MacBook harus dikorbankan demi menjaga harga tetap kompetitif.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Apple kembali mengguncang pasar laptop dengan menghadirkan MacBook Neo, perangkat entry-level yang membawa chipset Apple A18 Pro dari lini iPhone ke dalam ekosistem macOS penuh. Dengan harga sekitar Rp10 jutaan, laptop ini langsung mencuri perhatian karena menawarkan pengalaman Apple yang selama ini identik dengan banderol lebih tinggi.

Penasaran apakah laptop murah Apple ini benar-benar layak dipertimbangkan atau sekadar alternatif ekonomis semata? Simak ulasan lengkapnya sampai habis. Banyak hal menarik di balik perangkat ini, Ces!

Baca Juga: Perbandingan Mouse Gaming Rp16 Ribu sampai Rp2 Juta, Mana Paling Masuk Akal?

Mengapa MacBook Neo Langsung Menarik Perhatian?

Jawabannya ada pada kombinasi harga dan strategi yang diambil Apple. MacBook Neo diposisikan sebagai laptop Apple paling terjangkau yang tersedia secara resmi di Indonesia.

Alih-alih memakai chip seri M seperti MacBook Air, perangkat ini mengandalkan Apple A18 Pro yang sebelumnya dikenal sebagai otak iPhone 16 Pro. Langkah tersebut membuat banyak orang penasaran terhadap kemampuan sebenarnya.

Bagi pengguna yang ingin masuk ke ekosistem macOS tanpa mengeluarkan dana besar, kehadiran MacBook Neo membuka peluang yang selama ini terasa cukup jauh.

Bagaimana Desain dan Kualitas Bodinya?

MacBook Neo tetap membawa identitas desain Apple yang sederhana namun premium. Varian Basic Silver tampil aman, elegan, dan cocok digunakan di berbagai situasi.

Material aluminium dengan finishing dove membuat bodinya terasa kokoh saat digenggam. Menariknya, logo Apple di bagian belakang juga menggunakan efek serupa sehingga noda sidik jari tidak terlalu mudah terlihat.

Dimensinya lebih ringkas dibanding MacBook Air. Bobotnya juga ringan sehingga nyaman dibawa untuk aktivitas harian, baik belajar maupun bekerja.

Tampilan keyboard putih MacBook Neo yang nyaman digunakan untuk belajar dan bekerja. (BTV/Ai)
Tampilan keyboard putih MacBook Neo yang nyaman digunakan untuk belajar dan bekerja. (BTV/Ai)

Seberapa Kencang Performa Chipset Apple A18 Pro?

Performa menjadi nilai jual utama laptop ini. Meski berasal dari platform smartphone, Apple A18 Pro mampu menjalankan macOS versi 26.4 secara penuh.

Pada pengujian Cinebench R23 selama 10 menit, skor single-core mencapai 1.820 dan multi-core menyentuh angka 5.526. Hasil tersebut menunjukkan kemampuan yang cukup mengejutkan untuk kelas entry-level.

Dalam penggunaan nyata, aktivitas mengetik, membuka banyak tab browser, streaming, hingga pengolahan foto ringan berjalan lancar. DaVinci Resolve juga mampu menangani editing video Full HD 60fps dengan playback yang responsif.

Baca Juga: Review iPhone 11 Pro di 2026, Build Premium Tapi Baterai Jadi Sorotan

Apa Keunggulan Baterai dan Sistem Pendinginnya?

Efisiensi daya menjadi salah satu sisi paling menonjol. Berkat arsitektur 3nm milik A18 Pro, MacBook Neo mampu bertahan hingga 16 jam untuk pemutaran video.

Laptop ini juga mengusung desain fanless tanpa kipas. Saat digunakan untuk pekerjaan ringan, suhu bodi tetap nyaman. Hangat baru mulai terasa ketika rendering video atau menjalankan game.

Ada satu catatan kecil. Charger bawaan yang disertakan hanya berdaya 20W sehingga pengisian dari 10 persen hingga penuh membutuhkan sekitar 2,5 jam.

Fitur Apa Saja yang Dikurangi Demi Harga Rp10 Jutaan?

Harga yang lebih ramah tentu datang bersama sejumlah kompromi. Apple memangkas beberapa fitur yang biasanya ditemukan pada model lebih tinggi.

Beberapa pengurangan yang paling terasa antara lain:

1. Port terbatas

2. Layar lebih sederhana

3. Fitur keyboard dan keamanan

Meski demikian, keyboard tetap nyaman digunakan berkat ukuran tombol yang besar dan respons yang baik.

Siapa yang Paling Cocok Menggunakan MacBook Neo?

MacBook Neo bukan perangkat yang ditujukan untuk kebutuhan produksi konten berat atau pekerjaan grafis kompleks. Fokusnya jelas pada penggunaan harian yang praktis.

Laptop ini cocok untuk pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran, hingga pengguna baru yang ingin merasakan pengalaman macOS tanpa harus membeli seri MacBook yang lebih mahal.

Dengan performa yang cukup gesit, baterai awet, dan kualitas bodi khas Apple, perangkat ini menawarkan titik masuk yang menarik ke dalam ekosistem Apple.

Baca Juga: Windows Atlas Bikin Laptop Lemot Jadi Ngebut Modal Rp85 Ribu

Poin Penting:

Insight redaksi: Kehadiran MacBook Neo menunjukkan bahwa Apple mulai membuka akses yang lebih luas ke ekosistem macOS. Menariknya, strategi ini tidak dilakukan dengan menurunkan kualitas bodi, melainkan memilih memangkas fitur yang bagi sebagian pengguna bukan kebutuhan utama. Dari sudut pandang pasar Indonesia, perangkat seperti ini berpotensi menarik perhatian pelajar dan pekerja muda yang mengincar stabilitas macOS tanpa harus mengeluarkan dana jauh lebih besar. Pilihannya cukup masuk akal pang. Apalagi bagi pengguna yang mengutamakan mobilitas dan baterai awet.

Kalau informasi ini dirasa bermanfaat, bagikan jua ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham posisi MacBook Neo di pasar laptop saat ini.

Masih penasaran apakah MacBook Neo bakal menjadi pintu masuk baru menuju ekosistem Apple? Ikuti terus perkembangan teknologi terbaru hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Berapa harga MacBook Neo varian basic?
Sekitar Rp10 jutaan untuk unit resmi Indonesia.

2. Chipset apa yang digunakan MacBook Neo?
Apple A18 Pro yang juga digunakan pada iPhone 16 Pro.

3. Apakah MacBook Neo menggunakan macOS penuh?
Ya, perangkat ini menjalankan macOS versi 26.4 secara penuh.

4. Apakah MacBook Neo memiliki Touch ID?
Tidak, fitur Touch ID tidak tersedia pada varian termurah.

5. Berapa lama daya tahan baterainya?
Hingga 16 jam untuk pemutaran video.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
#macOS 26.4 #MacBook Neo #Apple A18 Pro