Topik: PC Rakitan Kere Hore 500 Ribuan 2026 Tampil Minimalis dan Masih Fungsional
Durasi Baca: 4 menit
Balikpapan TV - Hai Ces! Di saat harga rakit PC makin bikin dompet mikir dua kali, sebuah eksperimen PC “Kere Hore” justru ramai dibahas karena tampil beda. Bukan cuma modal sekitar Rp500 ribuan, rakitan ini juga hadir tanpa casing biasa. Motherboard sampai hard disk ditempel di atas bodi PSU memakai karton board bekas paket yang dicat hitam. Hasilnya? Minimalis, hemat ruang, tapi tetap bisa dipakai kerja harian dan gaming tipis-tipis.
Buat bubuhan yang penasaran apakah PC murah begini cuma sekadar proyek iseng atau memang masih layak dipakai di 2026, artikel ini bakal kupas tuntas racikan komponennya sampai konsep desain anti-mainstream yang bikin banyak orang melirik. Santai pang, baca sampai habis Ces!
Baca Juga: Xiaomi Home Appliance 510 Liter Resmi Dibahas, Fitur Fresh Zone Jadi Daya Tarik
Kenapa PC Kere Hore 500 Ribuan Ini Ramai Dibahas?
Rakitan ini muncul dari kanal YouTube Kere Tech sebagai perayaan 20 ribu subscriber. Menariknya, PC tersebut bukan dijual, tapi dijadikan hadiah giveaway lengkap dengan ongkir yang ditanggung kreator. Dari situ perhatian warganet langsung tertuju ke konsepnya yang beda sendiri.
Alih-alih memakai casing standar, kreator justru memanfaatkan karton board bekas packing sebagai dudukan motherboard dan hard disk. Setelah dipilok hitam dan ditempel stiker “20K Subscribe”, tampilannya malah terasa mirip test bench mini yang ringkas. Kadada kesan murahan pang kalau dilihat sekilas, Ces.
Apa Isi Dapur Pacu PC Murah Ini?
Meski budgetnya tipis, racikan komponennya masih masuk akal buat kebutuhan dasar. Prosesornya memakai Intel Core i5-2400 generasi kedua dengan 4 core dan 4 thread. Buat kerja office, browsing, sampai streaming video, tenaga lawas ini ternyata masih sanggup diajak jalan.
Motherboard yang dipakai memakai chipset H61 merek XTAR atau ODM kondisi bekas. Nilai menariknya ada di fleksibilitas upgrade karena masih mendukung prosesor Intel generasi ketiga. RAM yang dipasang cuma 4 GB DDR3 dual channel, sedangkan penyimpanannya mengandalkan HDD Seagate 250 GB bekas. Memang sederhana, tapi masih fungsional buat harian. Nah, di sinilah konsep “cukup dulu dipakai” terasa kuat sih Ces.
Seaman Apa Desain Tanpa Casing dari Karton Board?
Bagian ini paling bikin orang angkat alis. Banyak yang mengira rakitan berbahan karton bakal rawan korslet. Tapi kreator menjelaskan kalau jarak antar komponen tetap dijaga memakai kaki sekrup casing standar supaya aliran udara tetap aman.
Motherboard juga tidak langsung menempel ke PSU karena ada lapisan pemisah dari karton board tebal tadi. Pendinginnya masih memakai stock cooler bawaan Intel plus thermal paste murah Rp5 ribuan. Simpel memang, tapi konsepnya dibuat supaya tetap aman dipakai untuk pemakaian normal. Kada asal tempel lalu selesai pang, ada perhitungan jaraknya jua Ces.
Masih Kuat Buat Aktivitas Harian dan Gaming Ringan?
Kalau berharap performa setara PC modern tentu kada bisa. Tapi untuk mengetik artikel, buka browser, streaming, sampai multitasking ringan, PC ini masih layak dipakai. Kombinasi i5 generasi kedua dan RAM dual channel masih cukup buat kebutuhan dasar harian.
Game e-sports ringan juga masih bisa dijalankan dengan penyesuaian tertentu. Hanya saja, penggunaan HDD membuat booting Windows dan loading aplikasi terasa lebih lambat dibanding SSD. Selain itu, RAM 4 GB membuat pengguna harus pintar mengatur tab browser supaya sistem tetap enteng. Nah itu sudah, buka tab puluhan terus berharap lancar, gimana kada ngos-ngosan PC-nya Ces.
Upgrade Apa yang Paling Disarankan Buat Rakitan Ini?
Dari seluruh komponen, upgrade paling terasa dampaknya ada di sektor penyimpanan dan RAM. Menambahkan SSD murah kapasitas 120 GB buat sistem operasi bisa bikin pengalaman pakai terasa jauh lebih responsif.
Naik ke RAM 8 GB juga jadi langkah realistis supaya multitasking lebih nyaman. Karena motherboard H61 masih mendukung upgrade prosesor Intel generasi ketiga, pengguna juga punya ruang pengembangan jika nanti ada dana tambahan. Jadi walau lahir dari konsep “kere hore”, rakitan ini masih punya napas buat berkembang. Kada mentok di tempat pang, Ces.
Baca Juga: Hisense C2 Ultra Masuk Radar Home Cinema Premium, Visual 300 Inci Ini Jadi Sorotan
Poin Penting:
-
PC “Kere Hore” dirakit dengan estimasi biaya sekitar Rp500 ribu.
-
Menggunakan desain open-case berbahan karton board bekas paket.
-
Prosesor Intel Core i5-2400 masih cukup untuk kebutuhan harian.
-
HDD 250 GB jadi titik paling terasa lambat dibanding standar PC modern.
-
Upgrade SSD dan RAM jadi langkah paling disarankan.
Insight: Rakitan PC murah begini menunjukkan satu hal penting, performa komputer itu kada selalu soal komponen mahal. Banyak pengguna harian sebenarnya cuma perlu perangkat stabil buat kerja ringan, browsing, atau ngetik artikel. Konsep open-case dari Kere Tech juga memperlihatkan kreativitas lokal yang dekat dengan kondisi pengguna budget tipis. Di Balikpapan sendiri, model rakitan hemat ruang begini cocok buat meja kerja kecil atau setup kamar sederhana. Kadang yang dicari itu fungsi dulu pang, baru gaya menyusul.
Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam yang lagi cari inspirasi rakit PC murah supaya makin banyak yang paham opsi hemat di 2026, Ces!
Biar kada ketinggalan racikan teknologi unik dan info seru lainnya, pantau terus Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!
FAQ:
-
Apa itu PC Kere Hore?
PC Kere Hore adalah istilah rakitan komputer budget minim yang tetap fungsional untuk kebutuhan dasar harian. -
Apakah PC tanpa casing aman digunakan?
Dalam proyek ini, komponen dipasang dengan jarak aman menggunakan dudukan dan sekrup agar tidak langsung menempel. -
Bisakah PC Rp500 ribuan dipakai gaming?
Masih bisa untuk game ringan atau e-sports dengan pengaturan grafis dan resolusi tertentu. -
Upgrade pertama yang paling disarankan apa?
SSD dan penambahan RAM menjadi 8 GB jadi peningkatan paling terasa untuk performa harian.