Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Energi Baru DevFest Bandung 2025 Hidupkan Denyut Inovasi Teknologi, Simak Keseruannya Disini

Arya Kusuma • Kamis, 4 Desember 2025 | 08:16 WIB

Google Developers Groups (GDG) Bandung menggelar acara DevFest Bandung 2025, tema AI dan cloud.
Google Developers Groups (GDG) Bandung menggelar acara DevFest Bandung 2025, tema AI dan cloud.

Balikpapan TV - Kamis, 4 Desember 2025, Hai Cess! Auditorium Universitas Kristen Maranatha dipenuhi lautan antusiasme. Sekitar dua ribu peserta dari berbagai latar belakang duduk rapat sejak pagi, menunjukkan satu hal yang sama: rasa ingin tahu yang tinggi terhadap perkembangan teknologi.

Sebuah momentum besar tersaji di DevFest Bandung 2025, perhelatan akbar besutan Google Developers Groups (GDG) Bandung yang tahun ini membawa tema Building Safe, Secure and Scalable Solutions with AI and Cloud. Di titik inilah Bandung kembali menegaskan reputasinya sebagai rumah inovasi dan tempat bubuhan teknologi bertemu, berjejaring, dan berkembang.

Gelombang energi positif langsung menyeruak begitu pintu auditorium dibuka. Nuansanya seperti festival ide, di mana para peserta merasakan pengalaman belajar yang padat, dinamis, dan inspiratif Cess.

Apa yang membuat DevFest Bandung 2025 jadi magnet besar para penggiat teknologi

Perhelatan yang digelar oleh GDG Bandung ini memang dirancang sebagai tempat berkumpulnya developers, mahasiswa, profesional, hingga masyarakat umum yang ingin memperluas wawasan tentang dunia digital. Formatnya memadukan tech conference, lightning talks, panel discussion, hingga live podcast bersama para expert speaker. Semua disusun untuk menjembatani konsep dan praktik pada level paling membumi.

Hadian Rahmat, selaku GDG Lead Organizer, mengungkapkan rasa bangganya. Ia mengatakan, “Merealisasikan DevFest Bandung 2025 merupakan sebuah kebanggaan tersendiri. Melalui perhelatan ini, kami menegaskan posisi Kota Bandung sebagai episentrum inovasi teknologi di Jawa Barat. Berkat dedikasi dari para volunteer, acara ini berhasil menjadi katalisator dalam memperkuat kolaborasi dan membangun ekosistem digital yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.”

Pengakuan dari Hadian mengunci satu pesan penting: DevFest bukan hanya ajang belajar, tetapi ritual tahunan yang merawat ekosistem teknologi agar tetap hidup, maju, dan saling menguatkan.

Bagaimana sambutan pemerintah memperkuat arah pengembangan teknologi di Jawa Barat

Dukungan pemerintah terasa kuat melalui kehadiran Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Bapak Dr. Iendra Sofyan, ST., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan kesiapan pemerintah untuk terlibat dalam pemanfaatan teknologi digital bagi masyarakat, terutama dalam pemajuan kebudayaan.

Pernyataan tersebut memberi napas segar bagi banyak peserta yang melihat kolaborasi ini sebagai sinyal positif. Dalam konteks pembangunan, sinergi pemerintah dan komunitas teknologi ibarat dua sisi mata uang yang saling melengkapi: komunitas menyediakan inovasi, pemerintah mengawal implementasi agar manfaatnya dirasakan lebih luas.

Simbol formal pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong. Suaranya membahana memenuhi ruangan dan menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan sejak pagi hingga petang. Sentuhan simbolik itu terasa seperti pesan: dunia digital Jawa Barat tidak hanya bergerak, tapi juga melaju bersama.

Baca Juga: Saham Asia Pulih Usai Tekanan Global Mereda, Sentimen Investor Kembali Naik Rebound Bitcoin ke 90 Ribu Dolar Warnai Pemulihan Pasar Asia Hari Ini

Apa saja rangkaian acara yang bikin peserta betah dari pagi sampai petang

Konten kegiatan disusun dengan padat, interaktif, dan mengalir. Ada tech conference, lightning talks, panel discussion lecture, women empowerment session, live podcast, hingga hands-on workshop yang memberi kesempatan belajar langsung. Sebanyak 20 expert speaker turun berbagi pengalaman lapangan, membuat setiap sesi terasa relevan dan aplikatif.

Bagi para peserta, momen paling ditunggu tentu hands-on workshop. Mereka bisa berdiskusi langsung, praktik, dan menguji pemahaman dalam situasi nyata. Raihan, mahasiswa Informatika berusia 18 tahun, menyampaikan kesannya dengan wajah berbinar.

“Sebagai mahasiswa informatika, saya terpuaskan dengan acara DevFest Bandung 2025, terutama sesi hands-on workshop yang menurutnya sangat membantu dalam menemukan perspektif baru yang dapat diterapkan pada proyeknya,” ujarnya.

Bagi bubuhan mahasiswa yang hadir, pengalaman semacam itu terasa seperti pintu baru terbuka: memberi gambaran nyata tentang arah industri dan keterampilan yang perlu dikembangkan.

Siapa saja sponsor yang berkontribusi dan apa pengaruhnya terhadap kualitas acara

Penyelenggaraan besar seperti ini tentu tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. DevFest Bandung 2025 disokong oleh sponsor seperti Logitech, WPU Course, Kliktron, Goers, MSI, dan Torch. Kehadiran sponsor membuat banyak fasilitas dapat dinikmati peserta, dari booth pengalaman teknologi hingga akses perangkat untuk demonstrasi.

Tak hanya itu, tahun ini DevFest membawa semangat keberlanjutan dengan menggandeng Hareudang Bandung untuk membantu manajemen food waste. Kolaborasi itu membentuk pola pikir baru: teknologi dan keberlanjutan harus melangkah beriringan. Langkah kecil yang berdampak, sekaligus memberi contoh nyata bahwa acara besar pun bisa ramah lingkungan Cess.

Apa manfaat nyata yang dibawa peserta setelah mengikuti DevFest Bandung 2025

Manfaat paling terasa tentu peningkatan wawasan tentang AI dan cloud. Peserta mendapatkan materi mendalam dan berbagai demonstrasi teknologi yang aplikatif. Banyak yang membawa pulang perspektif baru, terutama tentang bagaimana membangun solusi aman, terukur, dan dapat diandalkan dalam jangka panjang.

Selain itu, peserta juga pulang dengan jejaring baru. Di sinilah DevFest memberi nilai tambah: ruang interaksi informal yang mendorong kolaborasi lintas komunitas, lintas kampus, bahkan lintas profesi.

Dalam suasana santai, para peserta saling bertukar cerita, saling menambah pengetahuan, dan menemukan peluang baru. Tips singkat bagi bubuhan yang ingin memaksimalkan event serupa: selalu siapkan catatan kecil, aktif bertanya, dan jangan ragu memperkenalkan diri. Jejaring adalah kunci dalam dunia teknologi Cess.

DevFest Bandung 2025 menghadirkan 2.000 peserta di Auditorium Universitas Kristen Maranatha melalui rangkaian sesi inspiratif seputar AI dan cloud. Acara diselenggarakan GDG Bandung, didukung pemerintah, sponsor teknologi, serta diwarnai workshop interaktif dan komitmen keberlanjutan.

Momentum ini memperkuat Bandung sebagai pusat inovasi digital dan wadah berkembangnya bubuhan teknologi. Ayo sebarkan artikel ini ke bubuhanmu yang ingin update perkembangan teknologi Cess.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

 

FAQ

Apa tujuan utama DevFest Bandung 2025
Untuk memperluas wawasan peserta tentang teknologi AI dan cloud, sekaligus memperkuat ekosistem digital yang inklusif.

Siapa penyelenggara DevFest Bandung 2025
Acara ini diselenggarakan oleh Google Developers Groups (GDG) Bandung dengan dukungan pemerintah dan sponsor teknologi.

Apakah peserta mendapatkan kesempatan praktik langsung
Ya, melalui sesi hands-on workshop di mana peserta dapat berdiskusi dan praktik bersama para expert speaker.

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Editor : Arya Kusuma
#DevFest Bandung #GDG Bandung #AI and Cloud Solutions #Universitas Kristen Maranatha