Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

FlyMore Combo Plus DJI Mini 5 Pro: Si Kecil dengan Fitur Premium

AdminBTV • Selasa, 21 Oktober 2025 | 07:10 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! DJI kembali bikin gebrakan di dunia drone portabel. Yap, kali ini lewat DJI Mini 5 Pro FlyMore Combo Plus yang hadir dengan segudang peningkatan — dari sensor kamera yang lebih besar, sistem penghindaran rintangan baru, hingga desain yang makin matang buat para kreator udara.

Kalau sebelumnya Mini 4 Pro sudah digadang-gadang sebagai drone serbaguna paling praktis, maka Mini 5 Pro datang sebagai penyempurnanya. Meski belum dirilis resmi di AS karena pembatasan tertentu, para pengulas sudah bisa mencicipinya. Yuk kita bedah satu-satu, mulai dari unboxing sampai fitur gila-gilanya yang siap bikin kamu tergoda terbang tinggi!

Apa yang Baru di Paket FlyMore Combo Plus DJI Mini 5 Pro?

Paket FlyMore Combo Plus ini memang bukan main lengkapnya. Selain drone-nya sendiri, kamu bakal nemuin remote control DJI RC 2 dengan layar bawaan yang udah jadi favorit banyak pilot drone karena simpel dan responsif. RC 2 juga masih kompatibel dengan drone lain — jadi satu remote buat semua, praktis bukan?

Yang menarik, antenanya kini bisa ditarik keluar biar sinyal makin stabil waktu terbang jauh. DJI juga kasih sentuhan baru di tas bawaan: warna hitam elegan dan ukuran yang lebih lega dibanding versi Mini 4 Pro. Di dalamnya, kamu bakal nemuin hub charger berwarna abu-abu gelap, set filter ND (ND8, ND32, ND128), enam baling-baling cadangan, serta kabel USB-C untuk transfer data dan isi daya. Komplit, siap terbang langsung!

Bagaimana Desain dan Fitur DJI Mini 5 Pro Berbeda dari Sebelumnya?

Secara visual, Mini 5 Pro tampil dengan warna abu-abu yang lebih gelap—memberi kesan profesional dan tangguh. Detail kecil seperti pelindung gimbal juga dirombak total. Sekarang berbentuk satu bagian dengan tali pengikat yang simpel, bikin pasang-lepasnya lebih praktis tanpa drama.

Namun perubahan terbesar ada di bagian propellers. Kalau dulu harus buka sekrup satu-satu, kini cukup push-and-twist, langsung terpasang! Sistem quick-release ini jelas menghemat waktu, apalagi buat pengguna yang sering bongkar pasang di lapangan. Oh iya, penyimpanan internalnya juga naik drastis: dari hanya beberapa GB di Mini 4 Pro, sekarang jadi 40–42 GB. Jadi nggak perlu panik kalau lupa bawa kartu SD tambahan, Cess!

Apa Keunggulan Kamera dan Sensor Baru di Mini 5 Pro?

Nah, ini bagian yang paling ditunggu. Mini 5 Pro kini pakai sensor 1 inci—loncatan besar dari 1/1.3 inci di Mini 4 Pro. Artinya, hasil foto dan video di kondisi cahaya rendah bakal jauh lebih bersih dan detail. DJI benar-benar ingin menjadikan Mini 5 Pro sebagai alat kreatif yang bisa diandalkan, bahkan di sore temaram atau ruangan redup.

Selain itu, kamera bisa berputar sampai 225 derajat, bukan cuma horizontal ke vertikal seperti biasanya. Gerakan rotasi ini memberi efek sinematik unik yang selama ini cuma bisa dilakukan di drone kelas atas. Pengulas menyebutnya “crazy effects”, dan ya, hasilnya memang sekeren itu.

Baca Juga: Film Getih Ireng: Horor Lokal dengan Visual Menawan tapi Cerita Tersesat

Seberapa Canggih Sistem Sensor dan Penghindaran Rintangannya?

Kalau kamu pernah cemas drone menabrak pohon atau tembok, DJI menjawab lewat sistem sensor baru. Posisi sensor visualnya mirip dengan Mini 4 Pro tapi kini lebih lebar, memberi bidang pandang yang lebih luas. Di bagian depan, ada tambahan sensor LiDAR—fitur yang biasanya cuma ditemukan di perangkat premium.

LiDAR ini berfungsi luar biasa di kondisi minim cahaya dan meningkatkan akurasi fitur Return to Home saat sinyal mulai lemah. Tapi jangan salah, sensor ini hanya di bagian depan, bukan di samping atau belakang. Sementara di bawah, sistem sensor dan lampu bantu pendaratan masih dipertahankan, tetap membantu ketika take-off atau mendarat di area gelap.

Bagaimana dengan Ukuran, Berat, dan Daya Tahan Baterai?

Mini 5 Pro kini sedikit lebih besar dan tinggi setengah inci dari pendahulunya. Tapi yang keren, drone ini bisa langsung menyala otomatis saat kaki-kakinya dibuka—fitur kecil yang terasa premium dan memudahkan pengguna.

Baterai yang digunakan adalah versi Plus Battery dengan kapasitas lebih besar, meski itu berarti berat totalnya naik jadi 297 gram. Jadi, drone ini melewati batas regulasi 250g, tapi sepadan dengan daya tahan terbang yang lebih lama. Dan yang menarik, baterai Mini 5 Pro bisa digunakan di Mini 4 Pro dan sebaliknya. Kompatibilitas semacam ini jelas bikin nilai tambah tersendiri bagi para pengguna lama.

DJI Mini 5 Pro membawa evolusi nyata dari seri Mini. Lebih bertenaga, lebih cerdas, dan lebih ramah pengguna. Dari sistem baling-baling baru, memori internal besar, hingga sensor LiDAR yang futuristik — semua terasa dirancang untuk pengalaman terbang yang makin aman dan kreatif.

Kalau kamu pencinta aerial videography atau sekadar hobi mengabadikan momen dari ketinggian, Mini 5 Pro jelas bukan sekadar upgrade kecil. Ia adalah alat yang membuka cara baru melihat dunia dari udara.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"(Rohman)

 

FAQ

1. Apakah baterai DJI Mini 4 Pro bisa digunakan di Mini 5 Pro?
Ya, berdasarkan pengujian awal, kedua baterai tampak kompatibel meski perlu verifikasi lebih lanjut dalam penerbangan.

2. Apa fungsi sensor LiDAR di DJI Mini 5 Pro?
Sensor ini membantu drone mengenali lingkungan lebih akurat di kondisi gelap, terutama untuk fungsi Return to Home.

3. Apakah Mini 5 Pro masih di bawah 250g seperti seri sebelumnya?
Tidak. Dengan Plus Battery, beratnya 297g—tapi daya tahannya meningkat signifikan.

Editor : Arya Kusuma
#Drone terbaru DJI #FlyMore Combo Plus #DJI Mini 5 Pro