Balikpapan TV - Hai Cess! Infinix Hot 60 Pro resmi hadir di pasar Indonesia dan langsung jadi sorotan. Di kelas harga Rp2 jutaan, ponsel ini tampil berani dengan desain super tipis, layar AMOLED 1.5K 144Hz, dan baterai besar 5.160 mAh. Lalu, apa saja yang membuatnya begitu menarik hingga disebut “pembakar pasar entry level”? Yuk, kita kupas tuntas, Cess!
Ponsel ini bukan sekadar murah dengan spesifikasi tinggi. Infinix sepertinya benar-benar berambisi mendobrak batas kelas entry-level, terutama lewat desain tipis 6,6 mm yang terasa ringan di tangan. Tidak hanya itu, kolaborasinya dengan game Free Fire juga menambah nilai tambah buat anak muda yang doyan main gim dan ingin tampil beda. Penasaran? Lanjut baca, Cess, bakal makin seru!
Apa yang bikin desain Infinix Hot 60 Pro jadi istimewa?
Desain tipis dan ringan jadi kartu as utama. Dengan ketebalan hanya 6,6 mm dan bobot 170 gram, ini adalah HP Infinix paling tipis yang pernah dirilis. Walaupun ramping, daya tahannya nggak bisa diremehkan: sudah bersertifikat IP64 alias tahan cipratan air dan debu, serta dilapisi Corning Gorilla Glass 7i.
Bagian belakang ponsel hadir dengan gradasi warna halus dan desain kamera membulat mirip seri Vivo V. Aura elegan langsung terasa, apalagi dengan warna Sapphire Blue yang unboxing-nya sempat viral. Namun, jangan terkecoh — dari tiga lubang kamera, hanya satu yang aktif, yaitu kamera utama 50MP, sementara dua lainnya adalah sensor tambahan dan IR blaster penyamar.
Seberapa canggih layar AMOLED-nya di kelas harga Rp2 jutaan?
Layar menjadi bintang utama di Hot 60 Pro. Di segmen ini, jarang ada ponsel dengan panel AMOLED resolusi 1.5K dan refresh rate 144Hz. Tampilan visualnya tajam, halus, dan memanjakan mata untuk nonton film atau scroll media sosial.
Buat kamu yang sering main gim, kombinasi layar responsif dan speaker stereo di ponsel ini benar-benar terasa menyenangkan. Suara yang keluar jernih dan kencang, meski bass-nya belum sekuat ponsel kelas atas. Tapi tetap aja, untuk harga dua jutaan, ini sudah “wow” banget, Cess!
Apa rahasia di balik performa dan daya tahan baterainya?
Infinix membenamkan chipset Helio G200, yang merupakan versi rebranding dari G99/G100. Artinya, performanya masih familiar — stabil untuk multitasking dan main gim ringan. Sedikit peningkatan ada di clock speed GPU dan dukungan 12-bit DCG yang bikin tampilan video HDR makin hidup.
Untuk urusan daya, ponsel ini punya baterai 5.160 mAh dengan charger 45W yang disertakan langsung di boks. Ada teknologi bypass charging buat kamu yang suka main sambil ngecas — baterai jadi lebih awet dan ponsel nggak cepat panas. Jadi, meski desainnya tipis, Infinix tetap memikirkan kenyamanan jangka panjang pengguna.
Bagaimana pengalaman kamera dan fitur AI-nya?
Kamera utamanya 50MP mampu menghasilkan foto yang cukup tajam untuk unggahan media sosial. Karakter warnanya sedikit lebih terang dari aslinya, tapi hasil malam harinya justru disukai karena mode Night Mode membuat warna lebih hidup.
Untuk video, Hot 60 Pro belum punya OIS, jadi hasil rekaman bisa agak bergoyang — wajar di kelas harga ini. Kamera depannya bisa merekam 2K video, dan kalau ingin lebih stabil, cukup turunkan resolusinya ke 1080p 30fps.
Baca Juga: Nasi Bebek Luar Balikpapan, Cita Rasa Bumbu Hitam Madura dan Sensasi Pedas Sambal Hijau yang Nendang
Yang menarik, fitur AI Deepsek dan Gemini AI dari Google hadir sebagai asisten pintar. Pengguna bisa mengakses Gemini dengan menahan tombol power — asisten ini diakui punya pemahaman Bahasa Indonesia yang sangat baik. Ada juga One-Tap Function Button di sisi kanan, bisa diatur buat shortcut ke kamera, senter, atau aplikasi favoritmu.
Apakah Infinix Hot 60 Pro layak dibeli di 2025 ini?
Kalau kamu mencari HP yang tampil stylish, enteng di tangan, tapi tetap kencang buat aktivitas harian, jawabannya: iya, layak! Kombinasi desain tipis, layar AMOLED super mulus, baterai tahan lama, dan fitur AI bikin HP ini terasa “naik kelas”.
Seperti disampaikan oleh reviewer, “Infinix Hot 60 Pro berhasil membakar pasar entry level dengan menawarkan fitur dan desain flagship di harga dua jutaan.” Dan rasanya, pernyataan itu tidak berlebihan.
Tips singkat buat kamu yang mau beli
-
Gunakan casing tambahan. Karena bodinya tipis, ponsel ini terasa licin — casing akrilik bawaan cukup oke, tapi lebih baik pakai yang anti-slip.
-
Atur refresh rate ke 120Hz atau 90Hz kalau ingin hemat baterai.
-
Aktifkan Bypass Charging saat main gim berat agar suhu ponsel tetap stabil.
Infinix Hot 60 Pro sukses membawa standar baru untuk kelas Rp2 jutaan: desain tipis, layar AMOLED 1.5K, baterai besar, dan fitur AI yang fungsional. Cocok untuk pengguna muda yang ingin tampil gaya tanpa menguras kantong.
Yuk, bagikan ke temanmu yang lagi cari HP baru dengan tampilan elegan dan fitur melimpah di harga hemat!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'(Rohman)
FAQ
1. Apakah Infinix Hot 60 Pro cocok untuk gaming berat?
Cukup untuk gim ringan seperti Mobile Legends. Untuk Genshin Impact, performa stabil di 30 FPS dengan pengaturan rendah.
2. Apakah ponsel ini sudah tahan air sepenuhnya?
Belum. Sertifikasi IP64 hanya melindungi dari cipratan air dan debu ringan. Hindari merendamnya ya, Cess!
3. Apakah layarnya mendukung HDR?
Ya, berkat dukungan 12-bit DCG, video HDR bisa ditampilkan dengan warna lebih hidup dan kontras tinggi.
Editor : Arya Kusuma