Balikpapan TV – Hai Cess! Vivo kembali bikin kejutan di pasar smartphone Tanah Air lewat kehadiran Vivo V60, seri terbaru yang bukan sekadar penyegar tampilan, tapi benar-benar lompatan besar dari pendahulunya, V50. Dari performa, kamera, sampai daya tahan baterai—semuanya naik kelas.
Dari luar, tampilannya elegan dan futuristik, tapi yang bikin heboh justru isinya: kamera telefoto periskop pertama di seri “V” biasa. Tak heran, banyak reviewer menilai kalau Vivo V60 sudah pantas disebut “rasa Pro” dengan harga di bawah Rp8 juta. Yuk, kita bedah bareng apa saja yang bikin ponsel ini jadi pembicaraan hangat di dunia gadget.
Kamera Periskop Pertama di Seri V: Lompatan Gila di Kelas Menengah
Vivo V60 tampil percaya diri dengan tiga kamera belakang yang semuanya hasil kolaborasi dengan Zeiss. Ada kamera utama 50MP dengan OIS, ultrawide 8MP, dan yang paling mencuri perhatian—telefoto periskop 64MP dengan OIS. Ini pertama kalinya fitur sekelas flagship hadir di seri “V” biasa.
Hasil jepretan telefoto-nya luar biasa tajam. Zoom 3x hingga 10x tetap detail tanpa pecah, cocok buat hunting foto kota malam atau konser. Sementara kamera utama tampil konsisten di berbagai kondisi cahaya, dan ultrawide meski turun dari 50MP jadi 8MP, tetap memadai buat kebutuhan harian.
AI Bikin Kreatif! Dari Empat Musim Sampai Magic Move
Yang seru, Vivo menambahkan sederet fitur AI kreatif yang bisa bikin hasil foto lebih ekspresif. Ada AI Four Seasons yang bisa ubah nuansa foto seolah di musim dingin atau gugur, Magic Move untuk memperbaiki pose yang miring, AI Image Expander buat memperluas frame foto, dan AI Caption yang mampu menerjemahkan video asing ke bahasa Indonesia secara otomatis.
Fitur ini bukan gimmick belaka. Cocok banget buat konten kreator yang ingin tampilan instan tapi tetap estetik. Ditambah kemampuan kamera depan merekam hingga 4K 30fps, hasil vlog-nya jernih dan berwarna natural. Tapi, kalau ingin stabilisasi lebih halus, turunkan ke 1080p, hasilnya dijamin mulus tanpa goyang.
Performa Ngebut tapi Tetap Dingin: Snapdragon 7 Gen 4 Debut Perdana
Vivo V60 jadi ponsel pertama di Indonesia yang mengusung Snapdragon 7 Gen 4. Chipset ini lebih kencang 27% di CPU dan 30% di GPU dibanding generasi sebelumnya, plus peningkatan NPU hingga 65% untuk kebutuhan AI. Skor Antutu 10 mendekati 1 juta poin—bukan main!
Dipakai main game santai seperti Mobile Legends bisa tembus 90fps tanpa drop. Tapi kalau sudah masuk ke game berat seperti Genshin Impact, frame rate-nya stabil di 33fps di pengaturan medium. Suhu maksimal 43°C—masih aman buat sesi main lama. Singkatnya, ini ponsel yang seimbang antara performa, efisiensi, dan kenyamanan genggaman.
Baca Juga: Semangat Anak Muda Balikpapan: Cerita Penjual Salome yang Tegar dan Mandiri
Layar Cerah, Desain Tipis, dan Ketahanan IP69 Bikin Makin Premium
Layar AMOLED 6,7 inci dengan resolusi Full HD+, refresh rate 120Hz, dan dukungan HDR10+ bikin tampilan visualnya halus sekaligus tajam. Keempat sisi bodinya dibuat sedikit melengkung—memberi kesan elegan yang biasanya cuma ada di flagship.
Mode HBM (High Brightness Mode) bisa tembus 1500 nits, cukup terang meski di bawah sinar matahari. Desainnya juga tipis dan ringan: 7,5 mm dengan bobot hanya 192 gram. Speaker stereo-nya terdengar jernih dan detail, walau karakter bass agak tipis. Tapi dengan rating IP68 dan IP69, ponsel ini tahan air bertekanan tinggi—tenang dipakai hujan-hujanan pun tetap aman.
Baterai Jumbo 6.500 mAh: Awet Seharian dan Ngecas Sekejap!
Bagian yang paling menyenangkan: daya tahan baterai Vivo V60. Kapasitasnya mencapai 6.500 mAh berkat teknologi Silicon Carbon, meningkat dari generasi sebelumnya. Dalam pengujian, streaming YouTube 1 jam cuma menyedot sekitar 4–5% daya. Luar biasa hemat.
Pengisian cepat 90W Flash Charge juga bikin hidup lebih praktis. Dalam 10 menit sudah terisi 18%, setengah jam mencapai 50%, dan kurang dari sejam langsung penuh. Sudah mendukung bypass charging, jadi baterai tak cepat aus meski sering dipakai sambil dicharge.
Harga Naik Sedikit, Tapi Value-nya Melonjak Tajam
Meski harga naik sekitar Rp500 ribu dari V50, kisaran Rp6,9 juta–Rp7,5 juta terasa masih sangat masuk akal melihat semua peningkatannya. Mulai dari desain premium, kamera periskop, baterai jumbo, hingga ketahanan air kelas militer—semuanya bikin V60 jadi paket komplet di kelas menengah atas.
Ada satu catatan kecil: mesin getar yang masih terasa biasa saja, kurang menggigit seperti ponsel premium lain. Tapi untuk urusan lain, Vivo benar-benar mengemas V60 dengan matang. Tak heran banyak yang bilang ini smartphone “value champion” 2025.
Siapa yang Cocok dengan Vivo V60? Ini Jawabannya, Cess!
Vivo V60 cocok banget buat pengguna yang ingin kamera telefoto terbaik di bawah Rp8 juta, dengan daya tahan baterai luar biasa dan layanan after-sales yang terjamin. Buat traveler, pekerja kreatif, atau bahkan vlogger rumahan—semuanya bisa menikmati pengalaman layaknya flagship tanpa perlu merogoh kocek dalam.
Seolah Vivo ingin bilang: “Kualitas Pro kini milik semua orang.” Dengan kombinasi performa stabil, fitur AI pintar, dan ketahanan tangguh, Vivo V60 membuktikan kalau seri “V” bukan lagi sekadar pelengkap, tapi siap bersaing dengan kelas atas.
Tips Singkat Buat Pengguna Baru Vivo V60
-
Aktifkan AI Mode di kamera agar hasil foto makin dinamis.
-
Gunakan bypass charging saat gaming untuk menjaga umur baterai.
-
Sesuaikan refresh rate layar ke 120Hz hanya saat dibutuhkan agar daya lebih awet.
-
Jangan lupa pakai fitur AI Caption buat terjemahan otomatis konten video asing—praktis banget buat belajar bahasa baru, Cess!
Vivo V60 bukan sekadar upgrade tahunan, tapi langkah besar menuju dunia premium dengan harga yang tetap bersahabat. Buat kamu yang pengen tampil stylish tanpa kompromi di performa dan daya tahan, inilah jawabannya.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”(Rohman)
Editor : Arya Kusuma