Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek

Kenapa Sih Kue Donat Harus Bolong di Bagian Tengah Adonan? Simak Alasan dan Fakta-fakta Menarik Dibalik Desain yang Unik Tersebut!

Rizkiyan Akbar • Senin, 31 Maret 2025 | 23:11 WIB

Kenapa donat harus bolong di tengah? Cari tahu alasan dan sejarah di balik desain donat ini di artikel kami.
Kenapa donat harus bolong di tengah? Cari tahu alasan dan sejarah di balik desain donat ini di artikel kami.

BalikpapanTv.id - Hai Cess! Siapa yang nggak kenal donat? Kue bulat yang satu ini pasti jadi favorit banyak orang, baik itu untuk sarapan, camilan, atau bahkan teman ngopi.

Tapi, pernah nggak sih kamu bertanya-tanya kenapa donat harus punya lubang di tengahnya? Ternyata, ada alasan menarik di balik lubang tersebut, loh!

Yuk, simak alasan kenapa kue donat tengahnya harus bolong, Cess!

1. Awal Mula Donat: Dari Sejarah ke Desain Bolong

Donat yang kita kenal sekarang ini memiliki sejarah yang panjang.

Konon katanya, donat pertama kali dibuat pada abad ke-19 oleh seorang pelaut asal Belanda bernama Hansen Gregory.

Ia menciptakan donat dengan lubang di tengahnya agar kue tersebut lebih mudah dimasak dan merata.

Baca Juga: Nafsu Makan Kamu Menurun? Simak Tips Cerdas dan Efektif Berikut Ini Untuk Mengembalikan Selera Makanmu!

Ide lubang itu muncul karena pelaut tersebut merasa bagian tengah donat selalu terasa mentah ketika digoreng, jadi ia memutuskan untuk menambahkan lubang agar kue tersebut matang sempurna.

2. Lubang untuk Memastikan Matangnya Donat

Ternyata, alasan utama kenapa donat harus bolong di tengah adalah untuk memastikan donat matang merata.

Ketika donat digoreng, bagian tengahnya cenderung lebih lama matang dibandingkan bagian pinggirnya.

Dengan membuat lubang di tengah, api bisa menjangkau seluruh bagian donat dengan lebih merata, sehingga donat bisa matang sempurna, tidak terlalu mentah atau terlalu gosong di tengah.

3. Mengurangi Minyak yang Terserap

Selain membuat donat matang dengan lebih merata, lubang di tengah donat juga punya manfaat lain, loh!

Lubang tersebut membantu mengurangi jumlah minyak yang terserap ke dalam adonan.

Jika donat tidak memiliki lubang, maka bagian tengah donat akan lebih banyak menyerap minyak, dan ini bisa membuat donat terasa lebih berminyak dan berat saat dimakan.

Dengan lubang, proses penggorengan menjadi lebih efisien dan donat jadi lebih ringan!

4. Lubang Menjadi Identitas Donat

Donat dengan lubang di tengah juga memiliki ciri khas yang membedakan dari kue lainnya. Lubang itu menjadi semacam simbol dari donat yang langsung dikenali oleh orang-orang.

Coba deh bayangin, gimana kalau donat tanpa lubang? Pasti rasanya ada yang kurang, kan?

Baca Juga: TRC PPA Kaltim Geram! Pernyataan DPRD Samarinda Soal Kasus Pelecehan SD Disorot

Lubang tersebut bukan hanya memberikan fungsi praktis, tapi juga memberi nilai estetika yang unik pada donat.

5. Tekstur Lebih Ringan dan Garing

Donat dengan lubang di tengah juga memberi tekstur yang lebih ringan dan garing.

Bagian yang lebih tipis di sekitar lubang cenderung lebih renyah dan garing dibandingkan bagian tengahnya.

Ini membuat sensasi saat makan donat menjadi lebih menarik karena ada kombinasi antara garing dan lembut yang pas. Jadi, selain lezat, donat juga jadi lebih seru untuk dimakan!

6. Kreativitas dan Variasi Donat

Meskipun donat tradisional punya lubang di tengah, bukan berarti semua donat harus begitu. Kini, banyak variasi donat yang hadir tanpa lubang, dengan berbagai bentuk dan rasa.

Tapi, tetap saja, donat dengan lubang tengah punya daya tarik tersendiri dan menjadi favorit banyak orang.

Banyak kreasi modern yang tetap mempertahankan ciri khas lubang di tengah untuk menjaga tradisi namun dengan sentuhan kekinian.

7. Fungsi Lubang dalam Proses Penyajian

Lubang di tengah donat ternyata juga praktis dalam proses penyajian.

Donat yang memiliki lubang sering kali digunakan sebagai media untuk dimasukkan ke dalam tongkat atau ditusuk dengan topping seperti cokelat cair atau krim.

Jadi, lubang itu juga memberikan keleluasaan dalam penyajian donat yang lebih kreatif dan menarik.

Baca Juga: Masak dengan Cermat dan Tepat, Simak Tips Cerdas Memasak Berikut Ini Agar Gizi Dalam Makanan Tidak hilang!

Bayangin aja, donat tanpa lubang bakal susah dimakan dengan cara yang asik, kan?

8. Donat Bolong, Penuh Cerita

Bukan hanya soal rasa dan tekstur, donat dengan lubang juga membawa banyak cerita.

Dalam beberapa budaya, donat bolong bahkan melambangkan keberuntungan atau simbol tertentu.

Misalnya, di negara-negara tertentu, donat dianggap sebagai simbol siklus kehidupan yang tak terputus, dengan lubang tengahnya yang melambangkan perjalanan hidup yang terus berputar. Siapa sangka donat yang sederhana bisa membawa makna mendalam, ya?

9. Kenapa Kue Lain Tidak Punya Lubang?

Pernah kepikiran nggak sih kenapa kue lainnya nggak punya lubang seperti donat? Simak terus informasi menarik lainnya hanya di BalikpapanTv.id! Bukan Sekedar Berita Biasa

Memang Beda!
Memang Beda!

Editor : Arya Kusuma
#tengah #alasan #bolong #donat