Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Hari Kemenangan Rusia 9 Mei Dijaga Ketat, Kiev Diingatkan Soal Ancaman Serangan Besar.

Novaldy Yulsa Polii • Rabu, 13 Mei 2026 | 10:27 WIB
Rusia Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Berbeda, Ancaman Rudal ke Kiev Jadi Sorotan Dunia
Rusia Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Berbeda, Ancaman Rudal ke Kiev Jadi Sorotan Dunia

Topik: Ketegangan Rusia Ukraina Memanas Jelang Hari Kemenangan di Moskow
Durasi Baca: 4 menit

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Rusia dan Ukraina sama-sama mengumumkan gencatan senjata pekan ini, tapi waktunya beda. Di tengah situasi yang masih panas, Rusia bahkan memberi peringatan keras soal kemungkinan serangan rudal besar-besaran ke Kiev jika perayaan Hari Kemenangan di Moskow sampai terganggu.

Situasinya makin bikin publik dunia pasang mata. Di satu sisi ada ajakan menghentikan serangan sementara, tapi di sisi lain ancaman militer tetap keluar. Nah, apa sebenarnya yang sedang terjadi antara Rusia dan Ukraina? Simak sampai habis pang, karena detailnya cukup bikin bubuhan pembaca mikir panjang, Ces!

Baca Juga: Perang Ukraina hingga Inggris Dibedah Europe Today Euronews, Penonton Diajak Update Situasi Eropa.

Apa isi gencatan senjata yang diumumkan Rusia?

Rusia menyatakan gencatan senjata akan berlaku pada 8 sampai 9 Mei. Langkah itu disebut sebagai bentuk penghormatan terhadap kemenangan Uni Soviet dalam Perang Patriotik Raya saat Perang Dunia II. Pernyataan tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia dan dikutip media RIA Novosti.

Hari Kemenangan sendiri diperingati tiap 9 Mei di Rusia. Momentum ini dianggap sangat penting secara sejarah dan emosional bagi masyarakat Rusia. Karena itu, keamanan perayaan di Moskow disebut bakal dijaga ketat oleh angkatan bersenjata Rusia. Kadada yang santai menghadapi momentum besar ini pang, Ces!

Kenapa Rusia mengeluarkan ancaman ke Kiev?

Ketegangan muncul setelah Rusia menuding Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sempat mengancam akan menyerang Moskow saat perayaan Hari Kemenangan berlangsung. Rusia lalu merespons dengan peringatan keras bahwa mereka memiliki kemampuan meluncurkan serangan rudal besar-besaran ke Kiev.

Meski begitu, Kementerian Pertahanan Rusia juga menyebut pihaknya sebelumnya menahan diri untuk tidak melakukan serangan besar atas dasar kemanusiaan. Rusia kemudian meminta Ukraina mengikuti langkah mereka dengan menerapkan gencatan senjata pada tanggal yang sama. Situasinya jadi serba tarik-ulur nah, Ces!

Baca Juga: Project Freedom Diluncurkan AS, Selat Hormuz Jadi Titik Tegang Baru Timur Tengah.

Bagaimana respons Ukraina terhadap usulan tersebut?

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan negaranya siap melakukan gencatan senjata mulai pukul 00.00 pada 5 hingga 6 Mei. Pernyataan itu disampaikan melalui saluran Telegram resmi miliknya.

Namun Zelensky mengatakan Ukraina belum menerima permintaan resmi dari Rusia terkait syarat maupun detail gencatan senjata tersebut. Karena itu, Ukraina disebut akan bertindak secara resiprokal atau menyesuaikan langkah dari pihak Rusia. Jadi, komunikasi kedua negara ini masih terasa dingin pang, Ces!

Apa kaitan Donald Trump dalam isu ini?

Nama Presiden Amerika Serikat Donald Trump ikut muncul dalam perkembangan terbaru konflik ini. Ajudan Presiden Rusia Yury Ushakov mengungkapkan bahwa Vladimir Putin sempat berbicara lewat sambungan telepon dengan Trump soal kesiapan gencatan senjata selama perayaan Hari Kemenangan.

Menurut Ushakov, Trump disebut aktif mendukung inisiatif tersebut. Walau begitu, belum ada tanda bahwa dukungan itu langsung membuat situasi di lapangan jadi benar-benar adem. Ketegangan politik dan militer masih terasa kuat sampai sekarang, kada bisa dianggap enteng pang, Ces!

Baca Juga: Konflik Iran dan Selat Hormuz Jadi Sorotan Saat Trump Bertemu Xi Jinping.

Kenapa dunia ikut menyoroti momentum Hari Kemenangan Rusia?

Hari Kemenangan bukan sekadar seremoni biasa bagi Rusia. Peringatan ini menjadi simbol kemenangan Uni Soviet atas Jerman Nazi pada akhir Perang Dunia II. Karena nilai sejarahnya besar, pemerintah Rusia menempatkan momentum ini sebagai agenda nasional yang sensitif.

Makanya, ancaman gangguan terhadap perayaan di Moskow dianggap serius oleh Kremlin. Dunia internasional pun ikut memantau perkembangan ini karena dampaknya bisa memengaruhi situasi keamanan kawasan secara luas. Bubuhan pembaca pasti paham, kalau tensi politik global naik sedikit saja, efeknya bisa kemana-mana nah, Ces!

Poin Penting:

  1. Rusia menetapkan gencatan senjata pada 8-9 Mei saat Hari Kemenangan.
  2. Ukraina mengumumkan gencatan senjata lebih dulu pada 5-6 Mei.
  3. Rusia mengancam serangan besar ke Kiev jika Moskow diganggu.
  4. Zelensky menyebut belum menerima syarat resmi dari Rusia.
  5. Donald Trump disebut mendukung inisiatif gencatan senjata.

Insight: Konflik Rusia dan Ukraina kali ini terasa unik karena gencatan senjata diumumkan bersamaan dengan ancaman serangan besar. Itu menunjukkan betapa rapuhnya situasi diplomasi saat ini. Publik dunia jadi melihat bahwa simbol sejarah seperti Hari Kemenangan ternyata masih punya pengaruh kuat terhadap keputusan politik modern. Di Balikpapan sendiri, isu global macam ini tetap penting dipantau karena efek geopolitik dunia sering berimbas ke ekonomi dan suasana internasional. Kada jauh-jauh pang dampaknya. Bagikan jua artikel ini ke kawalan ikam supaya makin banyak yang paham situasi dunia terkini, Ces!

Jangan sampai ketinggalan update dunia paling ramai hari ini cuma di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ:

  1. Kenapa Rusia melakukan gencatan senjata saat Hari Kemenangan?
    Karena Rusia ingin menghormati peringatan kemenangan Uni Soviet pada Perang Dunia II yang diperingati setiap 9 Mei.
  2. Apa ancaman Rusia terhadap Ukraina?
    Rusia menyatakan siap meluncurkan serangan rudal besar-besaran ke Kiev jika perayaan di Moskow terganggu.
  3. Apa respons Ukraina terhadap pengumuman Rusia?
    Ukraina menyatakan siap gencatan senjata, tetapi mengaku belum menerima permintaan resmi dari Rusia.
  4. Apa hubungan Donald Trump dengan isu ini?
    Menurut ajudan Presiden Rusia, Trump mendukung inisiatif gencatan senjata saat perayaan Hari Kemenangan.
my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#gencatan senjata Rusia Ukraina #moskow #vladimir putin