Balikpapan TV - Hai Cess! Sebuah monitor di ruang polisi menampilkan rekaman kamera keamanan dengan gambar yang dingin dan jelas. Di layar itu, terlihat seorang pria berpakaian gelap berjalan menyusuri Hope Street, Providence, Amerika Serikat. Polisi meyakini sosok inilah tersangka penembakan di Universitas Brown, kampus elite Ivy League, yang menewaskan dua orang dan melukai delapan lainnya.
Peristiwa tragis ini terjadi di tengah suasana ujian akhir, ketika gedung teknik Barus & Holley seharusnya dipenuhi konsentrasi, bukan kepanikan. Orang-orang, benda, dan tempat seketika berubah makna, dari ruang belajar menjadi lokasi darurat dengan garis polisi dan sirene meraung.
Teruskan membaca, Cess, karena detail demi detail kasus ini masih terus bergerak. Dari identitas pelaku yang belum terungkap, kondisi para korban, hingga langkah aparat dan peringatan darurat kampus yang membuat warga diminta tetap berada di dalam rumah. Ikuti alurnya sampai akhir supaya ikam paham utuh duduk perkaranya, pahamlah.
Siapa sosok pria berpakaian gelap yang terekam CCTV itu?
Rekaman CCTV yang dirilis pada 13 Desember 2025 menjadi salah satu petunjuk utama polisi. Dalam cuplikan itu, tersangka terlihat berjalan menjauh dari lokasi penembakan di Universitas Brown menuju Hope Street. Wakil Kepala Polisi Providence, Timothy O’Hara, menyebut pelaku digambarkan sebagai pria berusia sekitar 30-an, mengenakan pakaian hitam, dan kemungkinan memakai masker. Detail ini masih bersifat awal dan belum mengarah pada identitas pasti.
Polisi menemukan selongsong peluru di lokasi kejadian. Namun, hingga kini jenis senjata yang digunakan belum dapat dipastikan. O’Hara menegaskan bahwa penyelidikan sangat bergantung pada bukti video dan keterangan saksi mata. Bukti forensik sedang dikumpulkan untuk mempersempit pencarian. Pelaku sendiri diketahui berjalan menjauh dan keberadaannya setelah pukul 18.50 waktu setempat belum diketahui.
Informasi simpang siur sempat beredar. Bahkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat menuliskan bahwa tersangka telah ditahan. Tak lama kemudian, pernyataan itu diklarifikasi. Kepolisian Universitas Brown menyatakan tersangka belum ditangkap. Nah itu sudah, informasi cepat memang rawan keliru, pahamlah ikam.
Bagaimana kronologi penembakan di Universitas Brown terjadi?
Penembakan terjadi pada Sabtu malam, 13 Desember 2025 waktu setempat. Kepala Pemadam Kebakaran Providence, Derek Silva, mengatakan laporan pertama diterima pukul 16.05 sore. Selang beberapa menit, tepat pukul 16.22, Universitas Brown mengirimkan peringatan darurat pertama kepada komunitas kampus. Pesannya jelas dan tegas, penembak aktif berada di dekat Gedung Teknik Barus & Holley.
Rektor Universitas Brown, Francis J. Doyle III, menyampaikan bahwa insiden ini berlangsung saat ujian akhir berlangsung antara pukul 14.00 hingga 17.00. Gedung yang biasanya dipenuhi mahasiswa dengan laptop dan catatan ujian berubah menjadi area evakuasi. Peringatan kampus meminta mahasiswa dan staf mengunci pintu, mematikan telepon, dan tetap bersembunyi sampai ada pemberitahuan lanjutan.
Dalam situasi genting itu, kampus juga menyarankan tiga opsi keselamatan, berlari, bersembunyi, atau melawan sebagai upaya terakhir. Sebuah prosedur darurat yang berat, namun harus disampaikan demi keselamatan. Bubuhan mahasiswa pun dievakuasi dengan pengawalan aparat ke lokasi aman.
Baca Juga: Terungkap Pelaku Tragedi di Pantai Bondi Sydney, Fakta Lengkap Penembakan Pantai Bondi
Berapa korban dan bagaimana kondisi mereka saat ini?
Wali Kota Providence, Brett Smiley, mengonfirmasi setidaknya dua orang tewas dan delapan lainnya terluka. Sebagian besar korban diketahui merupakan mahasiswa. Dua korban meninggal dunia, sementara delapan orang lainnya mengalami luka tembak dan dilarikan ke Rumah Sakit Rhode Island. Sembilan pasien dirawat dengan kondisi kritis namun stabil.
Smiley menyampaikan bahwa angka korban masih dapat berubah karena penyelidikan berada pada jam-jam awal. Ia juga belum dapat memastikan secara rinci status seluruh korban. Universitas Brown dalam pernyataannya menyebut para korban telah dibawa ke rumah sakit setempat dan pihak kampus masih menunggu pembaruan resmi dari tim medis.
Presiden AS Donald Trump mengatakan fokus utama saat ini adalah menolong para korban yang terluka. Ia menyebut insiden tersebut mengerikan dan telah menerima pengarahan lengkap. Pernyataan ini menegaskan bahwa perhatian pemerintah pusat tertuju pada pemulihan korban, sementara proses hukum tetap berjalan.
Apa langkah aparat dan dampaknya bagi warga sekitar kampus?
Pasca penembakan, perintah untuk tetap berada di dalam rumah diberlakukan bagi warga di dalam dan sekitar kampus Universitas Brown. Polisi memasuki beberapa bangunan non-perumahan untuk mengawal orang-orang menuju lokasi aman. Aparat penegak hukum ditempatkan di berbagai titik kota Providence pada Minggu, 14 Desember 2025.
Wali Kota Smiley menyatakan tidak menyarankan warga membatalkan rencana akhir pekan mereka, meski pencarian tersangka masih berlangsung. Pernyataan ini menekankan upaya menjaga ketenangan publik, sembari aparat bekerja di lapangan. Komandan Kepolisian Providence menambahkan bahwa FBI serta Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak AS turut terlibat dalam penyelidikan.
Gubernur Rhode Island, Dan McKee, menyebut kejadian ini sebagai hal yang tak terbayangkan. Ungkapan itu mencerminkan suasana kota yang masih diselimuti duka dan kewaspadaan. Bagi bubuhan warga, imbauannya jelas, ikuti arahan resmi dan jangan terpancing kabar yang belum terverifikasi, ya kalo pahamlah ikam.
Ikhtisar Singkat
Penembakan di Universitas Brown menewaskan dua orang dan melukai delapan mahasiswa lainnya. Tersangka pria berpakaian hitam berusia sekitar 30-an masih buron, dengan penyelidikan mengandalkan bukti CCTV dan keterangan saksi.
Aparat lokal hingga federal terlibat, sementara kampus dan warga sekitar diminta tetap waspada. Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham situasinya, Cess.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'
FAQ
Apakah tersangka penembakan Universitas Brown sudah ditangkap?
Belum. Hingga kini polisi menyatakan tersangka masih buron.
Siapa saja korban dalam insiden ini?
Sebagian besar korban adalah mahasiswa Universitas Brown, dengan dua orang meninggal dan delapan lainnya terluka.
Apakah kampus Universitas Brown masih dalam status darurat?
Peringatan darurat diberlakukan dan aparat masih melakukan pengamanan serta penyelidikan.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.
Editor : Arya Kusuma