Balikpapan TV - Hai Cess! Persaudaraan Setia Hati Terate atau PSHT Cabang Paser resmi mengukuhkan kepengurusan Ranting Tanah Grogot untuk masa bakti 2026–2029. Prosesi sakral ini digelar di Padepokan PSHT Kabupaten Paser dan menjadi penanda dimulainya tanggung jawab baru bagi para pengurus ranting yang siap bergerak aktif di tingkat akar rumput organisasi.
Momen pengukuhan ini bukan sekadar seremoni. Ada semangat persaudaraan, komitmen, dan harapan besar yang mengalir di dalamnya. Penasaran bagaimana pesan penting para tokoh PSHT dan arah gerak Ranting Tanah Grogot ke depan? Ikuti terus sampai akhir, Cess!.
Baca Juga: Honda Vario 125 CBS ISS, Skutik Modern yang Membantu Warga Kota Lebih Irit dan Nyaman
Apakah makna pengukuhan kepengurusan Ranting Tanah Grogot ini?
Pengukuhan kepengurusan Ranting Tanah Grogot menjadi langkah resmi untuk memastikan roda organisasi berjalan tertib dan berkelanjutan. Prosesi dipimpin langsung Ketua Cabang PSHT Kabupaten Paser, didampingi Ketua Dewan Cabang beserta jajaran. Pengesahan ditandai pembacaan ikrar pengurus ranting yang dipimpin Ketua Dewan PSHT Cabang Paser, Kang Mas Sani, dan diikuti seluruh pengurus yang dikukuhkan.
Makna pengukuhan ini terasa kuat karena menegaskan amanah organisasi yang harus dijalankan bersama. Ranting diposisikan sebagai garda terdepan pembinaan warga PSHT. Dari sinilah nilai persaudaraan dirawat, disiplin dijaga, dan nama baik organisasi dibawa ke tengah masyarakat.
Tema kegiatan, “Dengan Persaudaraan yang Kuat, Kita Wujudkan Ranting yang Solid dan Bermanfaat,” menjadi benang merah acara. Pesannya sederhana tapi dalam. PSHT ingin ranting hadir bukan hanya untuk internal, tapi juga memberi nilai guna sosial yang nyata, pahamlah ikam, Cess!.
Kenapa ranting disebut ujung tombak PSHT Cabang Paser?
Ketua Cabang PSHT Kabupaten Paser, Kang Mas Wa’an, menegaskan ranting memiliki posisi strategis. Ranting adalah titik temu langsung dengan warga. Di level inilah pembinaan, komunikasi, dan konsistensi ajaran PSHT dijalankan setiap hari tanpa jeda.
“Pengurus ranting memiliki peran strategis dalam membina warga, menjaga persatuan, serta membawa nama baik organisasi di tengah masyarakat. Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan,” ujarnya, Senin (12/1).
Pesan tersebut menekankan bahwa soliditas organisasi tidak lahir tiba-tiba. Ia tumbuh dari kerja rutin yang tertib, loyal, dan sejalan dengan aturan serta ajaran PSHT. Ranting yang rapi dan kompak akan memudahkan cabang bergerak lebih luas, nah’ itu sudah, tinggal dijalankan bersama.
Bagaimana harapan cabang terhadap Ranting Tanah Grogot?
Ranting Tanah Grogot dinilai memiliki potensi besar. Kang Mas Wa’an berharap ranting ini mampu menjadi barometer bagi ranting lain di lingkungan PSHT Cabang Paser. Ukurannya jelas, mulai dari manajemen organisasi hingga kegiatan yang berdampak bagi masyarakat.
“Ranting Tanah Grogot diharapkan mampu menjadi barometer bagi ranting lain. Jaga soliditas, bangun komunikasi yang baik, serta selalu menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” pesannya.
Harapan itu bukan tanpa alasan. Dengan sumber daya dan semangat kebersamaan yang ada, Ranting Tanah Grogot diyakini mampu menunjukkan praktik organisasi yang tertib dan konsisten. Jika itu terjaga, eksistensi PSHT akan semakin kuat dan diterima luas oleh masyarakat sekitar, ya’kalo dipikir, pahamlah ikam.
Apa komitmen pengurus ranting periode 2026–2029?
Ketua Ranting Tanah Grogot terpilih, Kang Mas Hari Ismujiono, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyatakan kesiapan seluruh jajaran pengurus untuk mengemban amanah dan melanjutkan program kerja yang telah dirintis sebelumnya.
“Kami siap bekerja bersama, menjaga kekompakan, serta melaksanakan tugas organisasi sesuai AD dan ART PSHT. Harapannya, Ranting Tanah Grogot dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi warga PSHT maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.
Fokus program kerja diarahkan pada penguatan pembinaan warga, peningkatan kualitas latihan, serta peran sosial PSHT di wilayah Tanah Grogot. Langkah ini diharapkan membuat kehadiran PSHT terasa langsung manfaatnya. Hadirnya tokoh senior, pengurus cabang, hingga warga dari berbagai rayon turut menguatkan suasana kekeluargaan sepanjang acara.
Ikhtisar
Pengukuhan kepengurusan Ranting Tanah Grogot periode 2026–2029 menandai komitmen PSHT Cabang Paser memperkuat persaudaraan dan soliditas organisasi. Ranting sebagai ujung tombak diharapkan tertib, konsisten, dan bermanfaat bagi masyarakat. Dukungan cabang dan kesiapan pengurus baru menjadi modal penting agar PSHT terus berperan positif di tengah kehidupan bermasyarakat.
Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham peran PSHT di daerah, Cess!.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!” (Rafi)
FAQ
Apa itu PSHT Cabang Paser?
PSHT Cabang Paser merupakan struktur organisasi PSHT di tingkat kabupaten yang membawahi ranting-ranting di wilayahnya.
Siapa yang dikukuhkan dalam acara ini?
Pengurus Ranting Tanah Grogot untuk masa bakti 2026–2029 resmi dikukuhkan.
Apa fokus utama pengurus ranting baru?
Penguatan pembinaan warga, peningkatan kualitas latihan, dan peran sosial PSHT di Tanah Grogot.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.