Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

musik Buang Waktu Vintonic Hadirkan Emosi Mentah Dalam City Pop Hangat

AdminBTV • Sabtu, 22 November 2025 | 05:47 WIB

Photo
Photo

 

Balikpapan TV – Hai Cess! Vintonic resmi merilis official lyric video “Buang Waktu”, sebuah trek emosional yang jadi inti narasi EP debut mereka “Radio Dalam Hati”, mengangkat tema pengkhianatan, luka, hingga keberanian memilih diri sendiri.

Rilisan ini jadi penanda babak baru perjalanan musik mereka di bawah RCD Records, sekaligus gambaran jujur tentang gelombang emosi yang bergulir di hati manusia. Siapa, apa, kenapa, kapan, di mana, dan bagaimana—semua terjawab jelas lewat karya penuh rasa ini.

Vibe City Pop yang hangat membuat lagu ini terasa dekat, sementara liriknya seperti mengajak pendengar menyelami ruang batin yang pernah retak. Dari patahnya janji, amarah yang memuncak, hingga kesadaran untuk pulang pada diri sendiri—semuanya dituturkan apa adanya. Yuk lanjut, Cess, karena ceritanya makin menarik kalau disimak sampai habis.

Baca Juga: Menyusuri Keindahan Vietnam Panduan Perjalanan Lengkap

Mengapa “Buang Waktu” Jadi Fokus Utama EP “Radio Dalam Hati”?

“Buang Waktu” dipilih sebagai sorotan utama karena memuat narasi paling tajam tentang cinta yang berubah jadi luka. Dari awal hingga akhir, lagu ini memotret pengkhianatan yang menimbulkan kemarahan sekaligus pembebasan.

EP “Radio Dalam Hati” sendiri mengibaratkan hati manusia sebagai radio yang terus memutar gelombang emosi. Mulai dari bahagia ala “Semesta Asmara” hingga getirnya “Cinta dan Air Mata”—semua terangkai dalam lima trek yang mengajak pendengar berdamai dengan masa lalu.

Bagaimana Lirik “Buang Waktu” Mengungkap Luka Dari Janji yang Patah?

Lirik pembuka langsung memotret kontras emosional: “Setahun sudah kita jalin cinta, Terucap juga janji tuk selamanya.” Namun seketika, janji itu berubah. Cinta runtuh, luka membesar, dan pengkhianatan berlangsung tanpa ampun.

Ungkapan seperti “Saat dirinya semua kau berikan... Tak terpikirkan kau bersama dia” menguatkan rasa dikhianati yang dalam. Semua tumpah lugas, tidak berputar-putar.

Bagaimana Tokoh dalam Lagu Mengambil Keputusan untuk Pergi?

Reaksi yang muncul bukan sekadar sedih—melainkan kemarahan yang mencapai puncaknya.

Keputusan pun jatuh: pergi, tanpa penyesalan. Liriknya tegas:
“Pergi sudah, Tak termaafkan semua lakumu.”

Bagian paling final ada pada kalimat “Tak ingin lagi ku membuang waktu.” Di sini, Vintonic menegaskan bahwa keberanian memilih diri sendiri adalah bentuk penyembuhan paling penting.

Apa Makna “Jalan Pulang” di Bagian Bridge Lagu?

Bridge jadi titik balik emosional. “Biarlah hidupku berjalan tanpamu, Kuingin mencari jalan pulang.” Bagian ini menggambarkan langkah menuju kebebasan, bukan hanya dari hubungan beracun, tapi juga dari beban masa lalu.

Kesadaran “Kau bukanlah masa depanku” memberi sinyal bahwa tokoh akhirnya menegaskan identitasnya sendiri, tanpa bayangan siapa pun.

Gaya Musik dan Kolaborasi Produksi

Vintonic menghadirkan City Pop bernuansa retro, namun tetap hangat dan modern. Perpaduan melodi catchy dengan lirik emosional membangun atmosfer sinematik yang kuat.

Formasi Vintonic terdiri dari:

Untuk visual, lyric video diproduksi oleh HURA Creative Garage dan disutradarai Reinhart Giovanni, menghadirkan tampilan yang memperkuat pesan emosional lagu.

Sentuhan Humanis: Mengapa Lagu Ini Relevan?

“Buang Waktu” menyentil banyak orang yang pernah terjebak dalam hubungan yang menguras energi. Pesannya sederhana tapi mengena: waktu terlalu berharga untuk ditinggal di tempat yang tidak memberi ruang tumbuh.

“Buang Waktu” bukan sekadar lagu patah hati. Ini adalah deklarasi bahwa kebebasan datang ketika seseorang berani mengambil alih kembali hidupnya. Vintonic berhasil merangkumnya dalam narasi emosional yang jujur, intens, dan penuh kekuatan diri.

Kalau Cess merasa artikel ini berguna, jangan sungkan berbagi ke teman-teman yang mungkin butuh perspektif baru dalam merawat hati.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!” (khoirul)

 

FAQ

1. Apa konsep utama dari EP “Radio Dalam Hati”?
EP ini mengibaratkan hati manusia sebagai radio yang memutar berbagai gelombang emosi dalam lima trek.

2. Siapa saja personel Vintonic?
Nicho Benito (vocalist), Ravin Kalindra (guitarist), dan Heston Prasetyo (keyboardist).

3. Mengapa lagu “Buang Waktu” terasa emosional?
Karena liriknya menggambarkan pengkhianatan, kemarahan, dan keputusan untuk memilih diri sendiri.

DISCLAIMER

Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

 

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

 

Editor : Arya Kusuma
#Vintonic #Buang Waktu #Radio Dalam Hati