Balikpapan TV - Hai Cess! Sebanyak 100 siswa SMP Fastabiqul Khairat Samarinda melakukan kegiatan field trip edukatif (kunjungan edukatif) ke Balikpapan TV pada Kamis (9 Oktober 2025) dengan semangat membara.
Mereka siap menjajal dunia media dari dekat, memahami proses produksi siaran, serta belajar bagaimana cara memilah informasi yang benar.
Kunjungan ini bukan sekadar melihat studio televisi. Siswa diajak memahami seluk-beluk jurnalistik, proses kreatif di balik layar, hingga teknologi canggih yang digunakan dalam penyiaran.
Kunjungan ini bertujuan memberikan siswa pengalaman belajar langsung di luar kelas, memperluas wawasan mereka tentang dunia media dan penyiaran, serta menumbuhkan minat terhadap bidang komunikasi dan jurnalistik.
Baca Juga: Kebun Raya Balikpapan: Wisata Alam Edukasi dengan Anggrek Langka dan Satwa Liar Khas Kalimantan
Mengupas Dunia Penyiaran dari Dekat
Setibanya di Balikpapan TV, siswa langsung disambut tim produksi. Mereka diperlihatkan berbagai perangkat siaran, mulai dari kamera hingga ruang kontrol audio-visual.
Keingintahuan mereka pun tak terbendung, sesekali terdengar tawa dan decak kagum saat melihat monitor besar menampilkan siaran langsung.
Mukhlis Habari, M.Pd., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, menuturkan, “Balikpapan TV menjadi tempat kunjungan edukatif yang tepat karena berada satu kawasan dengan Kaltim Post, sehingga siswa mendapatkan paket pembelajaran lengkap — dari media cetak hingga televisi.”
Belajar Memverifikasi Informasi dan Hindari Hoaks
Selain mengenal alat siaran, siswa juga diberi edukasi kritis tentang berita. Mereka diajarkan cara memverifikasi informasi, memeriksa sumber, dan membedakan fakta dari kabar bohong.
Aktivitas ini penting, mengingat mereka sehari-hari terpapar media sosial dan berbagai informasi yang belum tentu benar, Cess!
Mukhlis menambahkan, “Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi peserta didik untuk memahami proses produksi siaran, mengenal profesi dalam dunia penyiaran, sekaligus belajar memperoleh informasi yang valid.”
Antusiasme Siswa Membuat Suasana Hidup
Selama kunjungan, semangat para siswa terlihat jelas. Mereka menanyakan banyak hal, mulai dari cara reporter menyiapkan berita hingga teknik pengambilan gambar di studio.
Beberapa bahkan mencoba duduk di kursi sutradara dan menekan tombol mixer audio, seakan mereka yang memimpin siaran, lho!
“Saya terkesan dengan sambutan yang ramah dari pihak Balikpapan TV. Mereka dapat memahami kondisi anak-anak didik kami serta memberikan pengalaman positif bagi mereka,” ujar Mukhlis.
Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pengalaman belajar langsung di luar kelas untuk membangkitkan motivasi belajar.
Belajar Praktik Lewat Studio Podcast Sekolah
SMP Fastabiqul Khairat sebelumnya telah memiliki ruang podcast, dan kunjungan ini diharapkan membuat siswa lebih memaksimalkan fasilitas tersebut.
Mereka diajarkan teknik berbicara di depan mikrofon, editing suara, hingga bagaimana membuat konten yang informatif dan menarik, Cess!
Selain itu, siswa juga mendapat wawasan tentang berbagai profesi dalam penyiaran: jurnalis, produser, sutradara, kameramen, hingga editor. Ini memberi gambaran nyata tentang karier di media dan pentingnya kolaborasi antarprofesi.
Baca Juga: Kuota Murid SD di Sekolah Rakyat Samarinda Belum Terpenuhi, Ini Alasan Utamanya
Menghubungkan Teori dan Praktik
Kunjungan ini memperlihatkan betapa media tak hanya soal hiburan, tapi juga pendidikan dan informasi. Dengan melihat langsung prosesnya, siswa belajar memadukan teori yang mereka pelajari di kelas dengan praktik nyata di lapangan.
Mukhlis menekankan, “Mengenalkan dunia media dan penyiaran sejak dini sangat penting. Mereka setiap hari berinteraksi dengan media, khususnya media sosial. Harapannya, mereka bisa memanfaatkan teknologi dengan bijak untuk hal positif.”
Rencana Kerja Sama dan Workshop Mendatang
Di akhir kegiatan, Mukhlis menyampaikan rencana menjalin kerja sama lanjutan dengan Balikpapan TV. Workshop mendalam tentang media dan penyiaran akan diselenggarakan, termasuk praktik jurnalistik dan produksi konten siaran.
Langkah ini bertujuan memperkuat pembelajaran siswa agar pengalaman kunjungan tidak berhenti di satu hari aja. Nantinya, siswa dapat terus mengasah kemampuan komunikasi, kreatifitas, dan literasi media mereka.
Tips Singkat untuk Siswa dan Remaja dalam Memanfaatkan Media
1. Periksa kebenaran berita sebelum membagikan.
2. Gunakan media sosial untuk belajar dan berbagi informasi positif.
3. Catat proses belajar dari kunjungan edukatif dan praktik langsung.
4. Maksimalkan fasilitas sekolah seperti ruang podcast.
5. Kolaborasi dengan teman untuk membuat konten kreatif yang informatif.
Dengan tips ini, pengalaman belajar di Balikpapan TV bisa berlanjut di sekolah dan rumah, membentuk generasi yang kritis dan kreatif.
Pengalaman seru di Balikpapan TV ini bukan sekadar kunjungan biasa, tapi jadi pintu inspirasi bagi siswa untuk menyalurkan kreativitas dan literasi media mereka.
Yuk, bagikan cerita positif ini biar makin banyak orang yang bisa merasakan keseruan dan inspirasi yang sama, Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'