Foto Krakatau Jadi Petunjuk, Pulau Sertung Disorot dalam Pencarian Jurnalis

istikhomah • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 13:43 WIB
Gunung Anak Krakatau terlihat berasap dalam foto yang dikirim pemandu wisata saat rombongan berada di sekitar Krakatau.
Gunung Anak Krakatau terlihat berasap dalam foto yang dikirim pemandu wisata saat rombongan berada di sekitar Krakatau.
Durasi Baca: 3 menit

Ikhtisar: Foto Gunung Anak Krakatau yang dikirim pemandu menjadi petunjuk pencarian lima jurnalis hilang di Selat Sunda.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Foto Gunung Anak Krakatau yang dikirim seorang pemandu wisata menjadi petunjuk baru pencarian lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Foto tersebut memperlihatkan Gunung Anak Krakatau dengan asap putih mengepul tanpa terhalang pulau lain. Dari gambar itu, muncul dugaan lokasi terakhir rombongan berada di sekitar Pulau Sertung.

Baca Juga: Gempa Susulan Flores Mulai Menurun, Warga NTT Diminta Tetap Waspada 3-4 Pekan

Foto Terkirim Saat Kapal Berada Dekat Krakatau

Foto Gunung Anak Krakatau dikirim Heriyanto, pemandu wisata yang berada di kapal bersama rombongan, ke sebuah grup WhatsApp pada Senin, 7 September 2026.

Rekan sesama pemandu wisata, Yandi, mengatakan Heriyanto saat itu sempat memberi kabar bahwa mereka sudah berada di dekat Gunung Anak Krakatau.

Yandi kemudian membalas foto tersebut dan mencoba menghubungi Heriyanto melalui pesan pribadi. Namun, pesan yang dikirim hanya menunjukkan tanda centang satu.

Menurut Yandi, foto tersebut diduga diambil sekitar pukul 16.00 hingga 17.00. Foto baru terkirim ketika telepon genggam Heriyanto kemungkinan kembali mendapatkan sinyal.

Yandi bersama sejumlah pegiat wisata Krakatau kemudian menduga foto itu diambil di area antara Pulau Sertung dan kawasan Gunung Anak Krakatau.

Pulau Sertung Kini Jadi Perhatian

Petunjuk tersebut turut disampaikan kepada keluarga jurnalis yang masih menunggu kabar keberadaan rombongan.

Desi, istri jurnalis ANTARA Bagus Khoirunnas, mengatakan ada kemungkinan rombongan sempat turun ke Pulau Sertung. Ia kemudian meminta tim SAR turut mengecek kawasan tersebut.

Desi menyampaikan hal itu ketika berbincang dengan Gubernur Banten Andra Soni di Pos SAR Nasional, Pantai Marina Carita, Pandeglang, Banten, Rabu, 9 September 2026.

Ia mengaku mendapat informasi mengenai foto yang dikirim salah satu pemandu tersebut. Dalam foto itu terlihat Gunung Anak Krakatau dengan asap putih mengepul.

Desi juga menyebut suaminya sempat membicarakan kemungkinan turun di Pulau Sertung bersama temannya.

"Sempat ngomong juga. 'Bisa nggak turun di Sertung?'" kata Desi.

Menurut Desi, Yandi sebelumnya memberikan pertimbangan agar rombongan tidak turun jika kondisi tidak memungkinkan.

"Nah, Bang Yandi ini ngasih rekomendasi, 'Kalau memang nggak memungkinkan, nggak usah turun.' Tapi kan kita nggak tahu, Pak, mereka di sana kayak gimana, mereka turun atau nggak, kita nggak tahu," katanya.

Petunjuk foto tersebut belum memastikan keberadaan lima jurnalis dan tiga kru kapal. Namun, kawasan sekitar Pulau Sertung kini menjadi salah satu lokasi yang disebut dalam upaya pencarian.

Baca Juga: Speed Boat Hilang di Selat Sunda, SAR Kerahkan Empat Tim untuk Pencarian Hari Kedua

Petunjuk Foto Belum Memastikan Lokasi Rombongan

Foto Gunung Anak Krakatau memberikan gambaran mengenai posisi rombongan ketika komunikasi masih memungkinkan. Namun, keberadaan mereka setelah foto dikirim belum diketahui berdasarkan informasi yang tersedia dalam materi ini.

Karena itu, dugaan bahwa rombongan berada atau sempat turun di Pulau Sertung masih perlu dipastikan melalui pencarian Tim SAR.

Bagi keluarga para jurnalis dan kru kapal, setiap petunjuk menjadi bagian penting untuk mempersempit kemungkinan lokasi keberadaan mereka.

Pencarian selanjutnya diharapkan dapat menjawab apakah rombongan memang sempat mendekati atau turun di kawasan Pulau Sertung.

Poin Penting:

Setiap petunjuk dalam pencarian menjadi penting, tetapi lokasi pasti rombongan tetap harus dipastikan melalui operasi pencarian di lapangan.

Kalau info ini menurut ikam penting, bagikan jua ke kawalan supaya makin banyak yang tahu perkembangan pencarian rombongan di Selat Sunda.

Semoga pencarian segera menemukan titik terang, dan terus ikuti kabar terbaru hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Siapa yang mengirim foto Gunung Anak Krakatau?

Foto tersebut dikirim Heriyanto, pemandu wisata yang berada di kapal bersama rombongan.

2. Kapan foto Gunung Anak Krakatau dikirim?

Foto dikirim ke grup WhatsApp pada Senin, 7 September 2026.

3. Apa yang terlihat dalam foto tersebut?

Foto memperlihatkan Gunung Anak Krakatau dengan asap putih mengepul dan tidak terlihat pulau lain yang menghalangi gunung.

4. Mengapa Pulau Sertung menjadi perhatian?

Sejumlah pegiat wisata menduga foto diambil di area sekitar Pulau Sertung. Istri salah satu jurnalis juga menyebut adanya pembicaraan mengenai kemungkinan rombongan turun di pulau tersebut.

5. Apakah keberadaan rombongan sudah dipastikan di Pulau Sertung?

Belum. Informasi mengenai kemungkinan rombongan berada atau turun di Pulau Sertung masih berupa dugaan yang perlu dipastikan melalui pencarian.

Sumber Informasi: RRI Radio Republik Indonesia, dengan judul "Foto Anak Krakatau Jadi Petunjuk Baru Pencarian Lima Jurnalis Hilang". Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Gunung Anak Krakatau Selat Sunda pencarian Jurnalis tim sar