Speed Boat Hilang di Selat Sunda, SAR Kerahkan Empat Tim untuk Pencarian Hari Kedua

istikhomah • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 18:15 WIB
Tim SAR Gabungan memperluas pencarian speed boat hilang di Perairan Selat Sunda.
Tim SAR Gabungan memperluas pencarian speed boat hilang di Perairan Selat Sunda.
Durasi Baca: 4 menit

Ikhtisar: Delapan orang masih dicari setelah speed boat hilang kontak di Selat Sunda, pencarian kini diperluas empat SRU.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Tim SAR Gabungan memperluas pencarian speed boat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Pandeglang, Banten. Upaya ini dilakukan pada hari kedua operasi untuk menemukan delapan orang yang masih dinyatakan hilang.

Area pencarian kini dibagi menjadi empat unit dengan pola penyisiran berbeda. Kondisi cuaca, arus, serta informasi lapangan menjadi pertimbangan tim dalam menentukan perkembangan operasi.

Baca Juga: Api TPA Galuga Sulit Dijangkau, Wabup Bogor Prioritaskan Evakuasi Warga

Empat SRU Dikerahkan Menyisir Perairan

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, AI Amrad, mengatakan operasi hari kedua dimulai pukul 07.00 WIB. Tim kemudian memperluas wilayah pencarian dengan membaginya menjadi empat Search and Rescue Unit atau SRU.

“Pada hari kedua ini, kami memperluas area pencarian. Dengan membagi Tim SAR Gabungan ke dalam empat Search and Rescue Unit atau SRU,” ujar AI Amrad, Rabu, 9 September 2026.

Pembagian tersebut membuat masing-masing unsur memiliki wilayah serta pola penyisiran berbeda. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperbesar cakupan pencarian speed boat dan delapan orang di dalamnya.

Seberapa Luas Area yang Disisir?

SRU 1 menggunakan KN SAR Tetuka 247 dengan rencana penyisiran sepanjang 68,3 nautical mile. Jarak antarjalur pencarian ditetapkan tiga nautical mile.

SRU 2 mengoperasikan KAL Anyer dengan rencana penyisiran 69,5 nautical mile. Pola spacing atau jarak antarjalurnya juga ditetapkan tiga nautical mile.

Sementara itu, SRU 3 menggunakan RIB 01 Lampung dengan rencana penyisiran sepanjang 67 nautical mile. Unit ini menerapkan spacing lebih rapat, yakni satu nautical mile.

Pencarian Juga Menyasar Sekitar Pulau Rakata

SRU 4 menggunakan RIB 02 Banten untuk melakukan penyisiran di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang. Wilayah tersebut menjadi bagian dari perluasan operasi pada hari kedua.

Amrad mengatakan pola pencarian tidak bersifat kaku karena perkembangan operasi akan terus dievaluasi. Faktor cuaca, arus, dan informasi terbaru dari lapangan menjadi pertimbangan tim.

“Perkembangan operasi akan terus dievaluasi berdasarkan kondisi cuaca, arus, dan informasi yang kami peroleh di lapangan,” kata Amrad.

Keterangan tersebut menunjukkan pencarian dilakukan dengan menyesuaikan kondisi perairan. Tim SAR tetap mengoptimalkan wilayah penyisiran sambil mempertimbangkan faktor yang dapat memengaruhi operasi di laut.

Delapan Orang Masih Dalam Pencarian

Delapan orang yang berada di speed boat tersebut hingga hari kedua masih dalam pencarian. Mereka terdiri atas dua anak buah kapal, seorang guide, dan lima jurnalis.

Dua orang yang tercatat sebagai anak buah kapal yakni Warta, 55 tahun, dan Surakman, 60 tahun. Sementara Heriyanto, 49 tahun, diketahui berperan sebagai guide.

Lima orang lainnya merupakan jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, serta Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Komposisi tersebut membuat pencarian bukan hanya menyangkut awak kapal. Lima jurnalis yang berada di dalam speed boat juga masih menunggu upaya penyelamatan dari tim gabungan.

Banyak Unsur Dilibatkan dalam Operasi

Operasi pencarian melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, USS Pandeglang, serta Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung.

Unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, Balawista, nelayan, masyarakat, dan sejumlah unsur terkait juga ikut mendukung operasi pencarian.

Dari sisi sarana, tim mengerahkan KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya, serta RIB Banten dan Lampung. Kendaraan pendukung dan drone thermal juga digunakan.

Peralatan yang dibawa mencakup perlengkapan SAR air, peralatan medis, komunikasi, serta kebutuhan pendukung lainnya. Seluruh sarana tersebut digunakan untuk memperkuat pencarian di wilayah perairan.

Kondisi Cuaca Menjadi Perhatian Tim

Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan cerah berawan. Angin bertiup dari selatan menuju utara dengan kecepatan sekitar 14 knot.

Tinggi gelombang di lokasi pencarian dilaporkan mencapai sekitar satu meter. Kondisi tersebut menjadi salah satu informasi yang terus diperhatikan selama operasi berlangsung.

Tim SAR juga masih menyesuaikan strategi pencarian dengan perubahan kondisi di lapangan. Evaluasi dilakukan agar penyisiran dapat diarahkan sesuai perkembangan informasi dan kondisi perairan.

Baca Juga: Rapat Paripurna DPR Hari Ini Bahas Reforma Agraria hingga Administrasi Kependudukan

Pencarian Akan Terus Dioptimalkan

Hari kedua operasi menunjukkan pencarian memasuki cakupan wilayah yang semakin luas. Empat SRU disiapkan dengan rute, jarak penyisiran, serta sarana yang berbeda.

Bagi keluarga dan pihak yang berkepentingan, perkembangan operasi menjadi informasi penting karena keberadaan delapan orang tersebut masih belum diketahui.

Amrad menegaskan seluruh personel dan sarana yang tersedia akan terus dioptimalkan. Fokus utama operasi tetap menemukan speed boat beserta delapan orang yang masih dalam pencarian.

Langkah berikutnya akan mengikuti hasil penyisiran serta evaluasi kondisi cuaca, arus, dan informasi yang diterima tim di lapangan.

Poin Penting

Insight Redaksi

Perluasan wilayah pencarian menjadi langkah penting ketika keberadaan speed boat belum diketahui pada hari kedua. Pembagian empat SRU memungkinkan penyisiran dilakukan dengan cakupan dan pola berbeda.

Yang juga penting, operasi tidak hanya mengandalkan satu jenis armada. Kapal SAR, kapal patroli, RIB, drone thermal, serta dukungan masyarakat digunakan secara bersama untuk memperkuat pencarian.

Rekomendasi: Pembaca sebaiknya mengikuti informasi resmi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan serta pihak berwenang untuk mendapatkan perkembangan operasi terbaru.

Kalau informasi ini bermanfaat, bagikan kepada keluarga atau teman dan ikuti terus informasi terbaru Balikpapan TV, teman update setia!

FAQ

1. Berapa orang yang masih dicari dalam insiden speed boat di Selat Sunda?

Sebanyak delapan orang masih dalam pencarian, terdiri dari dua ABK, seorang guide, dan lima jurnalis.

2. Kapan pencarian hari kedua dimulai?

Operasi pencarian hari kedua dimulai pada pukul 07.00 WIB, Rabu, 9 September 2026.

3. Berapa unit SAR yang dikerahkan?

Tim SAR Gabungan membagi operasi menjadi empat Search and Rescue Unit atau SRU.

4. Wilayah mana saja yang menjadi sasaran pencarian?

Pencarian dilakukan di wilayah Perairan Selat Sunda, termasuk sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang.

5. Bagaimana kondisi cuaca di lokasi pencarian?

Cuaca dilaporkan cerah berawan, angin bergerak dari selatan ke utara sekitar 14 knot, dengan gelombang hingga satu meter.

Sumber Informasi: RRI Radio Republik Indonesia, dengan materi berita tentang perluasan pencarian speed boat hilang di Selat Sunda. Diolah kembali dengan angle dan style Balikpapan TV.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates
Editor : Arya Kusuma
Speed Boat Hilang Selat Sunda Pandeglang tim sar