Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek

Polda Metro Jaya Kerahkan 4.131 Personel, Aksi Massa di Monas Berjalan Tertib

Arya Kusuma • Kamis, 18 Juni 2026 | 15:31 WIB
Massa aksi menyampaikan aspirasi
Massa aksi menyampaikan aspirasi

Durasi Baca: 4 menit

Topik: Dinamika Pengamanan Aksi Unjuk Rasa dan Stabilitas Aktivitas Publik Jakarta

Ikhtisar: Polda Metro Jaya memastikan sejumlah aksi penyampaian pendapat berlangsung tertib dengan dukungan ribuan personel gabungan serta pemantauan di berbagai titik strategis Jakarta.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Polda Metro Jaya memastikan sejumlah aksi penyampaian pendapat yang berlangsung di kawasan Monas dan beberapa titik Jakarta pada Kamis (18/6/2026) berjalan aman, tertib, dan terkendali.

Penasaran bagaimana ribuan personel disebar dan apa saja yang terjadi di lapangan? Simak sampai tuntas, informasinya padat dan menarik dibaca sampai akhir Ces!

Mengapa Polda Metro Jaya Mengerahkan Ribuan Personel Pengamanan?

Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan kondusif tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Sebanyak 4.131 personel gabungan diterjunkan ke sejumlah lokasi aksi di Jakarta.

Personel tersebut berasal dari unsur Polda Metro Jaya, jajaran polres, serta bantuan kendali operasi dari TNI, Korbrimob, dan Korsabhara. Skala pengamanan ini menunjukkan pentingnya menjaga keseimbangan antara hak menyampaikan pendapat dan ketertiban umum.

Baca Juga: Ajuin Rp 5 T, Pak! Tanggung, Pak! DPR Sebut Rp762 Miliar Terlalu Kecil, KPK Naikkan Usulan Anggaran Jadi Rp989

Bagaimana Situasi Aksi di Kawasan Monas Saat Berlangsung?

Hingga pukul 12.15 WIB, terdapat dua kelompok massa yang menyampaikan aspirasi di kawasan Silang Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat. Jumlah peserta aksi diperkirakan mencapai sekitar 800 orang.

Kelompok pertama berasal dari Aliansi Masyarakat Jakarta Timur dengan sekitar 500 peserta. Mereka menyuarakan agar pihak terkait mengadili koruptor dalam Program MBG sekaligus mendukung keberlanjutan program tersebut.

Kelompok kedua berasal dari Pimpinan Unit Kerja SP Kimia Energi Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia PT Indobuildco Unit The Sultan Hotel & Residence dengan sekitar 300 peserta.

Apa Kata Polda Metro Jaya Mengenai Jalannya Aksi?

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, menegaskan kehadiran aparat difokuskan pada pelayanan dan pengamanan masyarakat.

"Personel hadir untuk memberikan pelayanan dan memastikan kegiatan penyampaian pendapat berjalan aman, tertib, serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat," ujar Kombes Pol. Budi.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pendekatan pengamanan tidak hanya berorientasi pada pengendalian situasi, tetapi juga menjaga hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara damai.

Baca Juga: Kasus MBG Memanas, Elza Syarief dan Tim Sony Berbeda Versi Soal Pengunduran Diri

Apakah Ada Titik Aksi Lain yang Menjadi Perhatian?

Selain kawasan Monas, pengamanan juga dilakukan di sejumlah lokasi strategis. Beberapa titik yang menjadi fokus antara lain Bundaran HI, Dukuh Atas, Gedung MPR/DPR RI, hingga Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Menariknya, berdasarkan laporan situasi yang diterima kepolisian, kawasan Gedung MPR/DPR RI baik di pintu depan maupun Gerbang Pancasila dilaporkan nihil massa aksi.

Kondisi tersebut menunjukkan situasi penyampaian pendapat di wilayah hukum Polda Metro Jaya masih berada dalam kendali aparat keamanan.

Bagaimana Komposisi Personel Gabungan yang Diturunkan?

Jumlah personel yang diterjunkan mencapai 4.131 orang dengan rincian:

Adapun unsur BKO terdiri atas:

  1. TNI sebanyak 200 personel
  2. Korbrimob sebanyak 900 personel
  3. Korsabhara sebanyak 300 personel

Komposisi tersebut disiapkan untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan pengamanan selama aksi berlangsung di beberapa lokasi secara bersamaan.

Baca Juga: Kasus MBG Memanas, Elza Syarief dan Tim Sony Berbeda Versi Soal Pengunduran Diri

Mengapa Situasi Kondusif Menjadi Fokus Utama?

Kondisi aman dan tertib menjadi prioritas karena Jakarta tetap harus menjalankan aktivitas normal di tengah berlangsungnya aksi massa. Mobilitas pekerja, layanan publik, dan kegiatan ekonomi memerlukan dukungan situasi yang stabil.

Fakta bahwa salah satu kelompok massa telah membubarkan diri dan kembali ke Hotel Sultan pada pukul 12.00 WIB juga menjadi indikator bahwa kegiatan berlangsung sesuai pengawasan yang dilakukan aparat.

Poin Penting:

Insight redaksi: Situasi yang berlangsung di Jakarta menunjukkan bahwa pengamanan aksi saat ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menjaga ruang demokrasi tetap berjalan. Dari sudut pandang daerah seperti Balikpapan, stabilitas saat penyampaian aspirasi menjadi hal penting karena aktivitas publik tetap harus bergerak. Menariknya, meski ribuan personel diterjunkan, laporan lapangan menunjukkan kondisi relatif terkendali. Ini menjadi catatan bahwa koordinasi dan pengelolaan massa memiliki peran besar. Singkat. Efektif. Itu yang terlihat dari situasi hari ini, Ces. Bagikan jua informasi ini ke bubuhan ikam agar semakin banyak yang memahami perkembangan situasi secara utuh.

Tetap ikuti perkembangan aksi, kebijakan publik, dan berbagai peristiwa penting lainnya hanya di Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Berapa jumlah massa aksi yang berada di kawasan Monas?
Sekitar 800 orang dari dua kelompok massa.

2. Berapa personel yang dikerahkan Polda Metro Jaya?
Sebanyak 4.131 personel gabungan.

3. Apa tuntutan Aliansi Masyarakat Jakarta Timur?
Mengadili koruptor dalam Program MBG dan mendukung kelanjutan program tersebut.

4. Apakah ada aksi di kawasan Gedung MPR/DPR RI?
Berdasarkan laporan situasi, nihil massa aksi.

5. Dari unsur mana saja personel pengamanan berasal?
Polda Metro Jaya, jajaran polres, TNI, Korbrimob, dan Korsabhara.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#kawasan Monas #Aliansi Masyarakat Jakarta Timur #polda metro jaya