Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek

Gowes Muharram Bersama 1.000 Pesepeda Warnai Peringatan 1 Muharram 1448 H

Nazwa Deriska Noviyanti • Rabu, 17 Juni 2026 | 18:11 WIB
Ribuan peserta mengikuti Gowes Muharram dalam peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah.
Ribuan peserta mengikuti Gowes Muharram dalam peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah.

Durasi: 4 Menit

Topik: Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah melalui kegiatan gowes massal yang memadukan olahraga, silaturahmi, dan syiar Islam.

Ikhtisar: Pengurus Besar Nahdlatul Ulama memperingati 1 Muharram 1448 Hijriah dengan kegiatan Gowes Muharram yang diikuti sekitar 1.000 pesepeda. Agenda tersebut menggabungkan olahraga, pembacaan sholawat, tausiyah, serta upaya mendekatkan syiar Islam kepada masyarakat melalui kegiatan yang menggembirakan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di lingkungan Nahdlatul Ulama berlangsung dengan cara yang berbeda. Sekitar 1.000 pesepeda mengikuti Gowes Muharram yang digelar sebagai ruang kebersamaan, kesehatan, dan syiar Islam yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Penasaran mengapa kegiatan olahraga bisa menjadi bagian dari peringatan tahun baru Islam? Simak sampai akhir, karena ada sisi menarik yang membuat agenda ini mendapat perhatian luas, Ces!

Baca Juga: Transformasi Ruang Tamu Earth Tone yang Menenangkan dan Relevan 2026

Mengapa Gowes Muharram Menjadi Sorotan pada Tahun Baru Islam?

Gowes Muharram menarik perhatian karena menghadirkan pendekatan yang berbeda dalam memperingati 1 Muharram. Kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan unsur keagamaan, tetapi juga mengajak masyarakat berkumpul dalam suasana yang sehat dan penuh kebersamaan.

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU KH. Ma'shum Faqih turut mengayuh sepeda bersama ribuan peserta. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum mempererat kekeluargaan, mencari kesehatan, sekaligus memperkuat silaturahmi.

Siapa Saja yang Terlibat dalam Kegiatan Ini?

Peserta datang dari berbagai daerah. Ribuan pesepeda tercatat berasal dari Lamongan, Bojonegoro, Tuban, Jombang, Gresik, Blora, hingga Rembang.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Babat. Tingginya partisipasi menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap peringatan tahun baru Islam yang dikemas dalam format berbeda.

KH. Ma'shum Faqih menyampaikan, "Alhamdulillah, peringatan 1 Muharram ini dilaksanakan dengan gowes bersama masyarakat. Ini momentum kebersamaan, kekeluargaan, mencari sehat, mencari berkah, sekaligus mempererat silaturahmi."

Bagaimana Rangkaian Gowes Muharram Berlangsung?

Rute kegiatan dimulai dari Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Babat. Para peserta kemudian bergerak menuju Kawasan Wisata Gunung Pegat di Desa Gajah, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Setelah mencapai lokasi tujuan, acara tidak berhenti pada aktivitas bersepeda. Peserta mengikuti pembacaan sholawat dan tausiyah yang menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan.

Perpaduan antara olahraga dan nilai keagamaan menjadi ciri khas agenda tersebut. Konsep ini menghadirkan ruang yang menggabungkan olahraga, olah rasa, dan olah pikir dalam satu momentum.

Apa Pesan yang Ingin Disampaikan Melalui Gowes Muharram?

PBNU menilai syiar Islam dapat hadir melalui berbagai bentuk kegiatan yang dekat dengan masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai mampu menjangkau kalangan yang lebih luas tanpa meninggalkan nilai utama yang ingin disampaikan.

KH. Ma'shum Faqih menegaskan bahwa syiar Islam tidak hanya hadir melalui pengajian. Menurutnya, kegiatan yang menggembirakan, menyehatkan, dan mempererat persaudaraan juga dapat menjadi sarana dakwah yang efektif.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlangsung setiap tahun. Harapannya, semangat menyambut tahun baru Islam dapat kembali hidup dan dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat.

Mengapa Antusiasme Peserta Dinilai Tinggi?

Persiapan kegiatan berlangsung dalam waktu relatif singkat. Meski demikian, jumlah peserta yang hadir menunjukkan respons positif dari masyarakat.

Panitia juga menghadirkan sejumlah daya tarik selama kegiatan berlangsung. Selain panorama alam Gunung Pegat, peserta berkesempatan memperoleh berbagai hadiah termasuk paket umrah gratis sebagai hadiah utama.

Setibanya di garis akhir, seluruh peserta disambut makanan khas Sego Gunung. Suasana tersebut menambah kesan kebersamaan yang menjadi salah satu tujuan utama kegiatan.

Bagaimana Posisi 1 Muharram 1448 Hijriah Menurut PBNU?

Sebelumnya, Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama mengumumkan bahwa 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun resmi Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama. Dalam keterangannya disebutkan bahwa penetapan dilakukan berdasarkan istikmal.

"Pengumuman awal bulan Muharram 1448 H, 1 Muharram 1448 H Rabu Kliwon 17 Juni 2026 M (mulai malam Rabu) atas dasar istikmal," tulis akun resmi tersebut.

Poin Penting:

Baca Juga: Laundry Room Makeover 2026, Cara Cerdas Menata Ruang Cuci Lebih Efisien

Insight Redaksi: Kegiatan Gowes Muharram menunjukkan bahwa peringatan keagamaan dapat dikemas dalam format yang dekat dengan aktivitas masyarakat sehari-hari. Dari sudut pandang Balikpapan, pendekatan seperti ini menarik karena menggabungkan kebersamaan, kesehatan, dan nilai spiritual dalam satu ruang yang mudah diterima berbagai kalangan. Bukan semata seremonial. Ada upaya menghadirkan momentum keagamaan dalam pengalaman yang terasa langsung. Kada heran jika respons masyarakat cukup tinggi, nah itu sudah.

Jika konsep seperti ini berkembang di berbagai daerah, masyarakat memiliki pilihan kegiatan yang bukan hanya meriah tetapi juga memperkuat hubungan sosial. Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam agar semakin banyak yang mengetahui kisah di balik Gowes Muharram.

Momentum keagamaan sering menghadirkan cara baru untuk mempererat kebersamaan. Ikuti terus perkembangan informasi menarik hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Siapa yang mengikuti Gowes Muharram?
Sekitar 1.000 pesepeda dari berbagai daerah.

2. Siapa penyelenggara kegiatan ini?
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Babat.

3. Dari mana rute gowes dimulai?
Dari RSNU Babat menuju Kawasan Wisata Gunung Pegat.

4. Selain bersepeda, kegiatan apa yang dilakukan peserta?
Pembacaan sholawat dan tausiyah.

5. Kapan 1 Muharram 1448 Hijriah menurut PBNU?
Rabu, 17 Juni 2026.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#KH. Ma'shum Faqih #Gunung Pegat #Gowes Muharram