Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Kasus Kasatnarkoba Kaltim Terungkap, Paket Etomidate Balikpapan dan Kukar Jadi Sorotan Publik

Nazwa Deriska Noviyanti • Selasa, 19 Mei 2026 | 05:56 WIB
Petugas kepolisian saat mengembangkan kasus etomidate di Kaltim yang menyeret nama Kasatnarkoba Kukar.
Petugas kepolisian saat mengembangkan kasus etomidate di Kaltim yang menyeret nama Kasatnarkoba Kukar.

Topik: Dua Kasatnarkoba Kaltim Terseret Kasus Narkoba, Pengawasan Polisi Kini Disorot
Durasi Baca: 4 menit

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Polda Kalimantan Timur kembali jadi perhatian publik setelah dua perwira yang pernah dan masih bertugas di satuan narkoba justru terseret kasus dugaan peredaran barang haram. Terbaru, Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara AKP Yohanes Bonar Adiguna diamankan dan kini menjalani penahanan di Rutan Polda Kaltim sejak 2 Mei 2026. Sebelumnya, mantan Kasatnarkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Jonathan Sasiang juga lebih dulu diproses hukum dalam perkara serupa.

Kasus ini langsung bikin banyak warga bertanya-tanya. Bagaimana pengawasan internal bisa kecolongan sampai dua nama dari unit pemberantasan narkoba malah ikut terseret? Nah, simak terus sampai habis pang, karena ada rangkaian fakta yang perlahan mulai terbuka Ces!

Baca Juga: Pemkot Balikpapan Usulkan 1.000 Formasi CPNS 2026, Fokus Isi Kekurangan Pegawai Pelayanan

Apa yang Membuat Kasus AKP Bonar Jadi Sorotan Besar?

Kasus AKP Bonar jadi perhatian karena posisinya masih aktif menjabat sebagai Kasat Resnarkoba Polres Kukar sejak Desember 2025. Ia diamankan setelah penyidik Ditresnarkoba dan Bid Propam Polda Kaltim melakukan pengembangan dari temuan paket etomidate yang dikirim ke Tenggarong dan Balikpapan.

Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro membenarkan proses pemeriksaan masih berlangsung. Karena masih tahap pendalaman, detail perkara belum dibuka penuh ke publik. Situasi ini bikin masyarakat makin menunggu arah pengembangan kasusnya, kada heran pang banyak yang ikut memantau Ces!

Bagaimana Polisi Menemukan Paket Etomidate Itu?

Awalnya penyidik mencurigai pengiriman paket menuju dua daerah berbeda, yakni Tenggarong dan Balikpapan. Untuk mengetahui siapa penerimanya, polisi melakukan control delivery atau pengawasan pengambilan paket secara langsung.

Pada 30 April 2026 sekitar pukul 14.30 WITA, seorang anggota polisi berinisial AB diamankan saat mengambil paket di kantor ekspedisi Tiki Tenggarong. Setelah paket dibuka bersama penyidik, ditemukan 20 buah etomidate di dalamnya. Polisi lalu menemukan paket lain di Balikpapan berisi 50 buah etomidate. Total barang bukti yang diamankan mencapai 70 buah. Kada sedikit pang jumlahnya Ces!

Dirreskrimum Polda Kaltim Kombes Romylus Tamtelahitu menyebut AB mengaku hanya diminta mengambil paket tanpa mengetahui isinya. Namun penyidik menemukan fakta lain setelah pendalaman dilakukan.

Kenapa Nama AKP Bonar Ikut Terseret Dalam Pengembangan Kasus?

Penyidik menemukan hubungan antara AB dan AKP Bonar dari pola pengiriman yang ternyata sudah beberapa kali terjadi. Nama pengirim dari Medan dan penerima disebut menggunakan identitas yang sama dalam beberapa pengiriman sebelumnya.

“Saudara AB mengaku sudah tiga kali mengambil paket dengan nama pengirim dari Medan dan penerima yang sama,” ujar Kombes Romylus.

Dari situ, Ditresnarkoba Polda Kaltim langsung berkoordinasi dengan Bid Propam untuk mengamankan AKP Bonar pada 1 Mei 2026 dini hari sekitar pukul 03.45 WITA. Awalnya hanya diperiksa sebagai saksi, lalu statusnya naik menjadi tersangka setelah gelar perkara. Polisi juga mendalami nama lain berinisial R di Jakarta dan H di Medan. Nah, makin panjang pengembangannya pang Ces!

Apa Peran Bareskrim Polri Dalam Penanganan Kasus Ini?

Kasus ini ternyata ikut dipantau langsung oleh Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Pengawasan dilakukan agar proses hukum berjalan serius dan semua kemungkinan jaringan bisa dibuka lebih luas.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso memastikan pihaknya akan melakukan pemantauan intensif terhadap penanganan kasus di Polda Kaltim. Menurutnya, langkah back up dilakukan untuk mendukung pengembangan apabila muncul fakta baru selama proses penyidikan berlangsung.

Situasi ini menunjukkan perhatian pusat terhadap perkara tersebut cukup besar. Bubuhan warga pun kini menunggu hasil akhirnya, apakah bakal muncul nama lain atau kada Ces!

Bagaimana Dampak Kasus Ini ke Kepercayaan Publik?

Kasus yang melibatkan aparat penegak hukum selalu memicu respons luas di masyarakat. Apalagi posisi yang terseret merupakan pejabat di satuan pemberantasan narkoba. Banyak warga berharap proses hukum berjalan terbuka dan tanpa perlakuan khusus.

Di sisi lain, langkah pengawasan internal dan keterlibatan Bareskrim dianggap penting untuk menjaga kepercayaan publik. Karena di tengah maraknya kasus narkoba, masyarakat tentu berharap aparat yang bertugas memang benar-benar bersih dari jaringan tersebut. Kadada yang mau hukum tajam ke bawah saja pang, nah itu sudah...!

Poin Penting:

  1. AKP Yohanes Bonar Adiguna ditahan di Rutan Polda Kaltim sejak 2 Mei 2026.
  2. Polisi menemukan total 70 buah etomidate dari paket di Tenggarong dan Balikpapan.
  3. Anggota polisi berinisial AB diamankan saat mengambil paket di ekspedisi.
  4. Bareskrim Polri ikut mengawasi penanganan kasus di Polda Kaltim.
  5. Penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan lain dari Jakarta dan Medan.

Baca Juga: Dewi Perssik Tegur Aldi Taher Usai Nama Felice Gabriel Viral, Publik Langsung Heboh

Insight: Kasus ini bukan cuma soal oknum, tapi juga ujian besar buat pengawasan internal kepolisian di Kaltim. Saat publik mulai mempertanyakan integritas aparat, langkah terbuka dan pengembangan kasus sampai akar jaringan jadi hal paling ditunggu warga. Masyarakat Balikpapan dan Kukar biasanya cepat membaca situasi pang. Kalau proses hukumnya jelas dan kada tebang pilih, kepercayaan publik perlahan bisa pulih lagi. Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham perkembangan kasusnya Ces!

Ikuti terus perkembangan kasus ini hanya di Balikpapan Tv teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ:

  1. Siapa AKP Yohanes Bonar Adiguna?
    AKP Bonar adalah Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara yang menjabat sejak Desember 2025.
  2. Barang apa yang ditemukan polisi dalam kasus ini?
    Penyidik menemukan 70 buah etomidate dari dua paket berbeda di Tenggarong dan Balikpapan.
  3. Apa peran anggota polisi berinisial AB?
    AB diamankan saat mengambil paket di kantor ekspedisi Tiki Tenggarong pada 30 April 2026.
  4. Apakah Bareskrim Polri ikut menangani kasus ini?
    Ya. Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan pengawasan dan back up penanganan kasus di Polda Kaltim.
    my ride-or-die for updates
    my ride-or-die for updates
     
Editor : Arya Kusuma
#AKP Yohanes Bonar Adiguna #Etomidate Balikpapan #polda kalimantan timur