Truk Bawa Puluhan Motor Terbalik di Tengah Kabut Asap Kalsel, Dua Sopir Luka

Arya Kusuma • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:48 WIB
Truk pengangkut puluhan motor Honda terbalik setelah terlibat kecelakaan di tengah kabut asap tebal yang menyelimuti wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (19/8/2026).
Truk pengangkut puluhan motor Honda terbalik setelah terlibat kecelakaan di tengah kabut asap tebal yang menyelimuti wilayah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (19/8/2026).

Waktu baca: 4–5 menit

Ikhtisar: Truk pengangkut puluhan motor terbalik di Jalan Gubernur Syarkawi saat kabut asap karhutla mengganggu pandangan pengguna jalan.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Truk pengangkut puluhan motor baru terbalik setelah terlibat kecelakaan dengan truk lain di Jalan Gubernur Syarkawi, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (19/8/2026). Peristiwa ini terjadi ketika kabut asap karhutla sedang tebal dan mengganggu pandangan pengguna jalan.

Kabut asap bukan cuma bikin napas tak nyaman. Ketika jarak pandang ikut terganggu, perjalanan di jalan raya juga menjadi jauh lebih berisiko. Berikut fakta kecelakaannya dan kondisi udara Banjarbaru saat kejadian.

Dua Truk Terlibat Kecelakaan

Satuan Lalu Lintas Polres Banjar menangani kecelakaan yang melibatkan dua truk di Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar.

Salah satu kendaraan merupakan truk Fuso bernomor polisi DA 8**0 CO yang mengangkut motor baru milik dealer Honda. Truk tersebut terbalik, sementara truk lainnya, jenis PS dengan nomor polisi KH 8294 SD, mengalami kerusakan pada bagian depan.

Kasat Lantas Polres Banjar Iptu Agung Iswahyudi menyebut tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, kedua sopir mengalami luka dan telah dibawa ke Rumah Sakit Sultan Agung Banjarbaru.

Kedua sopir tersebut masing-masing bernama Aliansyah dan Muhammad Rahul.

Penyebab Kecelakaan Masih Didalami

Meski kecelakaan berlangsung ketika kabut asap tebal menyelimuti kawasan tersebut, polisi belum memastikan kabut asap sebagai penyebab langsung kecelakaan.

Polres Banjar masih mendalami penyebab pasti insiden serta kondisi kendaraan dan puluhan motor yang dibawa truk tersebut. Polisi hanya memastikan bahwa kabut asap saat kejadian cukup mengganggu pandangan pengguna jalan.

Karena itu, menyebut kecelakaan tersebut semata-mata disebabkan kabut asap masih terlalu dini. Fakta yang sudah terkonfirmasi adalah kondisi pandangan terganggu ketika kecelakaan terjadi.

Baca Juga: Kabut Asap Kalsel Makin Pekat, Truk Terbalik hingga 12 Penerbangan Terdampak

Kualitas Udara Banjarbaru Masuk Kategori Berbahaya

Pada hari yang sama, kondisi udara di Banjarbaru juga berada dalam situasi serius.

BMKG mencatat konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 389,4 mikrogram per meter kubik pada pukul 07.00 WITA. Angka tersebut sudah berada di atas ambang kategori Berbahaya, yakni 250,5 mikrogram per meter kubik.

Konsentrasi PM2.5 mulai meningkat sejak dini hari dan memburuk pada pagi hari. BMKG mengaitkan peningkatan tersebut dengan asap karhutla di sekitar wilayah terdampak, sementara kondisi atmosfer yang kering membuat asap dan partikulat lebih mudah bertahan di udara.

BMKG juga mencatat kondisi kering di seluruh wilayah Kalimantan Selatan berdasarkan pemantauan curah hujan pada 18 hingga 19 Agustus 2026.

Pengendara Diminta Tidak Menganggap Enteng Kabut Asap

Situasi tersebut menunjukkan bahwa dampak karhutla tidak berhenti pada persoalan kualitas udara.

Ketika asap menurunkan jarak pandang, pengguna jalan menghadapi risiko tambahan, terutama di jalur dengan lalu lintas kendaraan berat. Namun, faktor kabut asap dalam kecelakaan truk di Jalan Gubernur Syarkawi tetap harus dibuktikan melalui hasil penyelidikan kepolisian.

BMKG mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika konsentrasi PM2.5 tinggi, menggunakan masker standar seperti N95 atau KN95 saat beraktivitas di luar, serta terus memantau perubahan kualitas udara.

Poin Penting

Insight Redaksi

Kabut asap sudah menunjukkan dampak yang lebih luas dari sekadar udara kotor. Ketika jarak pandang terganggu, keselamatan transportasi ikut dipertaruhkan. Asap bukan cuma bikin sesak, tapi juga bikin jalan kehilangan jarak aman. Pengendara di jalur terdampak mesti ekstra waspada dan jangan memaksakan kecepatan.

Kalau pandangan mulai buram, pelankan kendaraan, jaga jarak, dan jangan sok kuat melawan kondisi jalan.

Kalau menurutmu informasi ini penting, bagikan ke keluarga atau kawan yang masih harus berkendara di tengah kabut asap.

Buat kamu yang ingin tetap update soal kabut asap, kecelakaan, dan kondisi terbaru di Kalimantan, pantau terus Balikpapan TV teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Di mana kecelakaan truk pengangkut motor terjadi?

Kecelakaan terjadi di Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

2. Apakah kabut asap sudah dipastikan menjadi penyebab kecelakaan?

Belum. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan. Kabut asap dipastikan mengganggu pandangan pengguna jalan ketika kejadian berlangsung.

3. Seberapa buruk kualitas udara Banjarbaru saat itu?

BMKG mencatat PM2.5 sebesar 389,4 µg/m³ pada pukul 07.00 WITA, jauh di atas ambang kategori Berbahaya sebesar 250,5 µg/m³.

4. Apa imbauan BMKG kepada masyarakat?

Masyarakat diminta mengurangi aktivitas luar ruangan, menggunakan masker standar seperti N95 atau KN95 saat berada di luar, dan terus memantau perkembangan kualitas udara.

Sumber Informasi: ANTARA News Kalimantan Selatan, “Polres Banjar tangani truk dealer terbalik saat kabut asap tebal”, oleh Firman. ANTARA News, “BMKG: Waspada kualitas udara di Banjarbaru kategori sangat tidak sehat”, oleh Tumpal Andani Aritonang. Artikel diolah kembali secara orisinal dengan angle dan style jurnalistik BalikpapanTV.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Kabut Asap karhutla banjarbaru