Mahakam Mask Carnival 30 Agustus, Pawai Topeng dan Drum Band Ramaikan Samarinda

Arya Kusuma • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:25 WIB
Parade drum band pelajar menjadi salah satu agenda Mahakam Mask Carnival 30 Agustus.
Parade drum band pelajar menjadi salah satu agenda Mahakam Mask Carnival 30 Agustus.

Durasi Baca: 4 menit

Ikhtisar: Mahakam Mask Carnival digelar 30 Agustus dengan pawai topeng, parade drum band, dan festival pencak silat.

 

Balikpapan TV - Hai Ces! Dinas Pariwisata Kaltim menyiapkan Mahakam Mask Carnival di Samarinda pada Minggu, 30 Agustus 2026, dengan target 2.000 hingga 3.000 peserta.

Kegiatan dimulai pukul 07.00 Wita dan ditargetkan selesai sekitar pukul 11.00 Wita. Konsepnya dibuat ringkas, tetapi tetap menghadirkan tiga agenda seni dan budaya untuk masyarakat.

Mahakam Mask Carnival Digelar 30 Agustus

Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur menyiapkan pawai tersebut sebagai bagian dari momentum hiburan masyarakat setelah rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Muhammad Faisal mengatakan, pelaksanaan dijadwalkan pada Minggu pagi dengan rute yang relatif pendek.

“Pawai kita akan laksanakan, insyaallah, tanggal 30 Agustus, pada hari Minggu. Mulai pagi hari jam 7. Jadi seluruh masyarakat silakan,” kata Faisal, Selasa (11/8).

Menurut Faisal, kegiatan ini merupakan inisiatif Dinas Pariwisata Kaltim bersama sejumlah komunitas. Pemerintah Provinsi Kaltim juga tidak bermaksud mengambil atau menggeser agenda pawai yang selama ini digelar Pemerintah Kota Samarinda.

Baca Juga: Bukan Cuma Nilai, SNT 11 Tarakan Cari Potensi Siswa dari Berbagai Bidang

Mengapa Pawai Digelar Setelah 17 Agustus?

Momentum setelah 17 Agustus dipilih karena pawai sudah melekat dengan suasana perayaan kemerdekaan di Samarinda.

Faisal menilai keberadaan pawai setelah upacara kemerdekaan menjadi bagian dari hiburan masyarakat yang sayang jika ditiadakan.

“Saya ingin mengambil momen bahwa setelah upacara 17 itu memang sudah ter-branding ada pawai. Sayang nanti kalau tidak ada. Jadi kita mengambil momen itu,” ujarnya.

Konsep tahun ini diberi nama Mahakam Mask Carnival dengan fokus pada karnaval topeng. Penyelenggara masih akan mengembangkan konsep tersebut agar pelaksanaan pada tahun berikutnya dapat dibuat semakin tematik.

Tiga Agenda Seni Disiapkan untuk Warga

Mahakam Mask Carnival tidak hanya berisi pawai topeng. Ada tiga agenda utama yang disiapkan dalam kegiatan tersebut.

1. Parade Drum Band

Lomba parade drum band akan melibatkan pelajar SMP dan SMA atau sekolah yang memiliki unit drum band.

Peserta tidak diarahkan membuat pertunjukan besar. Mereka akan mengikuti street parade atau parade jalanan sepanjang rute yang telah ditentukan.

“Kita akan undang SMP, SMA, sekolah yang punya unit drum band untuk berlomba. Tapi parade saja, parade street, tidak display besar,” jelas Faisal.

2. Festival Seni Pencak Silat

Agenda kedua berupa Festival Seni Pencak Silat. Kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkenalkan seni bela diri tersebut kepada masyarakat sekaligus menunjukkan keberadaannya di Benua Etam.

3. Karnaval Topeng

Agenda utama lainnya adalah karnaval topeng yang melibatkan penggiat seni, budaya, serta komunitas.

Konsep ini menjadi pembeda utama Mahakam Mask Carnival tahun ini. Topeng menjadi elemen visual yang diangkat sebagai identitas karnaval.

Baca Juga: BMKG Pantau Kemarau Kaltara, Risiko Karhutla dan Kekeringan Mulai Menguat

Peserta Dibatasi dan Rute Dibuat Pendek

Samarinda akan menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan dengan skala yang sengaja dibuat lebih sederhana dibandingkan agenda karnaval pada tahun-tahun sebelumnya.

Panitia menargetkan sekitar 2.000 hingga 3.000 peserta. Waktu pelaksanaan juga dibatasi hingga sekitar pukul 11.00 Wita.

“Insyaallah tidak sebesar seperti yang biasa. Pagi kita pukul 11 juga selesai. Target sekitar 2.000 sampai 3.000 orang saja. Rutenya juga pendek,” pungkas Faisal.

Format tersebut membuat kegiatan lebih terarah. Bagi masyarakat, waktu pelaksanaan pada Minggu pagi juga menjadi ruang untuk menikmati pertunjukan seni tanpa harus mengikuti kegiatan hingga siang.

Poin Penting

Insight Redaksi

Mahakam Mask Carnival menarik karena Kaltim mencoba menjaga tradisi pawai sekaligus memberi identitas baru lewat topeng. Skalanya memang dibatasi, tetapi justru bisa menjadi ruang menguji konsep sebelum dikembangkan. Ini bukan sekadar pawai, Ces, melainkan percobaan membangun agenda budaya yang punya ciri khas sendiri.

Format kegiatan perlu dibuat konsisten setiap tahun agar masyarakat mudah mengenali Mahakam Mask Carnival sebagai agenda budaya Kaltim. Jangan cuma ramai sekali, lalu kadada kelanjutannya.

Bagikan informasi ini ke kawalan ikam supaya mereka tahu agenda seni dan budaya yang bakal meramaikan Samarinda.

Selalu update info terbaru hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Kapan Mahakam Mask Carnival digelar?

Mahakam Mask Carnival dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026.

2. Pukul berapa pawai dimulai?

Pawai dijadwalkan mulai pukul 07.00 Wita dan ditargetkan selesai sekitar pukul 11.00 Wita.

3. Berapa jumlah peserta yang ditargetkan?

Dinas Pariwisata Kaltim menargetkan sekitar 2.000 hingga 3.000 peserta.

4. Apa saja agenda Mahakam Mask Carnival?

Agenda utamanya terdiri dari parade drum band, Festival Seni Pencak Silat, dan karnaval topeng.

5. Apakah kegiatan ini menggantikan pawai Pemkot Samarinda?

Tidak. Muhammad Faisal menegaskan kegiatan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengambil atau menggeser agenda pawai yang biasa digelar Pemkot Samarinda.

Sumber Informasi: Media Kaltim Post, dengan judul “Dispar Kaltim Siapkan Mahakam Mask Carnival 30 Agustus, Pawai Topeng Hingga Parade Drum Band”, oleh Eko Pralistio. Di-update kembali dengan angle dan style Balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Muhammad Faisal Mahakam Mask Carnival samarinda