Potensi Budidaya Perikanan Kaltara Besar, Pengelolaan Tambak Tradisional Masih Perlu Dibenahi

Riafandi • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 05:07 WIB
Potensi budidaya perikanan Kaltara terus berkembang, pengelolaan tambak tradisional didorong lebih berkualitas dan berdaya saing. (BTV/AI)
Potensi budidaya perikanan Kaltara terus berkembang, pengelolaan tambak tradisional didorong lebih berkualitas dan berdaya saing. (BTV/AI)

Durasi Baca: 4 Menit

Potensi budidaya perikanan Kalimantan Utara dan upaya meningkatkan kualitas tambak tradisional melalui penerapan budidaya yang baik.

Ikhtisar: Kalimantan Utara memiliki potensi besar di sektor budidaya perikanan. Namun, pengelolaan tambak tradisional masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari tata kelola hingga keterbatasan sarana. BPPMHKP Tarakan mendorong penerapan budidaya yang baik agar mutu hasil perikanan tetap terjaga dan mampu bersaing di pasar.

 

Balikpapan TV – Hai Ces! Sektor perikanan menjadi salah satu kekuatan ekonomi Kalimantan Utara yang terus dikembangkan. Selain hasil tangkapan laut, potensi budidaya ikan di tambak maupun perairan darat dinilai masih sangat menjanjikan. Namun, agar mampu berkembang secara berkelanjutan, pengelolaan tambak tradisional masih membutuhkan berbagai pembenahan.

Peningkatan kualitas budidaya tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi, tetapi juga menjaga mutu hasil perikanan agar memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar.

Baca Juga: Makna Lagu No Tears Left to Cry Ariana Grande: Ternyata Ini Arti Sebenarnya di Balik Lagu Penuh Harapan

Budidaya Perikanan Jadi Potensi Besar Kalimantan Utara

Balai Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Tarakan menilai peluang pengembangan budidaya perikanan di Kalimantan Utara masih terbuka lebar.

Kepala BPPMHKP Tarakan, Piyan Gustaffiana, menjelaskan bahwa perhatian lembaganya tidak hanya tertuju pada hasil tangkapan nelayan, tetapi juga seluruh proses budidaya perikanan mulai dari tahap awal hingga hasil produksi.

Pendekatan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas hasil perikanan tetap terjaga sebelum dipasarkan kepada konsumen.

Tambak Tradisional Miliki Keunggulan, Tetapi Perlu Pembenahan

Sebagian besar tambak di Kalimantan Utara masih dikelola secara tradisional.

Menurut BPPMHKP, pola budidaya tersebut memiliki keunggulan karena penggunaan bahan kimia maupun antibiotik relatif lebih sedikit sehingga kualitas produk tetap terjaga.

Meski demikian, dari sisi pengelolaan masih terdapat sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan agar memenuhi standar budidaya perikanan yang baik.

Tata Kelola Tambak Masih Menjadi Tantangan

Salah satu kendala yang masih ditemui adalah tata letak tambak yang belum sepenuhnya sesuai standar.

Beberapa tambak masih menggunakan jalur yang sama untuk pemasukan dan pembuangan air. Kondisi tersebut dinilai perlu dibenahi agar sistem budidaya menjadi lebih efektif sekaligus mendukung kesehatan lingkungan tambak.

Selain itu, pemetaan kawasan budidaya juga dianggap penting agar pengembangan perikanan dapat dilakukan secara lebih terarah.

Sarana dan Pelatihan Masih Perlu Ditingkatkan

Tidak hanya persoalan tata ruang, keterbatasan biaya penyediaan sarana pendukung juga menjadi tantangan bagi para pembudidaya.

Di sisi lain, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dinilai penting agar pelaku usaha mampu menerapkan teknik budidaya sesuai standar yang direkomendasikan.

Pendampingan secara berkelanjutan diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil budidaya.

Dorong Perikanan Berkelanjutan

BPPMHKP Tarakan menegaskan akan terus mendampingi pelaku usaha perikanan agar penerapan budidaya yang baik dapat dilakukan secara konsisten.

Melalui pengelolaan yang lebih baik, potensi perikanan Kalimantan Utara diharapkan terus berkembang tanpa menghilangkan karakteristik utamanya sebagai kawasan budidaya yang masih alami.

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari penguatan sektor perikanan sebagai salah satu penopang ekonomi daerah.

Baca Juga: Makna Lagu You Belong With Me dari Album Fearless, Kisah Cinta Tak Terbalas yang Masih Relevan hingga Kini

Poin Penting

Insight Redaksi

Potensi perikanan Kalimantan Utara tidak hanya bergantung pada luasnya kawasan budidaya, tetapi juga pada kualitas pengelolaannya. Pembenahan tata kelola tambak, peningkatan keterampilan pembudidaya, serta pendampingan yang berkelanjutan dapat menjadi kunci agar hasil perikanan memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kadapapa pang prosesnya dilakukan bertahap, pengembangan budidaya yang berkelanjutan akan memberikan manfaat bagi pelaku usaha maupun perekonomian daerah, Ces.

Selalu ikuti perkembangan informasi terbaru seputar Kalimantan hanya di Balikpapan TV, teman update setia, bukan sekadar info biasa!

FAQ

1. Apa potensi utama sektor perikanan di Kalimantan Utara?

Budidaya perikanan di tambak, perairan payau, dan perairan darat masih memiliki peluang pengembangan yang besar.

2. Apa tantangan utama tambak tradisional di Kaltara?

Tata kelola tambak yang belum sesuai standar, keterbatasan sarana, serta minimnya pelatihan bagi pembudidaya.

3. Apa keunggulan tambak tradisional?

Penggunaan bahan kimia dan antibiotik relatif rendah sehingga mutu hasil budidaya tetap terjaga.

4. Mengapa tata letak tambak perlu diperbaiki?

Agar sistem pemasukan dan pembuangan air sesuai standar budidaya yang baik serta mendukung produktivitas dan kualitas hasil panen.

5. Apa harapan BPPMHKP Tarakan?

Pelaku usaha dapat menerapkan budidaya perikanan yang baik secara konsisten sehingga potensi perikanan Kalimantan Utara terus berkembang.

Sumber Informasi: Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Media Kaltim Post, dengan judul "Optimalkan Lahan P2L, Polres PPU Bersiap Panen Raya Melon Akhir Agustus", oleh penulis Ari Arief. Di-update kembali dengan angle dan style balikpapantv.id.

my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
Sumber : Radar Tarakan
perikanan Kaltara tambak tradisional BPPMHKP Tarakan budidaya perikanan