Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Bisnis & UMKM Religi Iptek

6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu Diangkat dari Sungai Jakarta, Dimusnahkan di Lima Wilayah Jakarta Begini Cara Memusnakannya

Arya Kusuma • Jumat, 17 April 2026 | 15:39 WIB
Tumpukan ikan sapu-sapu hasil operasi serentak di perairan Jakarta
Tumpukan ikan sapu-sapu hasil operasi serentak di perairan Jakarta

 

Topik: Pemprov DKI tangkap 6,98 ton ikan sapu-sapu serentak di lima wilayah
Durasi Baca: 4 menit

 

Ikhtisar: Operasi massal Pemprov DKI hasilkan 68.880 ikan sapu-sapu, dimusnahkan karena kandungan berbahaya dan ancam ekosistem perairan Jakarta.

Baca Ringkas 30 Detik: Pemprov DKI Jakarta menggelar operasi serentak tangkap ikan sapu-sapu di lima wilayah dan berhasil mengumpulkan 6,98 ton dari 68.880 ekor. Jakarta Selatan jadi penyumbang terbesar karena populasi tinggi di perairan luas Setu Babakan. Ikan dimusnahkan dengan dibelah lalu dikubur karena mengandung residu berbahaya. Langkah ini dilakukan demi menjaga keseimbangan ekosistem air yang sudah didominasi spesies tersebut. Scroll Kebawah Lanjutkan Terus Baca Selengkapnya...

 

Balikpapan TV - Hai Cess! Operasi besar penangkapan ikan sapu-sapu di Jakarta akhirnya kasih hasil yang langsung terasa. Dalam waktu beberapa jam saja, total tangkapan tembus 6,98 ton dari lima wilayah kota.

Penasaran kenapa jumlahnya bisa segitu banyak dan kenapa harus dimusnahkan? Gas terus baca sampai habis, biar makin paham situasinya, Cess!

Kenapa penangkapan ikan sapu-sapu dilakukan serentak di Jakarta?

Langkah ini memang sengaja digelar serentak sebagai bagian dari upaya besar menjaga keseimbangan ekosistem perairan di ibu kota. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan pengurangan populasi ikan sapu-sapu yang jumlahnya sudah kelewat dominan.

Operasi berlangsung dari pagi, tepatnya pukul 7.30 sampai 11.00 WIB. Dalam waktu singkat, hasilnya langsung terlihat signifikan. Total tangkapan mencapai 68.880 ekor dengan berat hampir 7 ton.

Kegiatan ini bukan kerja satu pihak saja. Banyak unit kerja perangkat daerah ikut turun tangan, mulai dari sektor lingkungan hidup sampai pengelolaan sumber daya air. Nah, itu sudah tanda kalau ini bukan operasi biasa pang.

Di wilayah mana tangkapan paling banyak ditemukan?

Jawabannya jelas condong ke Jakarta Selatan. Dari total tangkapan, wilayah ini menyumbang paling besar dengan 63.600 ekor atau sekitar 5,3 ton.

Lokasi utamanya ada di Setu Babakan, tepatnya di pintu air outlet kawasan tersebut. Perairannya luas, ditambah laporan warga yang menyebut populasi ikan sapu-sapu tinggi di sana.

Wilayah lain juga ikut menyumbang, tapi skalanya jauh lebih kecil. Jakarta Timur mencatat lebih dari 4 ribu ekor, sementara Jakarta Pusat, Utara, dan Barat jumlahnya jauh di bawah itu. Kadada yang nyangka selisihnya sejauh ini, pahamlah ikam.

Baca Juga: Duka di Sekadau, Kronologi Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekada, Evakuasi 8 Korban Tuntas di Medan Terjal,

Bagaimana cara ikan sapu-sapu dimusnahkan setelah ditangkap?

Ikan yang sudah tertangkap tidak disimpan atau dimanfaatkan. Semuanya langsung dimusnahkan di lokasi yang sudah ditentukan.

Prosesnya cukup tegas. Ikan dibelah dua lalu dikubur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada dampak lanjutan terhadap lingkungan sekitar.

Penangkapan sendiri dilakukan dari area pintu air sampai titik yang dikenal warga sebagai Kali Tengah. Semua hasil tangkapan dikumpulkan lalu langsung diproses di sekitar lokasi tersebut. Jadi, kada dibawa jauh-jauh pang.

Apa alasan ikan sapu-sapu tidak layak dikonsumsi?

Ini poin penting yang perlu dicatat. Ikan sapu-sapu dianggap berbahaya untuk dikonsumsi karena mengandung residu yang tidak aman.

Pramono Anung Wibowo menegaskan bahwa kandungan logam dalam tubuh ikan ini cukup tinggi. Bahkan di Jakarta, angkanya ditemukan rata-rata di atas 0,3 yang dinilai berisiko.

Menariknya, ikan ini berasal dari Amerika Selatan dan dikenal mampu hidup di berbagai kondisi air, baik bersih maupun kotor. Tapi tetap saja, kandungan di dalam tubuhnya jadi alasan utama kenapa tidak direkomendasikan untuk konsumsi.

Apakah ada alternatif pemanfaatan ikan sapu-sapu di masa depan?

Sebenarnya sudah ada teknologi di luar negeri yang mencoba mengolah ikan ini menjadi tepung untuk pakan ternak atau ikan hias. Prosesnya menggunakan suhu tinggi.

Namun, penerapannya masih belum masif. Penyebabnya tetap sama, yaitu kandungan logam yang tinggi dalam tubuh ikan tersebut.

Jadi untuk saat ini, langkah paling aman adalah mengurangi populasinya secara langsung. Nah, ikam pasti pahamlah, kalau dibiarkan terus, ekosistem bisa makin kacau.

Baca Juga: Li Claudia Chandra meraih penghargaan KWP Awards 2026 kategori pemimpin perempuan inovatif

Poin Penting:

  1. Total tangkapan ikan sapu-sapu mencapai 6,98 ton dari 68.880 ekor
  2. Jakarta Selatan jadi wilayah dengan tangkapan terbesar
  3. Ikan dimusnahkan dengan cara dibelah dan dikubur
  4. Mengandung residu dan logam tinggi sehingga tidak layak konsumsi
  5. Populasi ikan sapu-sapu di Jakarta sudah dominan dan perlu dikendalikan

Insight: Langkah tegas ini bukan sekadar bersih-bersih perairan, tapi sinyal bahwa keseimbangan ekosistem mulai terganggu serius. Kalau satu spesies mendominasi, efeknya panjang ke rantai makanan. Di Balikpapan pun bisa jadi pelajaran penting pang. Jangan tunggu kondisi parah baru bergerak. Lebih cepat dikontrol, dampaknya bisa ditekan.

Bagikan jua artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham situasi lingkungan seperti ini, nah!

Tetap update info penting dan menarik lainnya di balikpapantv.id. Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'

FAQ:

  1. Apa itu ikan sapu-sapu dan kenapa banyak di Jakarta?
    Ikan ini dikenal sebagai spesies yang mudah berkembang di berbagai kondisi air dan kini populasinya mendominasi perairan Jakarta.
  2. Berapa total ikan yang ditangkap dalam operasi ini?
    Sebanyak 68.880 ekor dengan total berat mencapai 6,98 ton.
  3. Kenapa ikan sapu-sapu tidak boleh dimakan?
    Karena mengandung residu dan logam tinggi yang berbahaya bagi kesehatan.
  4. Apa tujuan utama operasi ini dilakukan?
    Untuk mengurangi dominasi ikan sapu-sapu dan menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
my ride-or-die for updates
my ride-or-die for updates

 

Editor : Arya Kusuma
#ikan sapu-sapu Jakarta #Setu Babakan #Pramono Anung Wibowo #operasi penangkapan ikan #perairan Jakarta