Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Pengawasan Pangan Ramadan: Jajanan Ramadan Ikut Diuji Langsung, Ini Cara BBPOM Jaga Keamanan Pangan Ramadan

Arya Kusuma • Jumat, 20 Februari 2026 | 14:30 WIB

BBPOM memeriksa produk pangan di ritel Kaltim saat Ramadan, pengawasan lima tahap demi keamanan masyarakat.
BBPOM memeriksa produk pangan di ritel Kaltim saat Ramadan, pengawasan lima tahap demi keamanan masyarakat.

Ikhtisar: Pengawasan keamanan pangan Ramadan di Kaltim diperketat BBPOM Samarinda dan Balikpapan lewat lima tahapan, uji langsung jajanan, laporan mingguan hingga pusat, serta ajakan cek KLIK demi perlindungan masyarakat.

Balikpapan TV - Hai Cess!

Ramadan datang, pengawasan pangan langsung digeber. Jika harga dipantau Dinas Perdagangan, urusan keamanan makanan kini jadi fokus serius Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan. Tahun ini, pengawasan dibuat khusus dan bertahap.

Jangan diskip dulu. Ini penting pang, apalagi buat bubuhan ikam yang hobi belanja takjil atau kirim parsel ke keluarga. Baca sampai tuntan Cess!

Di Kalimantan Timur, pengawasan Ramadan dijalankan dua kantor BBPOM, yakni Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Samarinda dan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Balikpapan. Keduanya jalan bareng, rutin sekaligus intensif menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional.

Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Madya BBPOM Samarinda, M Faizal, menegaskan Ramadan dibagi lima tahapan pengawasan. “Bulan Ramadan ini dibagi menjadi 5 tahapan, tim kami terbagi ke 5 tahapan menuju ke daerah pengawasan tergantung prioritas, dan akan dilaporkan setiap minggu ke pusat,” jelasnya.

Kenapa pengawasan keamanan pangan Ramadan di Kaltim dibagi lima tahap?

Pengawasan lima tahap dibuat agar pengendalian lebih terstruktur dan tepat sasaran. Tahap pertama dimulai dari pra pengawasan, perencanaan, dan sosialisasi. BBPOM memetakan risiko sarana peredaran, lalu menyosialisasikan standar keamanan pangan kepada importir, distributor, hingga ritel.

Tahap ini bukan formalitas. Risiko dipetakan lebih dulu supaya langkah berikutnya kada salah sasaran. Importir dan distributor diingatkan pentingnya izin edar dan penyimpanan sesuai aturan.

Dengan pola bertahap, pengawasan jadi sistematis. Kada asal sidak lalu selesai. Semua disusun dari hulu dulu, pahamlah ikam.

Baca Juga: Mulai 2027, Ijazah TK atau PAUD Jadi Syarat Masuk SD di Balikpapan, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bagaimana pengawasan gudang importir dan distributor dilakukan?

Tahap kedua fokus pada sarana distribusi dan gudang importir. Pemeriksaan dilakukan pada gudang besar untuk memastikan produk impor maupun lokal memiliki izin edar resmi.

Petugas mengecek kedaluwarsa dan cara penyimpanan. Produk harus disimpan sesuai ketentuan. Jika ada yang melanggar, pasti tercatat.

Langkah ini penting karena gudang adalah simpul utama distribusi. Kalau di hulu aman, maka ke ritel juga lebih terkendali. Logikanya jelas.

Apa yang diperiksa di ritel modern, tradisional, hingga parsel Ramadan?

Tahap ketiga menyasar ritel modern dan tradisional. Produk tanpa izin edar atau TIE, rusak, hingga kedaluwarsa jadi prioritas pemeriksaan.

Masuk tahap keempat, pengawasan diperluas ke parsel dan pangan olahan terkemas. Tim memastikan isi parsel kada mengandung produk TIE, kemasan rusak, atau barang kedaluwarsa.

Momentum Ramadan sering dimanfaatkan oknum. Karena itu, pemeriksaan parsel jadi krusial. Jangan sampai niat kirim bingkisan malah jadi risiko kesehatan, nah itu sudah.

Apakah jajanan Ramadan juga diuji langsung di lapangan?

Ya. Pengawasan juga menyasar jajanan Ramadan. Bahkan dilakukan pengujian langsung di lokasi.

“Pengawasan jajan Ramadan, dilakukan pengujian on the spot juga ada. Jadi masyarakat bisa lihat dan interaksi langsung. Memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.

Transparansi ini memberi efek edukasi. Warga bisa melihat proses uji, bukan sekadar dengar kabar. Kepercayaan tumbuh karena prosesnya terbuka.

Kenapa pertengahan Ramadan rawan penyimpangan dan apa itu cek KLIK?

Menurut Faizal, tren pelanggaran sebenarnya menurun. Edukasi bertahun-tahun mulai menunjukkan hasil positif. “Pengamatan kami, masyarakat semakin cerdas, semakin mengikuti dan melek anjuran pemerintah. Masyarakat paham makanan berbahaya mengandung formalin dan boraks misaknya,” katanya.

Namun ia mengingatkan potensi penyimpangan sering muncul di pertengahan Ramadan. “Biasanya di pertengahan Ramadan, para oknum bisa memanfaatkan situasi, mencampur produk bagus dan rusak,” ungkapnya.

Karena itu, masyarakat diminta menerapkan prinsip cek KLIK:

  1. Kemasan

  2. Label

  3. Izin edar

  4. Kedaluwarsa

“Cek lewat aplikasi atau website, intinya cek KLIK itu yang diutamakan. Kalau beli produk terdaftar berarti negara menjamin,” tegasnya.

Tahap terakhir adalah evaluasi dan tindak lanjut. Laporan mingguan dirangkum secara nasional. Bahkan, hasilnya masuk dalam laporan ke presiden untuk keamanan pangan tahun 2026.

Pengawasan kada berhenti di daerah. Ada sistem nasional yang memantau. Jadi bukan kerja setengah jalan.

Insight: Pengawasan lima tahap ini menunjukkan pendekatan yang lebih sistematis, bukan reaktif. Ada perencanaan, ada evaluasi, ada pelaporan nasional. Itu beda. Masyarakat juga diajak aktif lewat cek KLIK. Artinya tanggung jawab dibagi. Pemerintah mengawasi, warga ikut memeriksa. Kolaborasi ini yang bikin sistem kuat. Di Balikpapan dan Kaltim, budaya cek sebelum beli harus terus dibiasakan. Jangan tunggu viral baru bergerak, pahamlah ikam.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham soal keamanan pangan Ramadan di Kaltim, nah.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, "Bukan Sekadar Info Biasa!"

FAQ

1. Siapa yang bertanggung jawab mengawasi keamanan pangan selama Ramadan di Kaltim?
BBPOM Samarinda dan BBPOM Balikpapan menjalankan pengawasan rutin dan intensifikasi khusus Ramadan dalam lima tahap.

2. Produk apa saja yang diawasi selama Ramadan?
Produk pangan terdaftar, pangan impor dan lokal di gudang distributor, ritel modern dan tradisional, parsel Ramadan, hingga jajanan Ramadan.

3. Apa itu cek KLIK yang dianjurkan BBPOM?
Cek KLIK adalah memeriksa Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli produk pangan.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Koneksi Informasi Terkini
Koneksi Informasi Terkini

Editor : Arya Kusuma
#Keamanan pangan Ramadan Kaltim #BBPOM Samarinda #BBPOM Balikpapan