Balikpapan TV - Hai Cess! PT Pertamina Hulu Energi melalui PT Pertamina Hulu Mahakam kembali mencatatkan temuan penting di sektor migas nasional. Dari wilayah lepas pantai South Mahakam, Kalimantan Timur, sumur eksplorasi Metulang Deep (MDP)-1x berhasil mengungkap sumber daya migas berskala besar. Temuan ini langsung menarik perhatian karena datang dari area yang selama ini dikategorikan lapangan matang, namun ternyata masih menyimpan potensi signifikan.
Lanjutkan bacanya sampai habis, Cess! Soalnya temuan ini bukan cuma soal angka produksi, tapi juga cerita tentang strategi eksplorasi, teknologi, dan harapan baru untuk ketahanan energi nasional yang relevan banget buat bubuhan ikam di Kalimantan Timur.
Apa istimewanya temuan migas di South Mahakam ini?
Temuan di sumur MDP-1x istimewa karena berasal dari strategi Near Field Exploration yang dijalankan PHE. Strategi ini dirancang sebagai langkah cepat agar potensi migas bisa segera diproduksikan dengan memanfaatkan fasilitas yang sudah ada di lapangan migas fase matang. Artinya, temuan ini tidak berdiri sendiri, tapi langsung terhubung dengan infrastruktur eksisting.
Di tengah keterbatasan area kerja, PHM tetap konsisten melakukan eksplorasi dengan pendekatan geologi terbaru. Hasilnya, ditemukan sumber daya kontinjensi Original Oil in Place yang diperkirakan mencapai 106 juta barel ekuivalen minyak. Angka ini menunjukkan bahwa lapangan mature masih menyimpan cadangan besar jika dikelola dengan konsep yang tepat.
Direktur Eksplorasi PHE, Muharram Jaya Panguriseng, menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti efektivitas konsep eksplorasi baru. “Keberhasilan ini merupakan hasil dedikasi tim eksplorasi PHE serta kolaborasi erat dengan SKK Migas dan Kementerian ESDM,” ujarnya di Jakarta, Kamis (1/1). Nah, pahamlah ikam, kerja tim dan strategi jelas jadi kunci.
Bagaimana strategi eksplorasi Near Field Exploration bekerja?
Near Field Exploration difokuskan pada area sekitar lapangan yang sudah berproduksi. Tujuannya sederhana tapi strategis, yakni menemukan cadangan tambahan yang bisa cepat dikembangkan. Dengan pendekatan ini, waktu dari penemuan ke produksi bisa dipangkas karena fasilitas produksi sudah tersedia.
PHM menerapkan strategi ini di Blok Mahakam yang dikelolanya sejak 1 Januari 2018. Dari enam sumur eksplorasi yang dibor, empat di antaranya mencatatkan temuan signifikan, termasuk MDP-1x. Tingkat keberhasilan ini memperlihatkan konsistensi eksplorasi di wilayah yang sering dianggap sudah tidak menarik.
Pendekatan geologi terbaru juga menjadi pembeda. Meski target utama hanya ditembus sebagian akibat tekanan tinggi, potensi besar justru teridentifikasi pada formasi yang lebih dangkal. Ini menegaskan bahwa inovasi konsep eksplorasi mampu membuka peluang baru, ya’kalo pahamlah ikam.
Seberapa besar potensi produksi dari sumur MDP-1x?
Sumur MDP-1x dibor hingga kedalaman terukur 4.260 meter dan menembus formasi Yakin. Walau menghadapi tantangan tekanan tinggi, PHM berhasil mengidentifikasi potensi pada Sepinggan Carbonate Sequence dan Sepinggan Deltaic Sequence. Dua formasi ini menunjukkan karakter reservoir yang menjanjikan.
Berdasarkan hasil uji alir di zona SCS dengan interval 25,5 meter, sumur ini mencatatkan laju alir maksimum sekitar 2.821 barel minyak per hari dan produksi gas sebesar 5 MMSCFD. Angka ini mengonfirmasi kemampuan produksi yang baik dari reservoir karbonat dan batu pasir di wilayah South Mahakam.
Hasil tersebut memberi gambaran bahwa temuan ini bukan sekadar cadangan di atas kertas. Potensi produksinya nyata dan bisa segera dikembangkan. Cita-cita swasembada energi tapi produksi stagnan, nah’ itu sudah, untungnya temuan ini datang di waktu yang pas.
Apa dampaknya bagi ketahanan energi nasional dan Kalimantan?
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia, Sunaryanto, menegaskan bahwa eksplorasi menjadi faktor kunci keberlanjutan pasokan energi nasional. Dengan temuan MDP-1x, tahap pengembangan akan segera dilanjutkan untuk mendorong peningkatan produksi berkelanjutan, khususnya di Kalimantan.
Keberhasilan di Blok Mahakam juga melengkapi capaian eksplorasi Pertamina sepanjang 2024–2025 di berbagai wilayah. Rangkaian temuan ini memperlihatkan bahwa lapangan migas matang masih menyimpan potensi besar jika dikelola dengan inovasi, teknologi, dan strategi yang tepat.
Bagi Kalimantan Timur, temuan ini memperkuat peran daerah sebagai tulang punggung energi nasional. Bagikan jua info ini ke kekawalan ikam supaya makin banyak yang paham soal pentingnya eksplorasi berkelanjutan, Cess.
Ikhtisar
Temuan migas di sumur Metulang Deep (MDP)-1x South Mahakam menegaskan efektivitas strategi Near Field Exploration PHE. Dengan potensi 106 MMBOE dan hasil uji alir menjanjikan, lapangan mature terbukti masih produktif. Keberhasilan ini memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus peran Kalimantan Timur dalam pasokan energi Indonesia.
Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam biar informasi penting ini makin luas manfaatnya, Cess.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'
FAQ
Apa itu sumur Metulang Deep (MDP)-1x?
Sumur eksplorasi offshore di South Mahakam yang menemukan potensi migas besar.
Mengapa temuan ini penting bagi energi nasional?
Karena berpotensi meningkatkan lifting migas dan mendukung ketahanan energi.
Apakah lapangan mature masih layak dieksplorasi?
Ya, temuan ini membuktikan lapangan matang masih menyimpan potensi signifikan.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Gambar dapat saja dihasilkan AI di artikel ini hanya sebagai ilustrasi pendukung yang membantu pembaca memahami konteks informasi bukan sebagai bukti realistis. Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.