Info Lokal InfoScope Gaya Hidup Infotainment Iptek Bisnis & UMKM Religi

Bagaimana Tambak Berbasis Mangrove Mengubah Ekonomi Pesisir Berau?

AdminBTV • Jumat, 19 Desember 2025 | 14:58 WIB

Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia
Koneksi Informasi Sehari-hari, Teman Update Setia

Balikpapan TV - Hai Cess! Produktivitas tambak udang di pesisir Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, sedang naik daun. Di balik angka panen yang makin stabil, ada pendekatan budidaya yang pelan tapi pasti mengubah cara pandang petambak terhadap alam. Program Mangrove Sahabat Tambak Lestari atau MESTI, yang berjalan dari 2022 sampai 2025, membuktikan bahwa mangrove dan tambak bisa jalan seiring. 

Penasaran bagaimana cerita tambak di Berau bisa naik kelas tanpa harus mengorbankan hutan mangrove? Tetap di sini dan ikuti sampai akhir, karena kisah kolaborasi ini bukan cuma soal panen, tapi juga soal masa depan pesisir yang lebih tahan banting, Cess!.

Baca Juga: Senyum Pesut Mahakam dan Sungai Mahakam yang Menyimpan Cerita Evolusi Panjang Kalimantan Timur

Bagaimana Program MESTI Mengubah Wajah Tambak Udang di Berau?

Program MESTI hadir sebagai jawaban atas tekanan lingkungan di wilayah pesisir Berau. Seiring alih fungsi mangrove menjadi tambak, kualitas ekosistem ikut tergerus. Lewat kerja sama Chevron, Pemerintah Kabupaten Berau, Pact, dan organisasi konservasi lokal, MESTI menawarkan pendekatan berbasis ekosistem yang terasa lebih masuk akal bagi petambak.

Fokus utama program ini ada di dua desa pesisir, Pegat Batumbuk dan Tabalar Muara. Di sana, petambak diajak menata ulang kawasan budidaya agar lebih rapi dan efisien. Pendekatan yang dipakai dikenal sebagai SECURE, yaitu penataan kawasan, restorasi, dan perlindungan yang dijalankan secara terpadu.

Hasilnya terasa di lapangan. Petambak mulai mengandalkan peningkatan kualitas produksi, bukan perluasan lahan. Tekanan pembukaan mangrove bisa ditekan, sementara produktivitas tambak justru ikut terdongkrak, nah’ itu sudah, win-win situasinya pahamlah ikam.

Apa Peran Pendekatan SECURE dalam Menjaga Mangrove?

Pendekatan SECURE menjadi tulang punggung program MESTI. Konsep ini menekankan bahwa tambak udang dan mangrove bukan dua hal yang saling meniadakan. Dengan penataan yang tepat, keduanya justru saling menguatkan.

Lewat SECURE, petambak diarahkan mengelola tambak di lahan yang lebih kecil namun lebih efisien. Artinya, produktivitas dikejar lewat teknik budidaya yang lebih baik, bukan lewat membuka kawasan baru. Restorasi dan perlindungan mangrove berjalan bersamaan dengan aktivitas budidaya.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyebut dampaknya terlihat jelas. “Ekosistem mangrove yang sehat mendukung produktivitas perikanan, perlindungan pesisir, serta ketahanan pangan dan sosial. Saya melihat perbedaan yang jelas antara tambak udang sebelum dan sesudah menerapkan pendekatan SECURE,” ujarnya. Pernyataan ini memperkuat bahwa pendekatan tersebut bukan sekadar teori di atas kertas.

Kenapa Field School dan Inovasi Benih Jadi Kunci Produktivitas?

Selain penataan kawasan, peningkatan kapasitas petambak menjadi fokus utama. Melalui Field School, para petambak di Pegat Batumbuk dan Tabalar Muara mengikuti 15 modul pembelajaran. Mulai dari pemetaan ekosistem, teknik budidaya, sampai manajemen usaha perikanan.

Ilmu yang didapat tidak berhenti di peserta pelatihan. Program training-of-trainers membuat pengetahuan ini menyebar ke tingkat komunitas. Bubuhan petambak saling berbagi praktik baik, sehingga perubahan tidak hanya terasa di satu dua tambak.

Di sisi teknis, inovasi pembenihan udang ikut berperan besar. Metode benih yang lebih adaptif meningkatkan tingkat kelangsungan hidup udang. Panen jadi lebih konsisten meski lahan tambak lebih kecil. Dampak lanjutannya, tekanan terhadap hutan mangrove ikut berkurang, pahamlah ikam.

Seberapa Besar Dampak Ekonomi bagi Masyarakat Pesisir?

Dampak program MESTI tidak berhenti di kolam tambak. Data menunjukkan pendapatan rumah tangga di dua desa sasaran meningkat hampir 50 persen sepanjang 2022 sampai 2025. Sementara pendapatan langsung petambak naik sekitar 12 persen pada periode 2023 hingga 2025.

Kenaikan ini ditopang oleh pengaktifan kembali tambak yang sebelumnya tidak produktif dan munculnya sumber penghasilan baru. Program ini juga mendorong pembentukan tiga koperasi usaha yang melibatkan 53 perempuan. Mereka mengolah hasil tambak menjadi produk bernilai tambah seperti terasi dan stik kepiting.

Koperasi tersebut didukung fasilitas produksi berbasis energi surya berkapasitas 5 kWp dan mencatat pendapatan kolektif sekitar Rp 40 juta per bulan. Bagi masyarakat pesisir, ini bukan angka kecil. Kekawalan ekonomi lokal ikut bergerak, dan ketahanan sosial masyarakat pun menguat.

Program MESTI di Berau menunjukkan bahwa tambak udang berbasis ekosistem mangrove mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga lingkungan. Pendekatan SECURE, pelatihan Field School, inovasi pembenihan, dan penguatan ekonomi komunitas menjadi kunci keberhasilan.

Bagikan artikel ini ke bubuhan ikam supaya makin banyak yang paham soal tambak berkelanjutan di pesisir Kalimantan Timur.

Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!” (Rafi)

 

FAQ
Apa itu Program MESTI dan di mana diterapkan?
Program MESTI adalah inisiatif budidaya tambak berbasis mangrove yang diterapkan di Desa Pegat Batumbuk dan Tabalar Muara, Kabupaten Berau.

Apa dampak utama MESTI bagi petambak?
Produktivitas tambak meningkat, pendapatan petambak naik, dan tekanan pembukaan hutan mangrove berkurang.

Kenapa mangrove penting bagi tambak udang?
Mangrove yang sehat mendukung kualitas ekosistem pesisir sehingga produktivitas perikanan lebih terjaga.

DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.

Tambak udang di pesisir Berau berdampingan dengan mangrove, simbol produktivitas dan lingkungan yang berjalan seiring.
Tambak udang di pesisir Berau berdampingan dengan mangrove, simbol produktivitas dan lingkungan yang berjalan seiring.

Editor : Arya Kusuma
#Petambak Pegat Batumbuk #Tambak udang Berau #Mangrove pesisir