Balikpapan TV - Hai Cess! Musyawarah Provinsi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalimantan Timur pada Kamis, 27 November 2025, resmi menetapkan Putri Amanda Nurramadani sebagai Ketua Kadin Kaltim periode 2025–2030, menggantikan Datang Donna Faroek.
Forum yang berlangsung hangat ini juga menandai sejarah baru: Putri, berusia 23 tahun, menjadi salah satu ketua termuda yang pernah memimpin Kadin Kaltim. Keputusan aklamasi terjadi setelah calon lain, Muhammad Ridwan, tiba-tiba mundur dan memberikan mandat penuh kepada Putri.
Meski dihiasi dinamika internal dan isu kedekatan politik, seluruh proses berjalan kondusif dan disepakati peserta Musprov. Yuk lanjut baca ya Cess, biar tidak ketinggalan garis besarnya.
Apa Faktor Penentu Putri Amanda Terpilih sebagai Ketua Kadin Kaltim?
Putri ditetapkan sebagai ketua setelah Muhammad Ridwan—yang awalnya kandidat kuat—memutuskan mundur dan memberikan dukungan penuh.
Langkah ini membuka jalan aklamasi.
Ridwan mengungkapkan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah dan dukungan kolektif dari peserta Musprov. Ia menegaskan bahwa semuanya dilakukan demi menjaga soliditas organisasi.
Mengapa Muhammad Ridwan Memutuskan Mundur dari Pencalonan?
Ridwan menyampaikan bahwa ada pertimbangan matang demi masa depan Kadin Kaltim. Ia menilai proses berjalan transparan dan disepakati semua pihak.
“Ada pertimbangan matang untuk ini, dan untuk kemajuan Kadin Kaltim ke depan,” jelasnya. Ia juga memastikan bahwa perubahan AD/ART yang dipertanyakan sebagian peserta sudah melalui persetujuan kolektif.
Baca Juga: Progres Pasar Pagi, Kapan Pasar Pagi Resmi Dibuka? Ini Penjelasannya
Bagaimana Sikap Ridwan terhadap Dinamika Internal dan Isu Kebijakan Organisasi?
Menurut Ridwan, Kadin harus menjaga stabilitas internal agar tidak merugikan para pengusaha. Fokusnya adalah memperkuat peran Kadin sebagai mitra pemerintah.
“Jangan sampai Kadin Kaltim terpecah belah. Kalau itu terjadi, yang rugi adalah para pengusaha kita. Kita harus memajukan Kaltim,” tegasnya.
Apa Komitmen Putri Amanda Usai Terpilih?
Putri menyampaikan rasa terima kasih sekaligus komitmennya untuk melanjutkan arah Kadin yang sudah berjalan. Ia memilih fokus pada kerja organisasi ketimbang isu eksternal.
“Saya maju untuk mengemban amanah ini. Terima kasih kepada seluruh pengurus Kabupaten/Kota dan pimpinan Formatur,” ucapnya.
Bagaimana Respons Putri Amanda terhadap Isu Kedekatan Politik?
Putri sempat ditanya mengenai isu kedekatan dengan Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, namun ia memilih tidak menanggapi.
“Saya no comment ya,” ujarnya singkat sebelum meninggalkan area wawancara.
Musprov Kadin Kaltim menetapkan Putri Amanda Nurramadani sebagai Ketua 2025–2030 melalui aklamasi setelah Ridwan mengundurkan diri. Dinamika internal, isu AD/ART, dan sorotan publik terkait kedekatan politik sempat mencuat. Namun, para pihak memastikan bahwa keputusan diambil berdasarkan musyawarah mufakat demi soliditas Kadin Kaltim.
Kalau menurutmu artikel ini bermanfaat dan membuka wawasan, jangan sungkan sebarkan ke teman-teman ya biar informasi penting ini makin luas tersebar.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan Tv teman update setia, 'Bukan Sekadar Info Biasa!'
FAQ
1. Siapa saja calon ketua pada Musprov Kadin Kaltim 2025?
Ada dua calon: Muhammad Ridwan dan Putri Amanda Nurramadani, namun Ridwan memilih mundur.
2. Mengapa pemilihan dilakukan secara aklamasi?
Karena Ridwan memberikan mandat dukungan kepada Putri, sehingga Putri menjadi calon tunggal.
3. Apakah Musprov berjalan dengan lancar?
Ya. Meski ada dinamika, seluruh proses berjalan kondusif dan disepakati peserta.
DISCLAIMER
Artikel ini menggunakan bantuan AI secara terbatas untuk menghasilkan tulisan bebas typo dan kalimat tidak efektif, menghindari pengulangan kata dan paralelisme yang tidak tepat berdasarkan PUEBI. Artikel ini telah melalui verifikasi dan validasi ketat oleh Manusia (Redaksi). Teknologi AI digunakan semata-mata sebagai alat bantu produktivitas dan efisiensi kerja redaksi — bukan sebagai pengganti peran jurnalis manusia.
Editor : Arya Kusuma