Balikpapan TV - Hai Cess! Sebanyak 400 pelaku UMKM resmi menerima KUR (Kredit Usaha Rakyat) dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DPPKUKM) Kaltim.
Acara ini berlangsung di Gedung Olah Bebaya, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (21 Oktober 2025) — jadi momen penting untuk mendorong UMKM naik kelas dan memperkuat ekonomi rakyat.
Kegiatan ini bukan sekadar penyaluran dana, tapi bagian dari pendampingan terarah agar pembiayaan KUR benar-benar tepat sasaran, sejalan dengan target nasional program dari pemerintah pusat.
Yuk, lanjut baca sampai habis — biar tau alasan kenapa program ini dianggap game changer bagi pelaku UMKM di Kaltim, Cess!
Baca Juga: SMAN 10 Samarinda Resmi Jadi Sekolah Garuda, Terapkan Kurikulum Global Setara S1
Apa Itu Program KUR dan Kenapa Penting untuk UMKM?
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah pembiayaan nasional yang bertujuan memperluas akses modal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di seluruh Indonesia.
Dengan bunga ringan 6 persen per tahun, KUR membantu UMKM yang ingin berkembang tanpa terbebani bunga tinggi dari pinjaman komersial.
Secara nasional, target KUR mencapai 3 juta debitur, dan saat ini sudah menjangkau 800 ribu pelaku usaha. Di Kalimantan Timur sendiri, penyalurannya dilakukan oleh 9 lembaga keuangan di 10 kabupaten/kota.
Langkah ini menjadikan KUR bukan hanya program keuangan, tapi juga alat pemerataan ekonomi rakyat.
Bagaimana Penyaluran KUR Dilakukan di Kaltim?
DPPKUKM Kaltim menyalurkan KUR secara resmi kepada 400 pelaku UMKM di berbagai sektor — dari kuliner, salon kecantikan, aksesori, hingga peternakan.
Setiap penerima mendapatkan pembiayaan bervariasi mulai Rp50 juta hingga Rp400 juta, tergantung kebutuhan dan skala usaha.
“KUR ini bukan sekadar bantuan, tetapi investasi untuk penguatan ekonomi rakyat. Penyaluran kepada 400 UMKM hari ini adalah bagian dari komitmen kita mendorong pelaku usaha naik kelas,” ujar Heni Purwaningsih, Kepala DPPKUKM Kaltim.
Penyaluran KUR ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan terhadap UMKM di Kaltim terus diperkuat, bukan hanya dalam bentuk dana, tapi juga pendampingan dan pelatihan berkelanjutan.
Siapa Saja yang Dapat Manfaat Langsung dari Program Ini?
Banyak! Salah satunya Titis Anggraini, pelaku UMKM asal Samarinda, yang menerima KUR senilai Rp150 juta. Dana tersebut digunakan untuk membangun dapur produksi baru demi memperluas usahanya di bidang makanan olahan.
“Saya bersyukur sekali. Dengan KUR ini, saya bisa mewujudkan dapur produksi yang lebih layak. Pembayarannya juga ringan, berjangka lima tahun,” tutur Titis dengan penuh semangat.
Cerita seperti Titis ini menggambarkan bagaimana KUR menjadi katalis perubahan nyata bagi pelaku usaha kecil yang ingin tumbuh dan mandiri.
Baca Juga: 12 Desa di Kaltim Belum Cairkan Dana Desa Tahap I, DPMPD Beberkan Alasannya!
Apa Dampak Nyata KUR bagi Ekonomi Daerah?
Selain menambah modal usaha, KUR juga membantu membuka lapangan kerja baru dan memperkuat pondasi ekonomi kerakyatan di daerah.
Dengan pembiayaan yang tepat sasaran, pelaku UMKM bisa naik kelas dari skala mikro ke menengah, bahkan menembus pasar digital dan ekspor.
Program ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Kaltim yang lebih merata, sambil menciptakan iklim usaha yang kompetitif namun inklusif.
Seperti kata Heni, KUR bukan sekadar dana cair — tapi bentuk kepercayaan bahwa usaha kecil punya potensi besar jika diberi kesempatan.
Tips Singkat Buat UMKM yang Mau Ikut Program KUR
1. Lengkapi legalitas usaha, seperti NIB atau surat izin usaha.
2. Siapkan laporan keuangan sederhana, agar mudah diverifikasi bank.
3. Gunakan dana sesuai rencana usaha, bukan konsumsi pribadi.
4. Ikuti pelatihan dari DPPKUKM untuk memperkuat strategi bisnis.
Dengan langkah kecil dan disiplin, kamu bisa jadi bagian dari UMKM yang sukses memanfaatkan KUR untuk tumbuh lebih besar.
Program KUR di Kalimantan Timur kini jadi tumpuan utama mendorong 400 pelaku UMKM agar semakin berdaya dan mandiri. Dari kuliner hingga peternakan, semangatnya sama: tumbuh bersama lewat dukungan pemerintah yang nyata.
Kalau kamu pelaku usaha lokal yang lagi cari modal dan ingin naik kelas, yuk pelajari cara memanfaatkan program ini.
Yuk, bagikan artikel ini ke teman-teman UMKM lainnya ya, biar makin banyak yang merasakan manfaatnya, Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia — “Bukan Sekadar Info Biasa!”
FAQ
1. Apakah semua pelaku UMKM bisa mengajukan KUR?
Ya, selama memiliki legalitas usaha dan memenuhi kriteria lembaga penyalur seperti bank atau koperasi mitra KUR.
2. Berapa lama jangka waktu pembayaran KUR?
Umumnya antara 3 hingga 5 tahun tergantung jenis dan skala usaha.
3. Apakah ada pelatihan bagi penerima KUR?
Ada. DPPKUKM Kaltim menyediakan pendampingan dan pelatihan agar penerima mampu mengelola dana secara tepat.