Balikpapan TV - Hai Cess! Perempuan punya peran penting bukan cuma di rumah, tapi juga dalam membangun literasi dan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kaltim, Hj. Sarifah Suraidah Harum, saat melantik Ketua TP PKK Mahakam Ulu sekaligus mengukuhkan sembilan Bunda Literasi dari berbagai kabupaten/kota se-Kalimantan Timur di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Minggu (19 Oktober 2025).
Acara yang berlangsung hangat itu menjadi momentum penting bagi gerakan literasi dan pemberdayaan keluarga di Bumi Etam.
Dari ruangan yang penuh semangat itu, muncul pesan kuat: membangun bangsa dimulai dari rumah, dari halaman depan tempat anak-anak pertama kali belajar arti hidup dan ilmu. Yuk lanjut baca, Cess — ceritanya inspiratif banget!
Baca Juga: Pemprov Kaltim Gencar Dorong Transisi Energi ke EBT, Era Batu Bara Mulai Ditinggalkan!
Mengapa Peran Bunda Literasi Penting untuk Kaltim?
Sarifah Suraidah menekankan bahwa Bunda Literasi bukan sekadar simbol, tapi ujung tombak penggerak perubahan. Ia bilang, literasi yang kuat bisa mengubah banyak hal — dari pendidikan hingga pengentasan masalah sosial.
Menurutnya, penguasaan literasi tidak hanya sebatas membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, berinovasi, dan berempati terhadap lingkungan sekitar.
“Amanah yang telah diberikan harus dijalankan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), disertai semangat pengabdian serta inovasi yang nyata,” ujarnya.
Apa Hubungannya Literasi dengan Kesejahteraan Keluarga?
Sarifah mengaitkan literasi dengan penguatan ekonomi rumah tangga.
Ia menyebut, keluarga yang gemar membaca cenderung lebih terbuka terhadap ide baru — mulai dari cara mengatur keuangan, menjaga kesehatan, hingga mengembangkan usaha kecil berbasis rumah.
Dengan literasi, masyarakat bisa berpikir lebih terbuka dan mandiri, mengurangi ketergantungan pada bantuan, dan melangkah menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.
Ia juga menyinggung bagaimana literasi berperan penting dalam memberantas persoalan sosial seperti stunting dan TBC. Pemahaman yang kuat membuat masyarakat lebih sadar pentingnya gizi dan kesehatan anak sejak dini.
Bagaimana Wujud Nyata Gerakan Literasi di Lapangan?
Salah satu ide yang menarik adalah ajakan Sarifah agar setiap Posyandu punya pojok baca.
Langkah sederhana tapi berdampak besar ini diharapkan bisa menumbuhkan minat baca anak-anak sejak usia dini dan memperkuat peran ibu-ibu Posyandu sebagai agen literasi keluarga.
Bayangkan, sambil menunggu giliran timbang bayi, para ibu bisa membaca cerita bergizi — bukan hanya tentang makanan sehat, tapi juga inspirasi pengasuhan, ekonomi, dan nilai-niai kehidupan.
Seberapa Besar Dukungan Pemerintah terhadap Gerakan Ini?
Sarifah menegaskan, pemerintah sangat membutuhkan figur penggerak yang aktif dan inovatif. Bunda Literasi diharapkan jadi “motor penggerak sosial” yang bisa menjangkau masyarakat paling dekat, paling nyata.
“Keberadaan Bunda Literasi harus bisa menyentuh langsung masyarakat. Bangun jejaring, perkuat komunikasi, dan jadilah pelopor dalam gerakan literasi yang nyata,” tambahnya.
Dengan sinergi antara TP PKK, pemerintah daerah, dan masyarakat, program literasi di Kaltim diharapkan bisa menjadi gerakan sosial yang hidup — bukan hanya di atas kertas, tapi di setiap rumah dan sudut kampung.
Apa Harapan dari Pelantikan dan Pengukuhan Ini?
Pelantikan Ketua TP PKK Mahulu dan sembilan Bunda Literasi baru ini diharapkan bisa membawa angin segar bagi pengembangan SDM di Kaltim.
Dengan semangat baru, kolaborasi lintas daerah, serta jejaring komunitas yang semakin luas, gerakan literasi ini akan makin berwarna dan membumi.
Bunda Literasi diharapkan tak hanya berperan dalam pendidikan, tapi juga sebagai figur inspiratif yang menumbuhkan optimisme, kemandirian, dan budaya membaca dalam keluarga.
Karena sejatinya, keluarga adalah sekolah pertama tempat nilai, moral, dan mimpi ditanamkan.
Gerakan literasi di Kalimantan Timur kini melangkah ke babak baru. Dengan dukungan Hj. Sarifah Suraidah Harum dan lahirnya sembilan Bunda Literasi, semangat membaca dan belajar dari rumah kembali dihidupkan.
Ini bukan sekadar tentang buku, tapi tentang masa depan anak-anak Kaltim yang cerdas dan berdaya. Yuk, dukung terus gerakan literasi di lingkunganmu, Cess!
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapan TV, teman update setia, “Bukan Sekadar Info Biasa!”
FAQ
1. Apa tugas utama seorang Bunda Literasi?
Bunda Literasi berperan menggerakkan masyarakat agar gemar membaca, belajar, dan berinovasi dari tingkat keluarga.
2. Mengapa literasi penting bagi keluarga di Kaltim?
Karena literasi membentuk pola pikir, meningkatkan pendidikan, ekonomi, dan kesadaran sosial masyarakat.
3. Bagaimana cara mendukung gerakan literasi dari rumah?
Mulailah dari hal kecil: membaca bersama anak, menyediakan buku di rumah, dan berbagi pengetahuan ke tetangga sekitar.