Balikpapantv.id - Hai Cess! Lagi cari destinasi liburan seru dekat Ibu Kota Nusantara (IKN)? Eits, jangan cuma mikirin kota megaproyeknya aja ya, Cess! Ternyata, di sekitar IKN ada banyak banget desa wisata yang gak cuma cantik tapi juga punya keunikan masing-masing. Mulai dari wisata budaya, alam, sampai atraksi unik yang nggak bisa kamu temuin di tempat lain. Yuk, kita kulik satu-satu desa wisata kece ini biar liburan kamu makin berkesan!
1. Desa Wisata Bangun Mulya: Festival Budaya yang Nggak Ada Matinya
Desa Wisata Bangun Mulya terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara, berjarak sekitar 62 kilometer dari pusat IKN. Desa ini punya kekuatan budaya yang sangat kental, dan itu terlihat jelas dari banyaknya festival yang rutin digelar di sana. Ada Festival Buen alias Festival Kebaikan yang jadi ikon utama, lalu ada Festival Kaki Gunung, Festival Sedekah Bumi, hingga Festival Malam Tahun Baru yang selalu ramai dikunjungi.
Semua festival ini bukan sekadar hiburan, tapi jadi ajang memperkuat identitas budaya lokal. Wisatawan bisa melihat langsung tarian, kuliner tradisional, hingga permainan rakyat yang autentik. Buat kamu yang doyan eksplor budaya, ini tempat wajib mampir!
Selain festival, desa ini juga punya sentra kerajinan tangan lokal seperti anyaman dan batik khas yang bisa jadi oleh-oleh unik. Warga desa sangat terbuka pada pengunjung dan kerap mengundang wisatawan untuk ikut merasakan pengalaman tinggal di rumah warga alias live-in.
2. Desa Wisata Nipah-Nipah: Wisata Laut Sampai Rumah Adat
Desa Wisata Nipah-Nipah terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara, hanya sekitar 52 kilometer dari IKN. Salah satu destinasi andalan di desa ini adalah Pantai Sipakario. Dengan pasir putih lembut dan air laut yang jernih, pantai ini cocok banget buat liburan keluarga atau sekadar menikmati sunset bareng bestie.
Nggak cuma pantai, desa ini juga punya Taman Bunga Rozeline yang cantik dan jadi spot foto favorit anak muda. Ada juga Alun-Alun Desa dan Rumah Adat Kutai yang bisa jadi tempat belajar sejarah dan budaya lokal. Lengkap banget, kan?
Fasilitas di desa ini juga sudah lumayan lengkap. Ada penginapan, warung makan, hingga pemandu wisata yang siap bantu kamu eksplor desa.
3. Desa Wisata Muara Enggelam: Desa di Atas Air yang Unik Banget!
Disebut sebagai “Desa di Atas Air”, Desa Wisata Muara Enggelam berada di Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Keunikannya adalah semua rumah di desa ini dibangun di atas Danau Melintang. Bayangin aja, transportasi utama di sini bukan motor atau mobil, tapi perahu!
Jalan-jalan ke sini rasanya kayak naik perahu di desa-desa terapung ala film dokumenter. Tapi yang keren, desa ini juga jadi percontohan nasional untuk pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) secara mandiri. Jadi selain keren, desa ini juga ramah lingkungan banget.
Kegiatan yang bisa dilakukan di sini termasuk naik perahu keliling danau, mancing, hingga ikut workshop pembuatan kerajinan tangan dari bahan lokal.
4. Desa Wisata Pela: Habitat Pesut Mahakam dan Warisan Budaya
Berjarak sekitar 98 kilometer dari IKN, Desa Wisata Pela punya daya tarik luar biasa, terutama bagi pencinta hewan langka. Desa ini adalah habitat alami dari pesut Mahakam, lumba-lumba air tawar yang statusnya kini dilindungi. Kalau beruntung, kamu bisa melihat langsung mamalia unik ini berenang di sungai!
Selain itu, Desa Pela juga punya kekayaan seni budaya. Ada tarian jepen yang menggambarkan kehidupan nelayan dengan gaya ceria, dan seni bela diri tradisional Kuntau yang masih diajarkan dari generasi ke generasi.
Desa ini juga menerapkan konservasi perairan yang ketat, jadi cocok banget buat kamu yang peduli lingkungan.
5. Desa Wisata Mentawir: Hutan Tropis, Mangrove, dan Arung Jeram
Kalau kamu suka wisata alam yang menantang, Desa Mentawir adalah tempat yang tepat. Terletak sekitar 43 km dari IKN, desa ini terkenal dengan hutan tropis dan hutan mangrove yang masih alami. Cocok banget buat healing, tracking, atau foto-foto aesthetic di tengah alam.
Yang lebih seru lagi, kamu bisa coba arung jeram di Sungai Mentawir! Arusnya menantang tapi masih aman buat pemula. Setelah capek main air, wisatawan bisa menikmati sajian budaya lokal seperti Tari Ronggeng yang ditampilkan warga setempat saat ada acara adat.
Ada juga rumah pohon dan jembatan gantung yang jadi favorit anak-anak dan wisatawan untuk berfoto. Pokoknya lengkap banget, deh!
6. Desa Wisata Waru Tua: Susur Sungai Bareng Bekantan
Berjarak sekitar 60 km dari IKN, Desa Wisata Waru Tua punya keasrian alam yang menyejukkan. Salah satu aktivitas favorit wisatawan di sini adalah menyusuri sungai dengan kapal tradisional. Sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhi pemandangan pepohonan rindang dan suara alam yang menenangkan.
Uniknya, kalau kamu beruntung, bisa melihat langsung bekantan dan monyet ekor panjang yang jadi penghuni asli pepohonan di sekitar sungai. Ini pengalaman langka yang jarang bisa ditemukan di tempat lain.
Wisatawan juga bisa belajar tentang tanaman obat tradisional yang tumbuh liar di hutan desa. Aktivitas edukatif ini jadi daya tarik tambahan, terutama buat keluarga.
Tips Seru Jelajah Desa Wisata Dekat IKN
-
Gunakan transportasi lokal: Banyak desa punya akses lewat perahu atau jalan kecil, jadi siapkan kendaraan yang cocok ya!
-
Coba live-in: Menginap di rumah warga bisa jadi pengalaman tak terlupakan dan menambah wawasan kamu soal budaya lokal.
-
Jangan lupa bawa kamera: View-nya keren semua, dari danau sampai hutan tropis. Bikin feed Instagram kamu makin estetik.
-
Hargai adat dan budaya: Selalu minta izin kalau mau ambil foto warga atau ikut kegiatan budaya.
-
Bawa uang tunai secukupnya: Di beberapa desa belum ada ATM atau sinyal e-wallet.
waktunya traveling ke tempat yang beda!
Desa-desa wisata di sekitar IKN ini bukan cuma cantik dan alami, tapi juga sarat makna budaya dan keunikan yang sulit ditemukan di tempat lain. Jadi, tunggu apa lagi? Jadikan salah satu dari desa ini sebagai destinasi liburanmu berikutnya!
Bagikan artikel ini ke teman-teman kamu, biar makin banyak yang tahu keindahan desa wisata kita.
Simak terus informasi menarik lainnya hanya di Balikpapantv.id, 'Bukan Sekedar Berita Biasa!'
(maelani)
Editor : Arya Kusuma